Vinfast Pastikan Tekan Total Cost Ownership Selama Masa Pemakaian
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
Sebelumnya pernah disinggung oleh Menko Marves, asosiasi percaya RI bisa produksi mobil listrik nasional
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Selain menarik investor asing bantu perkenalkan kendaraan listrik di dalam negeri, pemerintah sempat punya rencana untuk produksi mobil listrik nasional di masa mendatang.
Untuk diketahui sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengungkapkan Indonesia bisa punya mobil listrik sendiri pada 2025 atau 2026.
Menanggapi hal tersebut, asosiasi Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia) mengungkapkan peluangnya besar. Melihat di Indonesia sudah ada PT MAB (Mobil Anak Bangsa).
“Ini sangat terbuka. Punya MAB itu nasional,” ujar Tenggono Chuandra Phoa, Sekretaris Jenderal Periklindo di DoubleTree Hilton, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Menurut dia sasis kendaraan menjadi salah satu komponen yang sulit diproduksi, namun justru telah berhasil dilakukan oleh MAB.
Merek besutan Moeldoko, Ketua Umum Periklindo itu meluncurkan produk pertamanya di perhelatan PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show) yakni Rolling Chasis truk listrik.
Manufaktur juga berencana mulai memproduksi motor listrik ML01 menggunakan fasilitas di Demak, Jawa Tengah.
“Saya yakin nanti akan banyak yang ikut produksi juga, jadi nasional,” tegas Tenggono.
Menjelang akhir tahun lalu, Menko Marves mengatakan bahwa Indonesia sedang berusaha menarik minat dari berbagai pemain EV (Electric Vehicle) untuk masuk dan mengembangkan produk.
Geely, salah satu manufaktur EV ternama di China jadi salah satu yang menunjukkan ketertarikan buat mengembangkan mobil listrik di Tanah Air.
Pihak pemerintah diklaim telah melakukan diskusi bersama Geely terkait peluang mengembangkan dan memproduksi mobil listrik. Geely kemudian menawarkan Indonesia untuk lakukan riset bersama alias Joint Research produksi mobil listrik di RI.
“Kapan lagi kita punya mobil EV karya Indonesia. Jaid risetnya kita bersama-sama dan lakukan lompatan jauh atau Leapfrog,” kata Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Marves, dikutip dari Antara pada Minggu (8/9).
Ia kemudian menegaskan bahwa wacana tersebut sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo dan mendapatkan sambutan baik.
Sebagai informasi salah satu negara yang sudah memiliki mobil listrik nasional saat ini adalah Vietnam. Merek VinFast mulai menyasar pasar global dan turut masuk ke Indonesia, debut di IIMS 2024.
VinFast menawarkan mobil listrik mulai Rp 200 jutaan, ditawarkan dengan skema sewa baterai mulai Rp 1 jutaan per bulan.
Ini diklaim lebih efisien serta baterai menjadi tanggung jawab manufaktur sepenuhnya. Konsumen disebut tidak perlu repot memikirkan umur baterai dan lain sebagainya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
Terkini
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
New Toyota Veloz Hybrid EV masih jadi daya tarik utama bagi para pengunjung GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang
06 Agustus 2026, 19:01 WIB
Memanfaatkan Ajang GIIAS 2026 Suzuki Boyong XL7 Dengan Pembaruan Luar Dalam Sukses Tarik Minat Pengunjung
06 Agustus 2026, 18:12 WIB
Mitsubishi Fuso terus berusaha untuk meningkatkan layanan mereka, termasuk untuk urusan Zero Down Time
06 Agustus 2026, 17:58 WIB
Kemudahan yang ditawarkan Daihatsu untuk konsumen mulai dari proses pembelian, perawatan hingga jual kembali
06 Agustus 2026, 16:00 WIB
Vinfast memberikan layanan purna jual seperti lifetime battery warranty, free charging hingga harga jual kembali
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
Pilihan SUV sporty dan kompak di GIIAS 2026 semakin beragam dengan hadirnya Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
Ajang pameran otomotif tahunan GIIAS 2026 menjadi waktu yang tepat merasakan langsung performa mobil baru
06 Agustus 2026, 14:00 WIB
Suzuki XL7 unggul dibandingkan kompetitornya karena biaya perawatannya lebih hemat bagi para pemiliknya