Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Motor listrik mulai ramai di pasaran, AISI buka peluang bagi pabrikan untuk bergabung menjadi anggota
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran manufaktur Tiongkok tidak hanya signifikan di industri kendaraan roda empat tetapi juga sepeda motor. Namun banyak di antaranya belum menjadi anggota asosiasi.
Dua asosiasi kendaraan roda dua yang ada di RI saat ini adalah AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) dan Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia).
Aismoli memiliki sembilan anggota, sedangkan AISI yang telah lebih dulu berdiri ada lima anggota. Jumlahnya belum bertambah di tengah kedatangan banyak merek China.
“Sejauh ini kita prinsipnya Welcome dan sudah ada beberapa pembicaraan. Selama bisa ikut persyaratan maka bisa jadi anggota AISI,” kata Johannes Loman, Ketua Umum AISI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Ini juga terbuka untuk merek motor listrik. Namun pihak AISI menegaskan salah satu syaratnya adalah perlu memiliki pabrik di dalam negeri.
“Sebetulnya kenapa harus punya pabrik, untuk menunjukkan keseriusan investasi di Indonesia,” kata Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI dalam kesempatan sama.
Menurut Sigit manufaktur motor listrik bebas untuk bergabung ke asosiasi yang sesuai, baik itu AISI maupun Aismoli.
Banyaknya merek China memang jadi angin segar buat konsumen jika ingin membeli motor listrik harga terjangkau. Namun menegaskan manufaktur harus siap dengan layanan purnajual.
“Menurut saya sih bagus (kehadiran motor listrik China di RI), asal benar serius menyediakan suku cadang dan lainnya,” ujar Sigit.
Guna membantu dorong penjualan motor listrik dan mengikuti komitmen elektrifikasi pemerintah, pameran IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show) yang digelar akhir Oktober juga melibatkan banyak merek EV.
Hal tersebut juga menjadi bentuk kerja sama AISI dengan Aismoli demi mendukung kemajuan industri roda dua di Tanah Air.
Di masa mendatang ia membuka peluang manufaktur motor listrik bergabung ke AISI. Asal memenuhi syarat yakni sudah punya pabrik.
“Kalau nanti anggota AISI meluncurkan motor listrik silakan bergabung ke Aismoli, bisa, boleh-boleh saja,” ungkap Sigit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
10 Oktober 2026, 17:00 WIB
BYD Blade Battery diadopsi untuk mobil buatan Jepang, terbarunya kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
Marc Marquez keluar sebagai pemenang pada sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026 setelah tundukkan Martin
09 Oktober 2026, 14:54 WIB
Teknologi keselamatan berkendara dan GPS dari Geotab membantu keamanan operasional armada transportasi
09 Oktober 2026, 12:21 WIB
Pameran modifikasi IMX 2026 jadi wadah kreativitas dan hiburan, digelar lebih luas di tiga hall ICE BSD
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Fermin Aldeguer turut merayakan kemenangan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade diberlakukan, kebijakan Ganjil Genap Jakarta menjadi sorotan banyak pihak akan efektivitasnya
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, masyarakat masih bisa memanfaatka keberadaan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda
09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan masa berlaku kartu