Wholesales Motor Baru Jeblok di Maret 2026, Hanya 400 Ribuan Unit
12 April 2026, 07:00 WIB
Motor listrik mulai ramai di pasaran, AISI buka peluang bagi pabrikan untuk bergabung menjadi anggota
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran manufaktur Tiongkok tidak hanya signifikan di industri kendaraan roda empat tetapi juga sepeda motor. Namun banyak di antaranya belum menjadi anggota asosiasi.
Dua asosiasi kendaraan roda dua yang ada di RI saat ini adalah AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) dan Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia).
Aismoli memiliki sembilan anggota, sedangkan AISI yang telah lebih dulu berdiri ada lima anggota. Jumlahnya belum bertambah di tengah kedatangan banyak merek China.
“Sejauh ini kita prinsipnya Welcome dan sudah ada beberapa pembicaraan. Selama bisa ikut persyaratan maka bisa jadi anggota AISI,” kata Johannes Loman, Ketua Umum AISI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Ini juga terbuka untuk merek motor listrik. Namun pihak AISI menegaskan salah satu syaratnya adalah perlu memiliki pabrik di dalam negeri.
“Sebetulnya kenapa harus punya pabrik, untuk menunjukkan keseriusan investasi di Indonesia,” kata Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI dalam kesempatan sama.
Menurut Sigit manufaktur motor listrik bebas untuk bergabung ke asosiasi yang sesuai, baik itu AISI maupun Aismoli.
Banyaknya merek China memang jadi angin segar buat konsumen jika ingin membeli motor listrik harga terjangkau. Namun menegaskan manufaktur harus siap dengan layanan purnajual.
“Menurut saya sih bagus (kehadiran motor listrik China di RI), asal benar serius menyediakan suku cadang dan lainnya,” ujar Sigit.
Guna membantu dorong penjualan motor listrik dan mengikuti komitmen elektrifikasi pemerintah, pameran IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show) yang digelar akhir Oktober juga melibatkan banyak merek EV.
Hal tersebut juga menjadi bentuk kerja sama AISI dengan Aismoli demi mendukung kemajuan industri roda dua di Tanah Air.
Di masa mendatang ia membuka peluang manufaktur motor listrik bergabung ke AISI. Asal memenuhi syarat yakni sudah punya pabrik.
“Kalau nanti anggota AISI meluncurkan motor listrik silakan bergabung ke Aismoli, bisa, boleh-boleh saja,” ungkap Sigit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 April 2026, 07:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
07 April 2026, 16:41 WIB
02 April 2026, 09:00 WIB
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Terkini
12 April 2026, 18:27 WIB
BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah
12 April 2026, 15:00 WIB
Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid
12 April 2026, 13:00 WIB
Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik
12 April 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan
12 April 2026, 09:00 WIB
Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia
12 April 2026, 07:00 WIB
Menurut data AISI, wholesales motor baru turun 23,6 persen di Maret 2026 dibandingkan satu bulan sebelumnya
11 April 2026, 21:57 WIB
Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer
11 April 2026, 17:28 WIB
Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan