AISI Ungkap Faktor Pendukung Penjualan Sepeda Motor Tahun Ini
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Motor listrik mulai ramai di pasaran, AISI buka peluang bagi pabrikan untuk bergabung menjadi anggota
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran manufaktur Tiongkok tidak hanya signifikan di industri kendaraan roda empat tetapi juga sepeda motor. Namun banyak di antaranya belum menjadi anggota asosiasi.
Dua asosiasi kendaraan roda dua yang ada di RI saat ini adalah AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) dan Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia).
Aismoli memiliki sembilan anggota, sedangkan AISI yang telah lebih dulu berdiri ada lima anggota. Jumlahnya belum bertambah di tengah kedatangan banyak merek China.
“Sejauh ini kita prinsipnya Welcome dan sudah ada beberapa pembicaraan. Selama bisa ikut persyaratan maka bisa jadi anggota AISI,” kata Johannes Loman, Ketua Umum AISI di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Ini juga terbuka untuk merek motor listrik. Namun pihak AISI menegaskan salah satu syaratnya adalah perlu memiliki pabrik di dalam negeri.
“Sebetulnya kenapa harus punya pabrik, untuk menunjukkan keseriusan investasi di Indonesia,” kata Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI dalam kesempatan sama.
Menurut Sigit manufaktur motor listrik bebas untuk bergabung ke asosiasi yang sesuai, baik itu AISI maupun Aismoli.
Banyaknya merek China memang jadi angin segar buat konsumen jika ingin membeli motor listrik harga terjangkau. Namun menegaskan manufaktur harus siap dengan layanan purnajual.
“Menurut saya sih bagus (kehadiran motor listrik China di RI), asal benar serius menyediakan suku cadang dan lainnya,” ujar Sigit.
Guna membantu dorong penjualan motor listrik dan mengikuti komitmen elektrifikasi pemerintah, pameran IMOS 2024 (Indonesia Motorcycle Show) yang digelar akhir Oktober juga melibatkan banyak merek EV.
Hal tersebut juga menjadi bentuk kerja sama AISI dengan Aismoli demi mendukung kemajuan industri roda dua di Tanah Air.
Di masa mendatang ia membuka peluang manufaktur motor listrik bergabung ke AISI. Asal memenuhi syarat yakni sudah punya pabrik.
“Kalau nanti anggota AISI meluncurkan motor listrik silakan bergabung ke Aismoli, bisa, boleh-boleh saja,” ungkap Sigit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 11:00 WIB
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga mobil hybrid di RI belum mengalami penyesuaian, ada model baru Toyota dan varian anyar Chery Tiggo 8
05 Januari 2026, 09:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
05 Januari 2026, 08:00 WIB
Julian Johan berhasil selesaikan SS 1 Rally Dakar 2026 setelah melintasi perjalanan 365 km yang penuh tantangan
05 Januari 2026, 07:00 WIB
Biaya pembuatan dan perpanjang SIM di Indonesia masih belum mengalami perubahan apapun dari pemerintah
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi melayani kebutuhan masyarakat, kepolisian menghadirkan dua lokasi SIM keliling Bandung pada hari ini
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar hari ini untuk mengantisipasi macet setelah warga Ibu Kota kembali beraktivitas
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, pemohon perlu bawa dokumen pelengkap
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Nama Toyota kembali ke grid F1, divisi motorsports Toyota Gazoo Racing jalin kerja sama dengan tim Haas