Wholesales Motor Baru Juli 2026 Melonjak, Sentuh 600 Ribu Unit
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
Berdasarkan data milik AISI di laman resminya, wholesales motor baru di April 2025 kembali merosot cukup dalam
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Wholesales motor baru tidak kunjung memperlihatkan kinerja yang positif. Bahkan sampai di April 2025 terus merosot.
Mengutip laman resmi AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) pada Minggu (11/05), bulan lalu hanya ada 406.691 kendaraan roda dua yang terkirim dari pabrik ke diler.
Jumlah tersebut terkoreksi cukup besar, yakni 24,92 persen jika dibandingkan dengan Maret 2025. Sebab satu bulan sebelumnya berada di angka 541.684 kendaraan roda dua.
Sementara bila dibandingkan dengan April 2024 juga terperosok mencapai 2,96 persen. Padahal pada periode serupa di tahun lalu menyentuh 419.136 motor baru.
Di sisi lain jika dijumlah wholesales motor baru sejak Januari hingga April 2025, total ada 2.089.953 kendaraan roda dua telah terkumpul.
Kembali, angka itu minus 2,9 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau YoY (Year on Year). Pada empat bulan pertama di 2024, distribisi mencetak 2.154.226 unit.
Jika dirinci kembali, maka ada selisih 64.273 kendaraan roda dua pada empat bulan pertama 2025 maupun 2024.
Pada tempat berbeda hal serupa turut terjadi. Kinerja wholesales motor baru untuk pasar ekspor juga melorot.
Sepanjang April 2025, para manufaktur di Indonesia hanya mampu mengapalkan 38.254 unit ke sejumlah negara tetangga.
Bila diperhatikan seksama, ada selisih 11.744 motor baru atau 23,48 persen dengan satu bulan sebelumnya. Sebab pada Maret 2025 berhasil menembus angka 49.998 unit.
Akan tetapi jika dibadingkan dengan April 2024, wholesales motor baru buat pasar ekspor lebih tinggi 16.89 persen. Pada tahun lalu hanya ada 32.725 unit saja.
Sejumlah faktor pun digadang-gadang menjadi hambatan wholesales motor baru di Tanah Air pada 2025. Seperti kondisi ekonomi sampai melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Tentu bila kondisi di atas berlangsung dalam waktu yang cukup lama, bakal membawa dampak buruk atau negatif bagi pasar kendaraan roda dua di Indonesia.
|
Bulan |
2024 |
2025 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bulan |
2024 |
2025 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
28 Juli 2026, 06:38 WIB
26 Juli 2026, 22:05 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
28 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini