TVS Kembangkan Motor Hidrogen

Untuk memberikan kualitas udara yang lebih bersih TVS kembangkan motor hidrogen menggunakan basis iQube

TVS Kembangkan Motor Hidrogen
Denny Basudewa

TRENOTO – Motor listrik yang tengah menggeliat belakangan ini menarik minat para produsen untuk bisa terlibat. Selain listrik, beberapa pabrikan menghadirkan beberapa pilihan lain sebagai alternatif.

Salah satunya adalah TVS kembangkan motor hidrogen dan diketahui berdasarkan paten yang diterbitkan. Manufaktur asal India tersebut memberikan pilihan berbeda pada calon konsumen hendak beralih.

Energi alternatif belakangan banyak dikembangkan untuk mengurangi emisi gas buang. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah habisnya fosil yang digunakan pada bahan dasar BBM.

Photo : rideapart

Berdasarkan paten milik TVS bocor ke media massa memperlihatkan dua tabung hidrogen pada motor. Keduanya disematkan pada dalam fender depan atau di balik suspensi bagian depan kendaraan.

Lalu di bawah jok terdapat tumpukan sel bahan bakar yang memberikan kemudahan akses untuk perawatan kendaraan. Lalu pabrikan juga menyediakan baterai di bawah dek dan bertugas menyimpan energi hasil deselerasi dan pengereman.

Selain melakukan pemanfaatan energi hasil gesekan, motor ini juga memiliki dorongan tambahan. Energi tambahan yang dimaksud seperti teknologi milik Yamaha Fazzio.

Baca juga : TVS Apache RTR 165 Racing Performance, Tenaganya lebih Gigit

Motor akan memiliki dorongan tenaga lebih pada awal akselerasi bermodalkan energi baterai. Energi tambahan tersebut hanya berfungsi selama tiga detik awal saja.

Seperti dilansir Rideapart, motor hidrogen yang tengah dikembangkan TVS berbentuk skuter. Selain itu mereka juga menggunakan model telah ada sebelumnya yakni iQube.

TVS iQube selama ini dikenal sebagai motor listrik yang bisa menghasilkan daya 4.4kW. Bedanya unit hidrogen akan dipasangkan sejumlah komponen seperti disebutkan di atas.

Motor ini dikatakan bakal memiliki daya jelajah sejauh 141 km. Adapun untuk pengisian ulang membutuhkan waktu sekitar satu jam atau lebih.

Photo : rideapart

Dikatakan jika ingin lebih cepat pengisian dapat dilakukan pada stasiun pengisian khusus hidrogen. Tentunya dengan durasi semakin singkat, konsumen akan bebas khawatir kehilangan banyak waktu.

Sekilas motor bertenaga hidrogen merupakan teknologi terkini. Namun sejatinya Kawasaki dan yamaha telah lebih dulu mengembangkan motor jenis serupa.

Pada intinya produsen berlomba-lomba untuk menghadirkan energi baru terbarukan (EBT). Hal ini dilakukan untuk memberikan sumbangsih pada bumi sehingga memiliki kualitas udara lebih baik.


Terkini

mobil
Geely Coolray

SUV Bensin Geely Coolray Sudah Bisa Dipesan, Debut di GIIAS 2026

Geely Coolray diperkenalkan ke konsumen sebagai SUV bermesin bensin pertama dari Geely, debut di GIIAS 2026

mobil
Ford

Ford Matangkan Rencana Pembangunan Pabrik di Indonesia

Saat ini Ford RMA Indonesia mengaku sedang menjalin komunikasi dengan banyak pihak, seperti pemerintahan

news
SIM Keliling Bandung

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini 20 Juli 2026

SIM Keliling Bandung hari ini beroperasi di dua tempat, hal ini agar masyarakat lebih mudah menemukannya

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Senin 20 Juli

Beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, berikut adalah informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 20 Juli 2026 Mulai Dari Pagi

Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali berlaku untuk bisa memecah kemacetan yang terjadi pada jam-jam sibuk

mobil
Motul

Motul Komitmen Sukseskan Program Diesel B50 di Indonesia

Motul luncurkan produk yang menjadi solusi dalam penerapan program bahan bakar diesel B50 yang baru diresmikan

motor
Vinfast

Vinfast Luncurkan 3 Motor Listrik, Harga Mulai Rp 17 Jutaan

Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus

mobil
Chery Q EV

Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit

Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026