Tips Berkendara Saat Cuaca Buruk Pada Libur Natal dan Tahun Baru
24 Desember 2025, 08:00 WIB
Tetap menjalankan aktivitas di bulan Ramadhan, pengendara perlu memperhatikan tips berkendara motor saat puasa
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Harus bisa mengontrol emosi dan mengendalikan diri ketika Ramadhan, terdapat tips berkendara motor saat puasa yang perlu diperhatikan.
“Dengan memperhatikan kondisi tubuh kita, konsentrasi serta emosi dapat dikendalikan lebih baik. Didukung cara berkendara yang tepat, berkendara menjadi aman dan nyaman, ibadah puasa pun menjadi lancar,” ujar Johanes Lucky, Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM).
Untuk lebih lengkapnya, berikut 6 hal penting yang perlu diperhatikan ketika berkendara di bulan puasa.
Persiapan untuk memulai perjalanan dilakukan sejak sahur. Melalui asupan makanan yang bernutrisi tinggi serta memperbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi saat berkendara di siang hari.
Jangan lupa gunakan perlengkapan berkendara, seperti jaket, helm, dan sarung tangan. Tetap perhatikan protokol kesehatan lengkap yakni menggunakan masker dan mambawa hand sanitizer.
Agar perjalanan lebih efisien sebaiknya menggunakan aplikasi penunjuk jalan. Dengan aplikasi tersebut, pengendara dapat melihat situasi jalan dan memilih alternatif yang tepat.
Setelah melakukan pengaturan, bikers dapat memanfaatkan fitur panduan suara sehingga tidak perlu melihat jalur di aplikasi yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara.
Perlu diperhatikan, melihat aplikasi penunjuk jalan hanya boleh dilakukan saat berhenti atau menepi sejenak di bahu jalan.
Kurangnya waktu tidur sering dialami masyarakat di bulan puasa. Hal ini berpotensi terjadinya micro sleep atau terlelap sejenak tanpa disadari.
Untuk pengendara yang melakukan perjalanan pendek dan merasakan konsentrasi menurun karena mengantuk, sempatkan beristirahat minimal selama 10 menit.
Waktu berbuka puasa di rumah bersama dengan keluarga adalah rutinitas paling ditunggu selama bulan Ramadhan. Hal ini memicu kondisi lalu lintas yang padat menjelang berbuka.
Dalam kondisi seperti ini, emosi sangat mudah terpancing. Untuk itu, kita perlu berpikir positif, rasa toleransi dan sabar agar dapat mengendalikan emosi saat berpuasa.
Saat berkendara dan telah mendekati waktu berbuka, sebaiknya tetap memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain. Sebab, banyak pengguna jalan tiba-tiba berubah arah ke sisi kiri untuk membatalkan puasa.
Tips terakhir ini wajib dipraktekkan saat puasa maupun tidak. Dengan menguasai teknik berkendara yang tepat, maka pengalaman berkendara menjadi aman dan nyaman.
Hal penting lain yang perlu diperhatikan ialah mematuhi rambu lalu lintas yang berlaku.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 08:00 WIB
25 Maret 2025, 16:05 WIB
25 Maret 2025, 15:42 WIB
25 Juli 2024, 12:02 WIB
19 September 2023, 08:52 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia