Suzuki Minta Maaf Karena Banyak Jaringan Diler di Indonesia Tutup

Suzuki minta maaf karena banyak jaringan diler tutup sehingga menyulitkan masyarakat untuk pembelian

Suzuki Minta Maaf Karena Banyak Jaringan Diler di Indonesia Tutup

KatadataOTO – Suzuki minta maaf pada konsumen karena banyak jaringan diler dan bengkel resmi yang tutup belakangan ini. Situasi tersebut disebabkan oleh banyak hal termasuk kecilnya angka penjualan mereka di 2023.

Sepanjang tahun lalu tercatat mereka hanya mampu menjual 12.545 unit.

“Kami minta maaf kepada konsumen Suzuki karena banyak jaringan tutup. Kami akan memperbanyak jaringan karena setelah kehadiran Suzuki Burgman Street 125EX karena ada banyak permintaan kendaraan,” ungkap Yohei Shinozaki, Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales.

Kehadiran jaringan tentunya sangat penting karena pelanggan butuh kemudahan untuk mendapatkan unit serta melakukan perawatan. Tanpa itu semua maka ketenangan dalam memiliki unit menjadi berkurang.

Suzuki Buka Diler Baru
Photo : TrenOto
 
Meski jaringannya saat ini tidak sebanyak merek lain, Yohei Shinozaki menegaskan bahwa Suzuki tetap serius dalam menggarap pasar kendaraan roda dua di Indonesia. Namun pendekatannya sedikit berbeda dibandingkan merek lain.

“Kalau penjualannya sekarang kami memanfaatkan sosial media karena penjualannya 30 hingga 40 persen. Dari tempat lain juga ada tetapi tidak sebesar sosmed,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa jumlah diler motor Suzuki di Indonesia saat ini mencapai 75 outlet. Dari jumlah itu pulau Jawa mendominasi dibandingkan dengan daerah lain.

Jumlah itu pun diharapkan bisa bertambah tahun ini setelah kehadiran Suzuki Burgman Street 125EX yang akan hadir di segmen gemuk. Beragam keunggulan sudah dipasangkan untuk memastikan unit bisa bersaing dengan model lain.

Keunggulan paling mudah terlihat adalah dimensinya terbilang besar dibandingkan sepeda motor 125 cc lain. Berkat itu Suzuki bisa memasang jok yang lebih luas guna meningkatkan kenyamanan berkendara.

Selain itu Suzuki juga sudah memasangkan beberapa fitur baru seperti EASS (Engine Auto Stop Start) Idling Stop System. Berkat ini maka mesin bisa mati secara otomatis saat berhenti sehingga konsumsi bahan bakar menjadi efisien.

Suzuki Burgman Street 125EX
Photo : KatadataOTO

Suzuki Burgman Street 125EX dibekali mesin 4-stroke 1-cylinder air cooled SOHC berkapasitas 124.8 cc yang dikawinkan oleh transmisi CVT. Jantung pacu tersebut sanggup mengeluarkan tenaga sebesar 8.4 hp di 6.500 rpm sementara torsi puncaknya mencapai 10 Nm di 5.500 rpm.

Dengan segala keunggulannya, Suzuki Burgman Street 125EX dijual Rp24.7 juta.


Terkini

mobil
Zeekr

Geely Bakal Pasarkan Zeekr Lebih Murah Dari Sebelumnya

Geely akan memperkenalkan kembali brand Zeekr yang menawarkan kemewahan kelas atas namun lebih terjangkau

mobil
Auto2000

Auto2000 Petik Hasil Manis di 2025 saat Penjualan Mobil Baru Redup

Dari data yang dihimpun, Auto2000 mencatatkan penjualan mobil baru sampai 106 ribuan unit selama 2025

mobil
Geely EX2

Geely EX2 Varian Termahal Lebih Laris 70 Persen di Indonesia

Varian termahal dari Geely EX2 berhasil mendapat respon paling positif dari para pelanggan di Indonesia

mobil
Denza B5

Kehadiran Denza B5 ke RI Makin Dekat, Bukan di IIMS 2026

BYD mengumumkan kehadiran Denza B5, baru sebatas perkenalan saja dan bukan di pameran otomotif IIMS 2026

mobil
Mobil LCGC

Penjualan LCGC Bisa Naik Lagi Asal Para APM Pakai Strategi Ini

Toyota, Daihatsu maupun Honda dapat menempuh beragam siasat demi menggairahkan pasar mobil LCGC di 2026

motor
Chip Semikonduktor

Yamaha Dukung Pemerintah Indonesia Kembangkan Chip Semikonduktor

Menurut Yamaha pemerintah harus memperhatikan kebutuhan maupun spesifikasi dari permintaan chip semikonduktor

mobil
Chery C5 CSH

Kisaran Harga Chery C5 CSH, Lebih Murah dari Honda HR-V Hybrid

Harga Chery C5 CSH ada di kisaran Rp 400 jutaan, jadi opsi menarik dari rival terdekatnya Honda HR-V Hybrid

mobil
MG S5 EV meluncur tahun depan

MG S5 EV Debut di IIMS 2026, Langsung CKD dan Harap Insentif

MG berharap produk anyar mereka S5 EV bisa mendapatkan keringanan dan dijual dengan harga kompetitif