Suzuki Lets 2022 Meluncur, Mesin 50 cc Harganya Rp20 jutaan

Suzuki Lets 2022 resmi memeriahkan pasar otomotif Jepang dengan beragam keunggulan, simak ulasannya di sini

Suzuki Lets 2022 Meluncur, Mesin 50 cc Harganya Rp20 jutaan

TRENOTO – Memiliki beragam keunggulan, Suzuki Lets 2022 resmi memeriahkan pasar otomotif Jepang. Mendapat tampilan unik dengan desain mungil, motor ini diklaim mampu memenuhi kebutuhan harian konsumen di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Seperti dilansir Autoby, Selasa (22/2/2022), motor pabrikan berlambang huruf S ini menggunakan mesin 49 cc SEP (Suzuki Eco Performance), satu silinder, 4-tak, SOHC, 2-katup, berpendingin udara. 

Dengan jantung pacu yang disematkan, Suzuki Lets terbaru mampu menyemburkan tenaga hingga 3.6 hp pada 8.500 rpm dan torsi 3.4 Nm pada 7.000 rpm. Menggunakan pengabutan bahan bakar injeksi, motor ini juga diklaim hemat BBM (bahan bakar minyak). 

Meski wujudnya mungil dan mesin yang dibenamkan tak besar, motor pabrikan Jepang ini mendapatkan beragam keunggulan, salah satunya terdapat pada ruang penyimpanan yang cukup besar. Berada di bawah jok, tempat ini mampu menampung 1 buah helm full face. 

Pemilik kendaraan juga tak perlu terlalu sering ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU untuk mengisi BBM, karena motor ini mampu menampung 4,8 liter bensin.

Dari sisi dimensin, Suzuki Lets memiliki panjang 1.660 mm, lebar 615 mm, dan tinggi 955 mm. Jarak sumbu roda kendaraan berada di angka 1.150 mm dengan tinggi tempat duduk mencapai 695 mm.

Photo : Autoby

Mudah dikendarai, bobot motor hanya berada di angka 70 kilogram dengan sistem penggerak CVT serta V-Belt. Khusus sektor kaki-kaki, pabrikan memberikan ban dengan profil 80-90 untuk bagian depan dan belakang.

Sesuai dengan desain kendaraan, pelek motor ini mendapatkan ukuran 10 inci dengan sistem pengereman tromol di bagian depan serta belakang.

Sudah bisa dipesan konsumen di negeri Sakura, harga yang ditawarkan berada di angka 166 ribu yen atau setara dengan Rp20.8 juta. Hingga saat ini belum ada informasi resmi apakah motor terbaru ini akan diekspor ke beberapa negara di dunia. 

Spesifikasi Lengkap Suzuki Lets 2022

  • Engine type: Air-cooled 4-st SOHC 2-valve Single cylinder 
  • Total exhaust volume: 49cc 
  • Maximum output: 3.6 hp (3.7 PS) / 8500rpm 
  • Maximum torque: 3.4N Nm (0.35kg-m) / 7000rpm Fuel supply method: Fuel injection 
  • Fuel tank capacity : 4.8L 
  • Transmission Type: V-belt stepless speed change Brake front / rear: drum / drum 
  • Tire size front / rear: 80 / 90-10 35J / 80 / 90-10 35J

Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan