Suzuki GSX-8R meluncur Siap Saingi Yamaha R7 dan Aprilia RS660

Suzuki GSX-8R hadir untuk mengisi segmen supersport yang sudah mulai ditinggal beberapa pabrikan motor

Suzuki GSX-8R meluncur Siap Saingi Yamaha R7 dan Aprilia RS660
Denny Basudewa

TRENOTO – Suzuki GSX-8R hadir meramaikan pasar moge (motor gede) kelas menengah. Kuda besi ini menantang pendahulunya yakni Yamaha R7 dan Aprilia RS660.

Pasar kendaraan roda dua kelas supersport 600 cc ambruk karena terbentur regulasi yang memberatkan produsen. Walhasil para pemain di dunia berguguran satu persatu.

Guna mengisi kekosongan, beberapa produsen mencoba peruntungan menghadirkan mesin 700 cc ke atas. Jantung pacu itu dipercaya lebih mudah mengikuti aturan emisi nan semakin ketat di benua Eropa.

Disitat dari Visordown bahwa Suzuki GSX-8R meluncur dan memiliki banyak kesamaan dengan saudaranya GSX-8S. Rangka baja turbular dipadukan subframe alumunium menggendong mesin serupa.

Suzuki GSX-8R
Photo : MCN

Suzuki GSX-8S dan 8R menggunakan dapur mekanis dua silinder berkapasitas 776 cc. Lalu sudut kemiringan Crankshaft 270 derajat sehingga bisa pembakaran layaknya mesin V-Twin.

Ditambah Suzuki Cross Balancer untuk membuat deru sumber daya kendaraan halus terdengar.

Perbedaan kedua motor tidak lain adalah Suzuki GSX-8R menggunakan full fairing. Menjadi menarik karena penempatan lampu bertumpuk di bagian tengah atau di bawah visor.

Sementara pada samping fairing terdapat Air Scoop cukup besar sehingga mesin mendapatkan pasokan udara cukup. Terlahir sebagai motor sport fairing namun posisi berkendara tetap menjadi perhatian.

Suzuki GSX-8R tidak menggunakan setang model jepit nan rendah. Namun dibuat bertumpuk sehingga pengendara merasa lebih tenang di perjalanan.

Walaupun diklaim memanjakan konsumen untuk ditunggangi, jok tipis terlihat jauh dari kata nyaman. Setidaknya ketika akan melakukan riding jarak jauh.

Suzuki GSX-8R
Photo : MCN

Bicara kenikmatan berkendara tidak jauh dari sistem kerja suspensi. Suzuki mengklaim bahwa Shockbreaker GSX-8R dibedakan dari varian naked yakni 8S.

Suzuki GSX-8R 2024 mengadopsi peredam kejut dari KYB menggantikan Showa. Pada sektor depan mengandalkan suspensi bertajuk Separate Function Fork – Big Piston (SFF-BP).

Sedangkan untuk belakang terdapat model monoshock dan memiliki fungsi Preload-Adjustable.

Harga Suzuki GSX-8R 2024 belum dipublikasikan namun menurut sumber berkisar 9.000 poundsterling atau sekitar Rp173 jutaan. Jangan berharap motor ini masuk Indonesia karena PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W sudah tidak lagi memasarkan moge untuk market Tanah Air.


Terkini

mobil
BYD Mako PHEV

Wujud Pikap Double Cabin BYD Mako PHEV yang Debut Hari Ini

BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu

otosport
MotoGP Aragon 2026

Link Live Streaming MotoGP Aragon 2026: Tekad Martin Jadi Jawara

Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez

mobil
Jetour T2 Facelift

Jetour T2 Facelift Debut, Mulai Hilangkan Nuansa Offroad

Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender

mobil
Lynk & Co

Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR

Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025

otosport
Ai Ogura

Ai Ogura Absen di MotoGP Aragon 2026, Alami Cedera Tangan

Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Weekend, Cek Jadwalnya

Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Jumat 28 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Sistem Ganjil Genap Jakarta Hari Jumat, 28 Agustus 2026

Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk