Skema Kredit Honda Scoopy Kuromi, Edition, DP Mulai Rp 2,7 jutaan

Honda Scoopy Kuromi Edition dijual dengan beragam paket kredit menarik mulai dari DP hingga cicilan ringan

Skema Kredit Honda Scoopy Kuromi, Edition, DP Mulai Rp 2,7 jutaan

KatadataOTO – Astra Honda Motor kembali menghadirkan sepeda motor edisi khusus untuk menarik minat pelanggan. Kali ini perusahaan berlogo sayap mengepak itu bekerjasama dengan Sanrio buat menghadirkan Scoopy Kuromi Limited Edition.

Motor tersebut merupakan hasil pengembangan dari tipe Prestige warna hitam dan putih. Beberapa akeseoris untuk menampilkan karakter Kuromi.

Ubahan paling terlihat adalah disematkannya stiker Kuromi di area bodi dan spakbor depan. Honda juga menambahkan hiasan pada bagian sen belakang, cover knalpot, air cleaner, cover fan, sen depan hingga cover jok.

Menariknya lagi, pelanggan bakal mendapatkan sertifikat khusus pemilik kolaborasi Honda Scoopy dan Kuromi. Berkat ini maka nilai limited edition bakal semakin terasa.

Honda Scoopy Kuromi
Photo : KatadataOTO

Sejumlah fitur andalan pun masih terpasang pada motor. Salah satunya adalah LED crystal block pada lampu depan sehingga membuatnya terlihat menarik.

Lampu belakang juga memiliki desain yang menunjang keseluruhan desain Honda Scoopy. Dengan ini maka tampilannya menjadi lebih menarik.

Jantung pacunya Honda Scoopy Kuromi Limited Edition menggunakan mesin berkapasitas 109,5 cc. Tenaga yang mampu dihasilkan adalah 8,8 hp dan torsi 9,2 Nm, cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat di perkotaan.

Skutik Honda Scoopy Kuromi Limited Edition dibanderol Rp 24,681 juta. Harga ini naik tipis dari tipe Prestige standar yaitu Rp 24,377 juta.

Untuk memudahkan pembelian maka Honda sudah menggandeng beberapa perusahaan pembiayaan dan menawarkan beragam paket khusus. Bahkan pembelian bisa dilakukan hanya dengan membayar DP mulai dari Rp 2,7 juta.

Bila membeli memakai paket tersebut, maka pelanggan bisa membayar Rp 2,6 jutaan dan tenor 11 bulan. Tapi bila terlalu berat maka bisa mencicilnya dengan Rp 1,2 jutaan selama 35 bulan.

Honda Scoopy Kuromi
Photo : KatadataOTO

Lalu jika ingin membayar DP lebih tinggi, maka bisa memilih uang muka Rp 5 jutaan. Berkat ini maka pelanggan cukup membayar Rp 2,3 jutaan tenor 11 bulan atau 1,083 jutaan selama 35 bulan.

Namun cicilan paling ringan adalah Rp 997 tenor 35 bulan. Namun uang muka yang harus dikeluarkan adalah Rp 6,8 juta.


Terkini

mobil
Veloz Hybrid

Mengenal Lebih Jauh Perbedaan Varian Toyota Veloz Hybrid EV

Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak Bogor Berlaku di Awal Desember 2025

Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan

motor
All new Honda Vario 125

Harga Motor Matic Murah di Desember 2025, Ada All New Honda Vario

Harga motor matic murah di Desember 2025 terpantau stabil, tidak terjadi kenaikan jelang penutupan tahun

news
Korlantas Susun SOP Baru Pengawalan, Agar Tidak Arogan Lagi

Korlantas Susun SOP Baru Pengawalan, Agar Tidak Arogan Lagi

Korlantas ingin memperbaiki prosedur pengawalan yang dilakukan anggotanya, mulai dari proses permohonan

mobil
Mitsubishi Bukukan 1.975 SPK di GJAW 2025, Lampaui Tahun Lalu

Mitsubishi Bukukan 1.975 SPK di GJAW 2025, Lampaui Tahun Lalu

SPK Mitsubishi tembus 1.975 unit di GJAW 2025, naik dari perolehan tahun lalu yaitu sebanyak 1.600 pemesanan

news
Angkutan barang

Daftar Jalan yang Batasi Angkutan Barang di Natal dan Tahun Baru 2026

Puluhan jalan akan membatasi angkutan barang untuk beroperasi saat libur Natal dan tahun baru 2026 mendatang

mobil
Banyak Kecelakaan saat Contraflow, Begini Etika Berkendaranya

Jadwal dan Lokasi Contraflow di Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat Natal dan tahun baru 2026 seperti contraflow dan one way

mobil
Harga Mobil Nasional Berpeluang di Bawah Rp 300 Jutaan

Harga Mobil Nasional Berpeluang di Bawah Rp 300 Jutaan

Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini