Pasar Motor Baru Berpotensi Alami Pertumbuhan pada 2026
05 Januari 2026, 11:00 WIB
AHM mengklaim kalau penjualan motor Honda sudah menyentuh 3,8 juta unit sepanjang Januari sampai September
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar kendaraan roda dua terus menunjukan hasil positif. Seperti yang tengah dirasakan oleh AHM (Astra Honda Motor) beberapa bulan ini.
Mereka menuturkan kalau penjualan motor Honda cukup baik sejak Januari sampai September 2024. Bahkan mampu mencetak jutaan uni sejak awal tahun.
“Seiring perkembangan pasar, hingga September 2024 sudah 3,7 sampai 3,8 juta unit,” ujar Thomas Wijaya, Executive Vice President PT AHM beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Thomas menuturkan kalau jumlah tersebut meningkat tiga persen jika dibandingkan dengan penjualan motor honda tahun lalu atau YOY (Year on Year).
Hal itu sebanding dengan keadaan pasar kendaraan roda dua di Tanah Air. Sehingga dia mengaku senang atas hasil telah tercapai.
“Tentu harapannya bisa Inline (selaras) dengan pergerakan market yang ada,” lanjut Thomas.
Sebagai informasi, menurut data Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), sepanjang Januari sampai September ada 4.872.496 unit motor terjual untuk pasar domestik.
Sementara buat pasar ekspor terdapat 399.989 kendaraan roda dua dikapalkan ke luar negeri. Jumlah itu menunjukan sebuah hasil positif.
Sekadar mengingatkan pasar kendaraan roda dua di semester satu 2024 hanya 3.170.994 unit saja. Turun tipis sekitar 0,9 persen dari 3.201.930 unit di 2023.
“Memang terjadi penurunan tetapi tidak signifikan. Terlebih bila dibandingkan dengan penjualan mobil yang memang sangat terasa,” ungkap Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication AHM.
Ia mengungkap beberapa alasan mengapa terjadi penurunan penjualan. Satu di antaranya adalah prioritas pembelian masyarakat di Tanah Air.
“Akhir semester satu itu banyak yang mengutamakan bayar uang masuk sekolah. Jadi pembelian kendaraan pasti tertunda,” ungkap dia.
Memang tidak bisa dipungkiri jika kondisi ekonomi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja sejak awal tahun. Apalagi terdapat sejumlah hambatan di semester satu.
Seperti pengetatan kredit, adanya pemilihan presiden dan banyak libur bersama. Membuat penjualan motor cukup merosot.
Kendati demikian perlahan-lahan kondisi tersebut membaik. Apalagi terdapat sejumlah pameran yang diselenggarakan.
Diklaim mampu mendongkrak penjualan motor. Ditambah pada 30 Oktober mendatang bakal digelar IMOS 2024.
Sejumlah pihak pun optimistis pasar kendaraan roda dua kembali bergeliat. Bahkan mencapai target yang telah ditentukan Aisi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 11:00 WIB
03 Januari 2026, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 16:00 WIB
31 Desember 2025, 11:00 WIB
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 08:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen
07 Januari 2026, 07:00 WIB
Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9
07 Januari 2026, 06:44 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda sekitar Ibu Kota, memudahkan pemohon memperpanjang SIM
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta diterapkan pada puluhan ruas jalan dengan pengawalan petugas di beberapa titik
06 Januari 2026, 21:00 WIB
Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
06 Januari 2026, 17:00 WIB
Kembaran BYD Seal bakal dipasarkan dengan nama Seal 07 EV, dipasarkan di Tiongkok lebih dulu tahun ini