Honda City Hatchback Resmi Tidak Lagi Diproduksi, Diduga Jadi Hybrid
04 Maret 2026, 10:00 WIB
AHM mengungkapkan kalau motor listrik Honda yang dipasarkan ke konsumen di Indonesia memiliki kualitas terbaik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – AHM (Astra Honda Motor) baru saja merilis dua motor listrik anyar. Hal itu membuat lini elektrifikasi mereka semakin lengkap.
Sebab sekarang sudah ada empat produk yang bisa dibeli oleh masyarakat. Mulai dari Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus.
Kemudian paling baru adalah motor listrik Honda Icon e maupun Honda Cuv e:. Seluruhnya ditawarkan dengan banderol berbeda-beda.
Ambil contoh harga Honda EM1 e: serta EM1 e: Plus ada di angka Rp 40 jutaan OTR (On The Road) DKI Jakarta.
Sedangkan Honda Icon e: dibanderol Rp 28-32 jutaan. Sementara Honda Cuv e: dipasarkan sekitar Rp 53-61 jutaan.
Sejumlah pihak pun menilai kalau harga motor listrik Honda terbilang mahal. Sebab produk lain ditawarkan di angka jauh lebih murah.
Mendengar hal tersebut AHM menanggapi dengan santai. Sebab menurut mereka seluruh produknya memiliki kualitas terbaik.
“Ya kan bisa dilihat dari Value diberikan. Kemudian kita juga memastikan bahwa keamanan motor listrik Honda benar-benar terjamin,” ungkap Octavianus Dwi, Marketing Director PT AHM beberapa waktu lalu.
Dia memang tidak memungkiri kalau lini elektrifikasi mereka masih cukup mahal. Namun sudah sesuai sama yang diberikan oleh jenama asal Jepang itu.
Mereka memastikan konsumen nyaman juga aman ketika menggunakan kendaraan ramah lingkungan Honda dalam kegiatan sehari-hari.
“Standar keamanan kita terjamin dan (seluruh motor listrik Honda) telah dilakukan pengujian,” lanjut Octa.
Lebih jauh Octa menjelaskan kalau ada beberapa faktor membuat banderol Honda Cuv e: serta yang lain tidak bisa dibilang murah.
Satu di antaranya adalah mengenai baterai digunakan. Penampung daya Icon e: masih dikirim dari China, sedangkan Cuv e: dari India.
Hal senada turut dilontarkan oleh Thomas Wijaya, Executive Vice President PT AHM. Menurutnya penggunaan baterai bukan buatan lokal ditujukan untuk akselerasi penerimaan motor listrik.
Jadi mereka memilih penampung daya yang sudah terjamin kualitas maupun keamanannya. Otomatis mengerek harga motor listrik Honda.
“Ya kita menggunakan (baterai) telah dikembangkan secara global 10 tahun lalu. Sebab siap segala macem,” ujar Thomas.
Meski begitu seluruh produk di lini elektrifikasi Honda sudah diproduksi di dalam negeri. Tepatnya di pabrik yang berlokasi di Pegangsaan Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Maret 2026, 10:00 WIB
03 Maret 2026, 18:00 WIB
27 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air
04 Maret 2026, 10:00 WIB
Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif