Penjualan Honda Januari 2026 Turun Ribuan Unit
20 Februari 2026, 12:00 WIB
AHM mengungkapkan kalau motor listrik Honda yang dipasarkan ke konsumen di Indonesia memiliki kualitas terbaik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – AHM (Astra Honda Motor) baru saja merilis dua motor listrik anyar. Hal itu membuat lini elektrifikasi mereka semakin lengkap.
Sebab sekarang sudah ada empat produk yang bisa dibeli oleh masyarakat. Mulai dari Honda EM1 e: dan EM1 e: Plus.
Kemudian paling baru adalah motor listrik Honda Icon e maupun Honda Cuv e:. Seluruhnya ditawarkan dengan banderol berbeda-beda.
Ambil contoh harga Honda EM1 e: serta EM1 e: Plus ada di angka Rp 40 jutaan OTR (On The Road) DKI Jakarta.
Sedangkan Honda Icon e: dibanderol Rp 28-32 jutaan. Sementara Honda Cuv e: dipasarkan sekitar Rp 53-61 jutaan.
Sejumlah pihak pun menilai kalau harga motor listrik Honda terbilang mahal. Sebab produk lain ditawarkan di angka jauh lebih murah.
Mendengar hal tersebut AHM menanggapi dengan santai. Sebab menurut mereka seluruh produknya memiliki kualitas terbaik.
“Ya kan bisa dilihat dari Value diberikan. Kemudian kita juga memastikan bahwa keamanan motor listrik Honda benar-benar terjamin,” ungkap Octavianus Dwi, Marketing Director PT AHM beberapa waktu lalu.
Dia memang tidak memungkiri kalau lini elektrifikasi mereka masih cukup mahal. Namun sudah sesuai sama yang diberikan oleh jenama asal Jepang itu.
Mereka memastikan konsumen nyaman juga aman ketika menggunakan kendaraan ramah lingkungan Honda dalam kegiatan sehari-hari.
“Standar keamanan kita terjamin dan (seluruh motor listrik Honda) telah dilakukan pengujian,” lanjut Octa.
Lebih jauh Octa menjelaskan kalau ada beberapa faktor membuat banderol Honda Cuv e: serta yang lain tidak bisa dibilang murah.
Satu di antaranya adalah mengenai baterai digunakan. Penampung daya Icon e: masih dikirim dari China, sedangkan Cuv e: dari India.
Hal senada turut dilontarkan oleh Thomas Wijaya, Executive Vice President PT AHM. Menurutnya penggunaan baterai bukan buatan lokal ditujukan untuk akselerasi penerimaan motor listrik.
Jadi mereka memilih penampung daya yang sudah terjamin kualitas maupun keamanannya. Otomatis mengerek harga motor listrik Honda.
“Ya kita menggunakan (baterai) telah dikembangkan secara global 10 tahun lalu. Sebab siap segala macem,” ujar Thomas.
Meski begitu seluruh produk di lini elektrifikasi Honda sudah diproduksi di dalam negeri. Tepatnya di pabrik yang berlokasi di Pegangsaan Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
14 Februari 2026, 18:02 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun
20 Februari 2026, 19:00 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
20 Februari 2026, 18:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit
20 Februari 2026, 16:00 WIB
DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026
20 Februari 2026, 15:00 WIB
Mengawali 2026, penjualan mobil mewah tampak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak tetap diterapkan oleh kepolisian secara ketat meski sudah memasuki bulan Ramadan
20 Februari 2026, 13:00 WIB
Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia