Puluhan Anggota Komunitas Supermoto Terabas Tol Diamankan

Puluhan anggota komunitas Supermoto yang terabas Jalan Tol kelapa gading-pulogebang diperiksa oleh pihak kepolisian

Puluhan Anggota Komunitas Supermoto Terabas Tol Diamankan
Adi Hidayat

TRENOTO – Polda Metro Jaya resmi menahan puluhan anggota komunitas supermoto yang terabas jalan tol Kelapa Gading-Pulogebang. Sedikitnya ada 21 unit sepeda motor ditahan dan 25 orang telah dilakukan pemeriksaan.

Para pengendara tersebut dikabarkan telah mendatangi Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan tindakannya.

“Sudah ada 21 kendaraan bermotor diamankan dan 25 orang sudah dilaksanakan pemeriksaan konfirmasi. rencananya akan kami beri edukasi di Gedung Subdit Gakkum Polda Metro Jaya” jelas AKBP Jamal Alam, Kasubdit Gakkum Ditlantas.

Photo : NTMC Polri

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku melakukan pelanggaran dikarenakan tidak mengetahui bahwa jalan tersebut jalan jalan tol. Ketidaktahuan mereka dikarenakan tidak adanya gerbang tol meski rambu lalu lintas sudah banyak dipasang.

“Dari kesaksian dan keterangan kebanyakan dari salah satu klub motor ini kebanyakan bahwa tidak mengetahui bahwa itu adalah jalan tol. Jadi jalan menghubungkan untuk ke tol belum ada, belum dilengkapi oleh gate tol atau gerbang tol,” terang Jamal

Ia pun menambahkan bahwa para pemotor itu terpaksa melanjutkan perjalanan hingga keluar tol karena sudah tidak memungkinkan untuk putar balik. Lebih lanjut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Photo : Istimewa

“Begitu masuk sudah tidak bisa menghindar atau merubah arah sehingga tetap melanjutkan perjalanan. Nah yang di Kelapa Gading saya lihat menggunakan sistem terbuka, masuk dulu tapi bayar di akhir. Ke depan, kita koordinasi dengan pihak pengelola jalan tol antisipasi kejadian agar tidak terjadi,” pungkas Jamal.

Beberapa waktu lalu beredar video yang menampilkan sejumlah pengendara sepeda motor trail melintas jalan tol Jalan Tol Kelapa Gading-Pulogebang. Dalam video tersebut diperlihatkan bahwa mereka melaju dengan kecepatan tinggi dan menguasai hampir seluruh ruas jalan.

Selain berkecepatan tinggi, beberapa dari mereka pun tidak melengkapi sepeda motornya dengan pelat nomor kendaraan. Tak hanya itu, banyak dari pengendara juga tidak menggunakan alat pengaman diri seperti helm.

Pelanggaran seperti itu memang cukup disayangkan karena dapat menimbulkan kecelakaan dan menyebabkan kematian. Diharapkan adanya kejadian ini bisa membuat pengendara lebih berhati-hati saat berkendara.


Terkini

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif