Laba Bersih FIF Naik 4,48 Persen pada Semester I 2026
04 Agustus 2026, 10:00 WIB
PT FIF raih laba bersih sebesar Rp 3,3 triliun dalam 9 bulan pertama 2024 atau meningkat sebesar 8,8 persen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Federal International Finance atau biasa dikenal PT FIF berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 3,3 triliun. Pencapaian itu mereka dapatkan setelah menggabungkan seluruh keuntungan pada Januari hingga September 2024.
Jumlah tersebut diklaim 8,8 persen lebih besar dibandingkan periode serupa tahun lalu. Ketika itu perusahaan hanya mampu memperoleh laba bersih sebanyak Rp 3 triliun.
“Kami mengucapkan terima kasih ke semua pemangku kepentingan atas kepercayaan yang diberikan pada FIF,” ungkap Valentina Chai, Direktur FIF.
Peningkatan kinerja PT FIF tercermin dalam nilai penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp 34,1 triliun hingga akhir kuartal III 2024. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 7,1 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan jumlah unit yang dibiayai yaitu sebanyak 2,4 juta unit atau tumbuh naik 1,4 persen. Kenaikan juga terjadi pada Net-Service Asset (NSA) sebesar 14,6 persen menjadi Rp 44,9 triliun hingga kuartal III 2024.
FIF juga berhasil mempertahankan rasio Non-Performing Finance (NPF) di level 0,02 persen pada kuartal III 2024. Pencapaian ini berhasi membuatnya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan dengan kinerja sangat sehat berdasarkan indikator Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pencapaian PT FIF periode Januari hingga September 2024 tersebut merupakan hasil dari lima lini bisnis utama mereka yaitu FIFAstra, Spektra, Danaastra, Finantra dan Amitra.
Dari kelima bisnis tersebut FIFAstra yang bergerak pada layanan pembiayaan sepeda motor Honda mencatat pertumbuhan sebesar 10,2 persen menjadi Rp 22,3 triliun. Sementara untuk jumlah unit dibiayai adalah 1,3 juta atau naik 5,8 persen per kuartal III 2024.
Selanjutnya ada Spektra penyedia layanan pembiayaan alat elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga. Nilai penyalurannya turun 9,7 persen menjadi hanya Rp 315 miliar.
Sementara Danastra penyedia pembiayaan multiguna sampai kuartal III 2024 tercatat alami kenaikan 3,1 persen menjadi Rp 10,3 triliun. Namun secara unit yang dibiayai turun 2,6 persen jadi 1,04 juta unit.
Kemudian Finatra menawarkan pembiayaan mikroproduktif bagi UMKM mengalami penurunan 13,5 persen menjadi hanya Rp 727 miliar.
Amitra, penyedia pembiayaan syariah untuk Umrah dan Haji Reguler mencatatkan peningkatan penyaluran pembiayaan sebesar 12,2 persen menjadi Rp 416 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 10:00 WIB
02 Mei 2025, 11:00 WIB
05 Maret 2025, 19:00 WIB
25 Oktober 2024, 20:00 WIB
22 Juni 2024, 11:00 WIB
Terkini
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 20:38 WIB
Ipone tunjukkan komitmennya untuk mendekatkan diri dengan para pelanggan setia di Indonesia Custom Show 2026
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Chery J6T CSH memiliki tampilan yang sama dengan versi listrik namun mempunyai jarak tempuh lebih jauh
23 Agustus 2026, 09:47 WIB
Omoda & Jaecoo Trimegah Bogor bisa memberikan fasilitas body and paint bagi konsumen dengan jaringan
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
Program Cat Merdeka dari Penta Prima memberikan kesempatan pencinta otomotif memperbaharui tampilan kendaraan
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Pihak BYD sebut Denza hanya akan mengalami penyegaran identitas logo yang memang dilakukan secara global
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.