Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Tampilkan banyak infrastruktur pendukungnya, PLN goda masyarakat untuk beralih ke mobil dan motor listrik
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) menghadirkan berbagai infrastruktur untuk kendaraan listrik di ajang PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2023. Mereka menggandeng berbagai pihak untuk semakin meramaikan populasi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
Pada pameran yang berlangsung mulai 17 hingga 21 Mei 2023 ini, PLN menampilkan berbagai fasilitas unggulan. BUMN tersebut menghadirkan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dan alat Home Charging.
Selain itu mereka juga memperkenalkan SPBKLU (Stasiun Penukaran baterai Kendaraan Listrik Umum. Lalu adapula EVDS (Electric Vehicle Digital Services dan tersedia di aplikasi PLN Mobile.
Paling menarik dalam booth PLN di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat adalah jajaran motor listrik hasil konversi. Melalui jajaran kendaraan ramah lingkungan tersebut, PLN goda masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik khususnya konversi.
“Kami di sini menampilkan motor-motor konversi untuk mengajak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Kami menghadirkan merek-merek populer di pasaran dan adapula unit kustom,” kata Willfrid Sahat P Siregar, Senior Officer Direktorat Retail dan Niaga PLN di Jakarta (17/05).
Untuk memudahkan para pengguna motor ramah lingkungan, PLN telah membangun ekosistem infrastruktur pendukungnya. Ratusan tempat pengisian baterai telah dibangun di berbagai daerah di Tanah Air.
Disebutkan bahwa PLN telah memiliki lebih dari 160 SPKLU di seluruh Indonesia. Lalu mereka juga telah menghadirkan banyak SPBKLU yang tersebar di berbagai wilayah.
Sekarang SPBKLU milik PLN baru bisa digunakan untuk pemilik motor listrik dengan merek Viar, Volta dan Gesits.
“Ini adalah salah satu bentuk keberpihakan negara terhadap masyarakat untuk meringankan biaya transportasi rakyat. Dengan menggunakan motor listrik, masyarakat lebih hemat biaya 75 persen dibandingkan sepeda motor berbasis BBM,” kata Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN.
Lebih lanjut ia mengatakan perbandingan motor listrik dengan konvensional cukup jauh. Dengan asumsi tarif listrik sebesar Rp1.699 per kilowatt hour (kWh), hanya diperlukan Rp2.500 untuk kuda besi listrik menempuh jarak 50 km.
Sementara dengan biaya tersebut di atas, mobil listrik bisa menempuh jarak 10 km. Adapun dengan jarak sama kendaraan berbasis BBM harus mengeluarkan biaya sebesar Rp14 ribu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini