Alva Sebut Insentif Motor Listrik Tidak Melulu Harus ke Konsumen
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
Tampilkan banyak infrastruktur pendukungnya, PLN goda masyarakat untuk beralih ke mobil dan motor listrik
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) menghadirkan berbagai infrastruktur untuk kendaraan listrik di ajang PEVS (Periklindo Electric Vehicle Show) 2023. Mereka menggandeng berbagai pihak untuk semakin meramaikan populasi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
Pada pameran yang berlangsung mulai 17 hingga 21 Mei 2023 ini, PLN menampilkan berbagai fasilitas unggulan. BUMN tersebut menghadirkan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dan alat Home Charging.
Selain itu mereka juga memperkenalkan SPBKLU (Stasiun Penukaran baterai Kendaraan Listrik Umum. Lalu adapula EVDS (Electric Vehicle Digital Services dan tersedia di aplikasi PLN Mobile.
Paling menarik dalam booth PLN di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat adalah jajaran motor listrik hasil konversi. Melalui jajaran kendaraan ramah lingkungan tersebut, PLN goda masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik khususnya konversi.
“Kami di sini menampilkan motor-motor konversi untuk mengajak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Kami menghadirkan merek-merek populer di pasaran dan adapula unit kustom,” kata Willfrid Sahat P Siregar, Senior Officer Direktorat Retail dan Niaga PLN di Jakarta (17/05).
Untuk memudahkan para pengguna motor ramah lingkungan, PLN telah membangun ekosistem infrastruktur pendukungnya. Ratusan tempat pengisian baterai telah dibangun di berbagai daerah di Tanah Air.
Disebutkan bahwa PLN telah memiliki lebih dari 160 SPKLU di seluruh Indonesia. Lalu mereka juga telah menghadirkan banyak SPBKLU yang tersebar di berbagai wilayah.
Sekarang SPBKLU milik PLN baru bisa digunakan untuk pemilik motor listrik dengan merek Viar, Volta dan Gesits.
“Ini adalah salah satu bentuk keberpihakan negara terhadap masyarakat untuk meringankan biaya transportasi rakyat. Dengan menggunakan motor listrik, masyarakat lebih hemat biaya 75 persen dibandingkan sepeda motor berbasis BBM,” kata Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN.
Lebih lanjut ia mengatakan perbandingan motor listrik dengan konvensional cukup jauh. Dengan asumsi tarif listrik sebesar Rp1.699 per kilowatt hour (kWh), hanya diperlukan Rp2.500 untuk kuda besi listrik menempuh jarak 50 km.
Sementara dengan biaya tersebut di atas, mobil listrik bisa menempuh jarak 10 km. Adapun dengan jarak sama kendaraan berbasis BBM harus mengeluarkan biaya sebesar Rp14 ribu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu