Planet Ban Resmikan Toko ke-1.000 di Indonesia, Terus Berinovasi

Terus berkembang di masa pandemi, Planet Ban resmikan toko ke-1.000 di Indonesia dengan fokus pada inovasi

Planet Ban Resmikan Toko ke-1.000 di Indonesia, Terus Berinovasi
Denny Basudewa

TRENOTO – PT Surganya Motor Indonesia (Planet Ban) hari ini (24/08) meresmikan toko ban dan suku cadang otomotif roda dua terbarunya. Bertempat di kawasan Cikarang, Planet Ban resmikan toko ke-1.000 di Indonesia.

Perusahaan yang didirikan sejak 2011 telah melalui berbagai strategi bisnis, termasuk diversifikasi lini usaha ke arah servis motor. Di luar penjualan ban motor secara retail, Planet Ban juga mengembangkan produk mandiri.

Pada tahun ini Planet Ban menggenapi toko miliknya menjadi 1.000 outlet yang merupakan pencapaian tersendiri bagi perusahaan. Mengingat masih pandemi belum berakhir dan industri otomotif global sendiri sempat mengalami pembatasan mobilitas.

Photo : Planet Ban

Momen peresmian toko ke-1.000 sekaligus dimanfaatkan untuk meluncurkan kampanye #InovasiTanpa Henti. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam mengembangkan ekosistem otomotif di Indonesia.

“Peresmian toko ini menjadi momen yang spesial setelah mobilitas masyarakat kembali meningkat pasca pandemi. Kami juga menghadirkan inovasi dalam hal peningkatan layanan maupun model bisnis,” ucap Andi Haryoko, Chief Executive Officer Planet Ban dalam siaran resminya (24/08).

Baca juga : Harga Ban Mobil dan Motor Mengalami Kenaikan

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa perusahaan mengembangkan bisnis dengan menambah layanan terbaru. Langkahnya seperti disebutkan di atas antara lain menghadirkan jasa servis dan manufaktur Oli Xten.

Dikatakan bahwa strategi yang diterapkan perusahaan membuahkan hasil positif. Pada 2021, Planet Ban mencatat lebih dari 1.5 juta motor menikmati layanan servis.

Jenis layanan yang pertama kali diperkenalkan sejak 2018 mencatat pertumbuhan rata-rata 88.7 persen year on year (YoY). Tidak hanya itu, disebutkan bahwa angka pendapatan rata-rata pertahunnya mencapai 28.2 persen dalam 5 tahun terakhir.

Photo : Planet Ban

Planet Ban sendiri berangkat dari kesuksesan sebuah bazaar ban motor sederhana. Kemudian dikembangkan menjadi sebuah entitas bisnis mandiri yang fokus pada penjualan ban motor secara retail.

“Berkat temuan secara mandiri, kini Planet Ban telah berhasil mendominasi pasar dan membukukan pertumbuhan bisnis yang kuat dan konsisten. Dengan genapnya jaringan 1.000 toko di seluruh Indonesia, Kami akan terus menjadi terdepan mendukung gaya hidup pemotor di Tanah Air,” jelas Deden Hendra Sakti, Chief Operations Officer Planet Ban.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung