Yadea Sebut Budaya Mobilitas Modern di Indonesia Terus Berkembang
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Belum terbuka buat umum dan jadi kolaborasi dua mitra ojek online, Planet Ban buka layanan motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Transisi menuju elektriifkasi jadi satu hal menarik yang diperhatikan oleh banyak pihak mulai dari penyedia spareparts sampai ekosistem. Beragam upaya dilakukan untuk mendukung operasional kendaraan listrik di kalangan masyarakat.
Misal Planet Ban buka layanan motor listrik untuk pelanggan mitra ojek online dari Grab maupun Gojek. Hanya saja sekarang keuntungan tersebut belum bisa dinikmati masyarakat luas karena sejumlah kendala.
Deden Hendra Shakti, COO (Chief Operating Officer) Planet Ban mengatakan bahwa motor listrik sendiri memang merupakan suatu hal menarik dan masih dalam satu fase perubahan.
Memang masih ada kendala dihadapi. Mengingat sekarang ada banyak merek motor listrik dan setiap model perlu penanganan berbeda-beda.
“Motor listrik merek A, B bagimana, bagian apa yang sering rusak dan sebagainya itu jadi problematika buat kami. Karena jenisnya banyak,” ucap Deden menanggapi pertanyaan KatadataOTO di Planet Ban Head Office, Depok, Selasa (5/3).
Planet Ban akan terus melakukan studi agar nanti bisa memberikan kontribusi pelayanan untuk konsumen pengguna motor listrik.
Salah satu hal bisa dinikmati pengguna motor listrik adalah ketersediaan ban. Itupun juga pada ukuran tertentu yang umum digunakan.
“Karena ada beberapa motor listrik dengan ukuran ban memang cukup aneh. Kalau kami kemudian harus menyediakan khusus, jumlah motor tidak sesuai dengan skala bisnis jadi dilema,” lanjut Deden.
Namun sampai saat ini Planet Ban masih terus melakukan studi terkait penanganan atau servis kendaraan elektrifikasi roda dua.
Planet Ban sendiri meyakini komitmen ramah lingkungan juga bisa dilakukan melalui servis mesin motor agar menghasilkan emisi gas buang di bawah rata-rata.
Kerja sama dengan ojek online diharapkan bisa jadi langkah awal Planet Ban mulai terlibat dalam elektrifikasi.
Bicara SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) memang merupakan hal menarik. Namun menurut Deden saat ini pasar motor listrik belum benar-benar terbentuk.
“Contohnya SPKLU, kalau motor modelan Swap nanti SPKLU tidak jalan. Kemudian juga fast charging, teknologi itu dinamis sehingga dari sisi kesempatan ada, tapi kapan kami tangkap itu masih dalam kajian,” tegas Deden.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 15:00 WIB
20 Juni 2026, 18:05 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
08 Juni 2026, 18:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit