Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Belum terbuka buat umum dan jadi kolaborasi dua mitra ojek online, Planet Ban buka layanan motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Transisi menuju elektriifkasi jadi satu hal menarik yang diperhatikan oleh banyak pihak mulai dari penyedia spareparts sampai ekosistem. Beragam upaya dilakukan untuk mendukung operasional kendaraan listrik di kalangan masyarakat.
Misal Planet Ban buka layanan motor listrik untuk pelanggan mitra ojek online dari Grab maupun Gojek. Hanya saja sekarang keuntungan tersebut belum bisa dinikmati masyarakat luas karena sejumlah kendala.
Deden Hendra Shakti, COO (Chief Operating Officer) Planet Ban mengatakan bahwa motor listrik sendiri memang merupakan suatu hal menarik dan masih dalam satu fase perubahan.
Memang masih ada kendala dihadapi. Mengingat sekarang ada banyak merek motor listrik dan setiap model perlu penanganan berbeda-beda.
“Motor listrik merek A, B bagimana, bagian apa yang sering rusak dan sebagainya itu jadi problematika buat kami. Karena jenisnya banyak,” ucap Deden menanggapi pertanyaan KatadataOTO di Planet Ban Head Office, Depok, Selasa (5/3).
Planet Ban akan terus melakukan studi agar nanti bisa memberikan kontribusi pelayanan untuk konsumen pengguna motor listrik.
Salah satu hal bisa dinikmati pengguna motor listrik adalah ketersediaan ban. Itupun juga pada ukuran tertentu yang umum digunakan.
“Karena ada beberapa motor listrik dengan ukuran ban memang cukup aneh. Kalau kami kemudian harus menyediakan khusus, jumlah motor tidak sesuai dengan skala bisnis jadi dilema,” lanjut Deden.
Namun sampai saat ini Planet Ban masih terus melakukan studi terkait penanganan atau servis kendaraan elektrifikasi roda dua.
Planet Ban sendiri meyakini komitmen ramah lingkungan juga bisa dilakukan melalui servis mesin motor agar menghasilkan emisi gas buang di bawah rata-rata.
Kerja sama dengan ojek online diharapkan bisa jadi langkah awal Planet Ban mulai terlibat dalam elektrifikasi.
Bicara SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) memang merupakan hal menarik. Namun menurut Deden saat ini pasar motor listrik belum benar-benar terbentuk.
“Contohnya SPKLU, kalau motor modelan Swap nanti SPKLU tidak jalan. Kemudian juga fast charging, teknologi itu dinamis sehingga dari sisi kesempatan ada, tapi kapan kami tangkap itu masih dalam kajian,” tegas Deden.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026