Purbaya Sebut Insentif Motor Listrik Akan Berjalan Bulan Depan
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Belum terbuka buat umum dan jadi kolaborasi dua mitra ojek online, Planet Ban buka layanan motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Transisi menuju elektriifkasi jadi satu hal menarik yang diperhatikan oleh banyak pihak mulai dari penyedia spareparts sampai ekosistem. Beragam upaya dilakukan untuk mendukung operasional kendaraan listrik di kalangan masyarakat.
Misal Planet Ban buka layanan motor listrik untuk pelanggan mitra ojek online dari Grab maupun Gojek. Hanya saja sekarang keuntungan tersebut belum bisa dinikmati masyarakat luas karena sejumlah kendala.
Deden Hendra Shakti, COO (Chief Operating Officer) Planet Ban mengatakan bahwa motor listrik sendiri memang merupakan suatu hal menarik dan masih dalam satu fase perubahan.
Memang masih ada kendala dihadapi. Mengingat sekarang ada banyak merek motor listrik dan setiap model perlu penanganan berbeda-beda.
“Motor listrik merek A, B bagimana, bagian apa yang sering rusak dan sebagainya itu jadi problematika buat kami. Karena jenisnya banyak,” ucap Deden menanggapi pertanyaan KatadataOTO di Planet Ban Head Office, Depok, Selasa (5/3).
Planet Ban akan terus melakukan studi agar nanti bisa memberikan kontribusi pelayanan untuk konsumen pengguna motor listrik.
Salah satu hal bisa dinikmati pengguna motor listrik adalah ketersediaan ban. Itupun juga pada ukuran tertentu yang umum digunakan.
“Karena ada beberapa motor listrik dengan ukuran ban memang cukup aneh. Kalau kami kemudian harus menyediakan khusus, jumlah motor tidak sesuai dengan skala bisnis jadi dilema,” lanjut Deden.
Namun sampai saat ini Planet Ban masih terus melakukan studi terkait penanganan atau servis kendaraan elektrifikasi roda dua.
Planet Ban sendiri meyakini komitmen ramah lingkungan juga bisa dilakukan melalui servis mesin motor agar menghasilkan emisi gas buang di bawah rata-rata.
Kerja sama dengan ojek online diharapkan bisa jadi langkah awal Planet Ban mulai terlibat dalam elektrifikasi.
Bicara SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) memang merupakan hal menarik. Namun menurut Deden saat ini pasar motor listrik belum benar-benar terbentuk.
“Contohnya SPKLU, kalau motor modelan Swap nanti SPKLU tidak jalan. Kemudian juga fast charging, teknologi itu dinamis sehingga dari sisi kesempatan ada, tapi kapan kami tangkap itu masih dalam kajian,” tegas Deden.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
Terkini
19 Agustus 2026, 21:00 WIB
IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor
19 Agustus 2026, 20:13 WIB
Diler baru Omoda & Jaecoo memiliki fasilitas untuk melayani konsumen di wilayah Tangerang dan sekitarnya
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Menurut rencana mobil listrik BAIC T1 akan diproduksi di Purwakarta dengan memanfaatkan fasilitas Handal
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, fasilitas SIM keliling Jakarta tersedia di lima lokasi berbeda hari ini 19 Agustus 2026
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurai kemacetan jalan Ibu Kota