Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue Harga Rp 29 Jutaan
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
Perbedaan oli mesin dan gardan pada motor matic yang patut diketahui oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas penggunanya
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Perbedaan oli mesin dan gardan dipisahkan penempatannya pada motor matic. Meskipun memiliki tugas yang sama yakni melumasi, namun fungsi berbeda-beda satu sama lain sehingga membutuhkan perhatian khusus.
Secara garis besar, oli mesin berfungsi untuk membantu kinerja setiap komponen di dalamnya untuk dibuat lebih enteng. Sehingga kinerja setiap komponen di dalam ruang bakar menjadi sempurna.
Sementara oli gardan memiliki fungsi untuk melumasi komponen bergerak seperti gear dan bearing agar tidak cepat aus. Lalu pelumas juga berfungsi menjaga komponen tersebut dari kemungkinan terjadinya korosi atau karat.
Lebih jauh oli transmisi juga bermanfaat untuk meredam getaran sehingga suara pada komponen di dalamnya tetap halus.
Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, durasi penggantian oli gardan pada motor matic lebih lama dibandingkan mesin. Hal ini menyebabkan pemilik motor kerap lupa dalam melakukan penggantian.
Letak box gardan pada motor matic cukup jauh dari ruang pembakaran membuatnya lebih tahan lama. Namun kerusakan komponen pada umumnya terjadi karena memiliki potensi kemasukan debu atau air dari selang CVT.
Oli gardan sudah tidak bisa berfungsi lagi, maka tingkat kekentalannya akan menurun. Selain itu warna oli juga akan berubah menjadi coklat susu karena debu dan kotoran yang masuk.
Apabila oli kotor maka proses penggantian dilakukan meliputi kuras total. Sehingga seluruh komponen benar-benar bersih dari debu, air, bahkan kotoran seperti lumpur.
Nantinya setelah diganti dengan oli baru, kinerjanya akan membaik seperti semula.
Waktu penggantian oli gardan yang tepat untuk motor adalah 8.000 km atau rata-rata pemakaian normal selama 3 bulan. Jarak tempuh tersebut juga sama dalam penggantian oli pada mobil matic.
Apabila pemilik motor selalu tepat waktu dalam melakukan penggantian oli gardan, maka dipastikan kondisi kendaraan akan tetao prima. Sebaliknya, jika terlupa maka efek-efek negatifnya akan hadir dan biasanya mengganggu kenyamanan berkendara.
Lebih lanjut bukan hanya mengeluarkan bunyi-bunyian, namun terkadang muncul getaran berlebih pada kendaraan. Kondisi paling parah dari hal ini adalah macetnya komponen di dalam CVT.
Oleh karena itu, konsultasikan tata cara perawatan kendaraaan khususnya motor matic pada ahlinya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
02 Juli 2026, 16:19 WIB
27 Juni 2026, 21:00 WIB
23 Juni 2026, 09:00 WIB
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E