Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut data dari AISI di laman resmi, penjualan motor nasional pada Januari 2024 mengalami penurunan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor nasional mengalami penurunan pada Januari 2024. Tercatat jumlahnya mencapai 3.69 persen lebih kecil dibandingkan periode sama pada 2023.
Dilansir dari laman resmi AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), penjualan motor baru nasional mencatatkan 592.658 unit saja.
Sedangkan pada Januari 2023 terdapat 615.416 kendaraan roda dua yang berhasil terjual ke masyarakat.
Dari jumlah di atas, matic masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 90.55 persen sepanjang Januari 2024. Posisi kedua diisi motor bebek 4.87 persen dan ketiga segmen sport 4.58 persen.
Tidak hanya penjualan motor nasional yang lesu, namun angka ekspor kendaran roda dua turut mengalami penurunan sampai 10.89 persen. Di Januari tahun lalu tercatat ada 39.269 unit dikirim ke berbagai belahan dunia.
Skutik masih mendominasi ekspor kendaraan roda dua bulan lalu. Kendaraan roda dua satu ini berkontribusi sampai 42.56 persen.
Kemudian underbone atau motor bebek berkontribusi 29.87 persen serya segmen sport berkontribusi 27.57 persen.
Di sisi lain banyak pihak yang mendengungkan kalau penjualan motor nasional turun karena dampak dari hajatan politik tahun ini atau Pemilu 2024.
Meski begitu Hari Budianto, Sekretaris Umum AISI mengatakan Pemilu 2024 diharapkan tak akan berdampak pada industri kendaraan roda dua Indonesia.
“Selama ini Pemilu juga tak pernah berdampak signifikan terhadap industri sepeda motor,” kata Hari Budianto di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu
AISI sendiri menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.
Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.
Sementara pada 2023 penjualan motor per bulan rata-rata di angka 400 ribu sampai 600 ribu unit. Kemudian terbanyak ada di Maret dengan jumlah 633.155 unit.
Tentu penjualan motor 2023 menjadi paling tinggi dalam tiga tahun terakhir. Apalagi sejak Tanah Air dilanda pandemi Covid-19 pada 2020.
Di sisi lain jumlah di atas sukses melampaui target ditetapkan oleh AISI. Sebab sebelumnya mereka hanya mematok 6.1 juta unit.
Sementara realisasinya bisa lebih dari 6.2 juta unit atau 6.236.992 kendaraan roda dua. Tentu ini merupakan catatan manis bagi industri otomotif di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia