Pasar Motor Baru Melandai, Yamaha Optimistis Capai Target
12 September 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari AISI di laman resmi, penjualan motor nasional pada Januari 2024 mengalami penurunan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor nasional mengalami penurunan pada Januari 2024. Tercatat jumlahnya mencapai 3.69 persen lebih kecil dibandingkan periode sama pada 2023.
Dilansir dari laman resmi AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), penjualan motor baru nasional mencatatkan 592.658 unit saja.
Sedangkan pada Januari 2023 terdapat 615.416 kendaraan roda dua yang berhasil terjual ke masyarakat.
Dari jumlah di atas, matic masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 90.55 persen sepanjang Januari 2024. Posisi kedua diisi motor bebek 4.87 persen dan ketiga segmen sport 4.58 persen.
Tidak hanya penjualan motor nasional yang lesu, namun angka ekspor kendaran roda dua turut mengalami penurunan sampai 10.89 persen. Di Januari tahun lalu tercatat ada 39.269 unit dikirim ke berbagai belahan dunia.
Skutik masih mendominasi ekspor kendaraan roda dua bulan lalu. Kendaraan roda dua satu ini berkontribusi sampai 42.56 persen.
Kemudian underbone atau motor bebek berkontribusi 29.87 persen serya segmen sport berkontribusi 27.57 persen.
Di sisi lain banyak pihak yang mendengungkan kalau penjualan motor nasional turun karena dampak dari hajatan politik tahun ini atau Pemilu 2024.
Meski begitu Hari Budianto, Sekretaris Umum AISI mengatakan Pemilu 2024 diharapkan tak akan berdampak pada industri kendaraan roda dua Indonesia.
“Selama ini Pemilu juga tak pernah berdampak signifikan terhadap industri sepeda motor,” kata Hari Budianto di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu
AISI sendiri menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.
Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.
Sementara pada 2023 penjualan motor per bulan rata-rata di angka 400 ribu sampai 600 ribu unit. Kemudian terbanyak ada di Maret dengan jumlah 633.155 unit.
Tentu penjualan motor 2023 menjadi paling tinggi dalam tiga tahun terakhir. Apalagi sejak Tanah Air dilanda pandemi Covid-19 pada 2020.
Di sisi lain jumlah di atas sukses melampaui target ditetapkan oleh AISI. Sebab sebelumnya mereka hanya mematok 6.1 juta unit.
Sementara realisasinya bisa lebih dari 6.2 juta unit atau 6.236.992 kendaraan roda dua. Tentu ini merupakan catatan manis bagi industri otomotif di Indonesia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
09 Juni 2026, 22:58 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota