Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut data dari AISI di laman resmi, penjualan motor nasional pada Januari 2024 mengalami penurunan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan motor nasional mengalami penurunan pada Januari 2024. Tercatat jumlahnya mencapai 3.69 persen lebih kecil dibandingkan periode sama pada 2023.
Dilansir dari laman resmi AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), penjualan motor baru nasional mencatatkan 592.658 unit saja.
Sedangkan pada Januari 2023 terdapat 615.416 kendaraan roda dua yang berhasil terjual ke masyarakat.
Dari jumlah di atas, matic masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 90.55 persen sepanjang Januari 2024. Posisi kedua diisi motor bebek 4.87 persen dan ketiga segmen sport 4.58 persen.
Tidak hanya penjualan motor nasional yang lesu, namun angka ekspor kendaran roda dua turut mengalami penurunan sampai 10.89 persen. Di Januari tahun lalu tercatat ada 39.269 unit dikirim ke berbagai belahan dunia.
Skutik masih mendominasi ekspor kendaraan roda dua bulan lalu. Kendaraan roda dua satu ini berkontribusi sampai 42.56 persen.
Kemudian underbone atau motor bebek berkontribusi 29.87 persen serya segmen sport berkontribusi 27.57 persen.
Di sisi lain banyak pihak yang mendengungkan kalau penjualan motor nasional turun karena dampak dari hajatan politik tahun ini atau Pemilu 2024.
Meski begitu Hari Budianto, Sekretaris Umum AISI mengatakan Pemilu 2024 diharapkan tak akan berdampak pada industri kendaraan roda dua Indonesia.
“Selama ini Pemilu juga tak pernah berdampak signifikan terhadap industri sepeda motor,” kata Hari Budianto di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu
AISI sendiri menargetkan penjualan motor nasional bisa menyentuh angka 6.5 juta unit sepanjang Januari hingga Desember 2024.
Angka tersebut ditetapkan bukan tanpa alasan, sebab pada 2023 AISI menuai hasil manis. Penjualan motor nasional berhasil menyentuh 6.2 juta unit.
Sementara pada 2023 penjualan motor per bulan rata-rata di angka 400 ribu sampai 600 ribu unit. Kemudian terbanyak ada di Maret dengan jumlah 633.155 unit.
Tentu penjualan motor 2023 menjadi paling tinggi dalam tiga tahun terakhir. Apalagi sejak Tanah Air dilanda pandemi Covid-19 pada 2020.
Di sisi lain jumlah di atas sukses melampaui target ditetapkan oleh AISI. Sebab sebelumnya mereka hanya mematok 6.1 juta unit.
Sementara realisasinya bisa lebih dari 6.2 juta unit atau 6.236.992 kendaraan roda dua. Tentu ini merupakan catatan manis bagi industri otomotif di Indonesia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 11:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
08 Desember 2025, 09:00 WIB
04 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026