New Honda Vario Evo 160 Meluncur, Harga Mulai Rp 28 Jutaan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
Penjualan motor Honda secara kredit di kuartal I 2024 alami kenaikan tipis dibanding perolehan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan motor Honda secara kredit melalui Fifastra pada kuartal I 2024 mengalami kenaikan dibandingkan periode serupa tahun lalu. Hal ini merupakan catatan positif mengingat pasar otomotif nasional cenderung lesu.
Berdasarkan data yang kami terima, nilai penyaluran pembiayaan tumbuh 5,5 persen dibanding kuartal I 2023 menjadi Rp 7 triliun. Sementara jumlah booking unit bertambah 5,4 persen hingga 418.000 unit.
Siswadi, Presiden Direktur PT Federal International Finance (FIF) mengungkap bahwa pertumbuhan kinerja tersebut tak lepas dari strategi pengelolaan rantai nilai yang efektif antara PT FIF serta Astra Honda Motor (AHM).
“Kinerja positif PT FIF merupakan bukti nyata dari kolaborasi dan sinergi solid dalam rantai pasokan Astra,” tegas Siswadi.
Pada periode Januari hingga Maret 2024, PT FIF tercacat berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun atau meningkat sebesar 16,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tak hanya itu, perusahaan di bawah bendera Grup Astra tersebut mencatat pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 3,8 persen atau Rp 11 triliun. Sementara kenaikan dari sisi jumlah unit yang dibiayai menjadi 805 ribu unit, tumbuh 0,8 persen.
Secara Net Service Asset (NSA), PT FIF juga membukukan pertumbuhan sebesar 12,3 persen menjadi Rp 41,6 triliun. Sementara tingkat Non-Performing Finance (NPF) hanya 1,2 persen atau masuk klasifikasi perusahaan pembiayaan sangat sehat di mata Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perlu diketahui bahwa selain Fifastra, PT FIF juga memiliki beberapa perusahaan pembiayaan lain yaitu Spektra, Danastra, Finatra dan Amitra. Masing-masing memilik data sendiri yang disampaikan secara terbuka.
Danastra sebagai pembiayaan multiguna mengalami kenaikan secara nilai penyaluran pembiayaan sampai Rp 3,5 triliun dengan kenaikan sebesar 3,3 persen. Namun secara booking turun 2,7 persen menjadi hanya 358.000 unit di kuartal I 2024.
Penurunan dirasakan Spektra yang membiayai alat elektronik, gadget sampai perabot rumah tangga. Pendapatan perusahaan tersebut berkurang 20,5 persen menjadi hanya Rp 101 miliar dan jumlah booking 20.855 unit.
Kemudian Finatra untuk pembiayaan mikroproduktif juga mengalami penurunan pendapatan jadi Rp 293 miliar, Namun jumlah booking naik 1,7 persen atau 4.125 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 13:14 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
16 Juni 2026, 19:00 WIB
15 Juni 2026, 11:02 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Terkini
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI
25 Juni 2026, 19:27 WIB
Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia