Pasar Motor Listrik Bakal Jalan di Tempat Tanpa Subsidi Tahun Ini
07 Januari 2026, 10:00 WIB
Penjualan motor Honda secara kredit di kuartal I 2024 alami kenaikan tipis dibanding perolehan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan motor Honda secara kredit melalui Fifastra pada kuartal I 2024 mengalami kenaikan dibandingkan periode serupa tahun lalu. Hal ini merupakan catatan positif mengingat pasar otomotif nasional cenderung lesu.
Berdasarkan data yang kami terima, nilai penyaluran pembiayaan tumbuh 5,5 persen dibanding kuartal I 2023 menjadi Rp 7 triliun. Sementara jumlah booking unit bertambah 5,4 persen hingga 418.000 unit.
Siswadi, Presiden Direktur PT Federal International Finance (FIF) mengungkap bahwa pertumbuhan kinerja tersebut tak lepas dari strategi pengelolaan rantai nilai yang efektif antara PT FIF serta Astra Honda Motor (AHM).
“Kinerja positif PT FIF merupakan bukti nyata dari kolaborasi dan sinergi solid dalam rantai pasokan Astra,” tegas Siswadi.
Pada periode Januari hingga Maret 2024, PT FIF tercacat berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun atau meningkat sebesar 16,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tak hanya itu, perusahaan di bawah bendera Grup Astra tersebut mencatat pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 3,8 persen atau Rp 11 triliun. Sementara kenaikan dari sisi jumlah unit yang dibiayai menjadi 805 ribu unit, tumbuh 0,8 persen.
Secara Net Service Asset (NSA), PT FIF juga membukukan pertumbuhan sebesar 12,3 persen menjadi Rp 41,6 triliun. Sementara tingkat Non-Performing Finance (NPF) hanya 1,2 persen atau masuk klasifikasi perusahaan pembiayaan sangat sehat di mata Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perlu diketahui bahwa selain Fifastra, PT FIF juga memiliki beberapa perusahaan pembiayaan lain yaitu Spektra, Danastra, Finatra dan Amitra. Masing-masing memilik data sendiri yang disampaikan secara terbuka.
Danastra sebagai pembiayaan multiguna mengalami kenaikan secara nilai penyaluran pembiayaan sampai Rp 3,5 triliun dengan kenaikan sebesar 3,3 persen. Namun secara booking turun 2,7 persen menjadi hanya 358.000 unit di kuartal I 2024.
Penurunan dirasakan Spektra yang membiayai alat elektronik, gadget sampai perabot rumah tangga. Pendapatan perusahaan tersebut berkurang 20,5 persen menjadi hanya Rp 101 miliar dan jumlah booking 20.855 unit.
Kemudian Finatra untuk pembiayaan mikroproduktif juga mengalami penurunan pendapatan jadi Rp 293 miliar, Namun jumlah booking naik 1,7 persen atau 4.125 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
04 Januari 2026, 13:00 WIB
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 20:00 WIB
BMW menyematkan Intelligent personal assistant baru di iX3 yang terintegrasi dengan ekosistem milik Amazon
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Insentif mobil listrik dari pemerintah jadi salah satu daya tarik, namun belum ada kepastian di 2026
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Kepadatan energi baterai pada sebuah EV menawarkan beberapa keunggulan, seperti efisiensi biaya yang diperlukan
07 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota memastikan para staf ekspatriat mereka di Venezuela dalam kondisi aman usai kejadian belakangan ini
07 Januari 2026, 16:00 WIB
Motor listrik Verge TS Pro akan mulai dijual untuk konsumen di Amerika Serikat dengan harga Rp 501,7 jutaan
07 Januari 2026, 15:17 WIB
SUV Hyundai New Creta Alpha ditawarkan Rp 455 juta, lebih rendah dari varian lain seperti dan N Line
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Segera meluncur di Indonesia, mobil listrik iCar V23 telah diuji tingkat keamanannya oleh ASEAN NCAP