Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah
03 April 2025, 07:55 WIB
Penjualan motor Honda secara kredit di kuartal I 2024 alami kenaikan tipis dibanding perolehan tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan motor Honda secara kredit melalui Fifastra pada kuartal I 2024 mengalami kenaikan dibandingkan periode serupa tahun lalu. Hal ini merupakan catatan positif mengingat pasar otomotif nasional cenderung lesu.
Berdasarkan data yang kami terima, nilai penyaluran pembiayaan tumbuh 5,5 persen dibanding kuartal I 2023 menjadi Rp 7 triliun. Sementara jumlah booking unit bertambah 5,4 persen hingga 418.000 unit.
Siswadi, Presiden Direktur PT Federal International Finance (FIF) mengungkap bahwa pertumbuhan kinerja tersebut tak lepas dari strategi pengelolaan rantai nilai yang efektif antara PT FIF serta Astra Honda Motor (AHM).
“Kinerja positif PT FIF merupakan bukti nyata dari kolaborasi dan sinergi solid dalam rantai pasokan Astra,” tegas Siswadi.
Pada periode Januari hingga Maret 2024, PT FIF tercacat berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun atau meningkat sebesar 16,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tak hanya itu, perusahaan di bawah bendera Grup Astra tersebut mencatat pertumbuhan nilai penyaluran pembiayaan sebesar 3,8 persen atau Rp 11 triliun. Sementara kenaikan dari sisi jumlah unit yang dibiayai menjadi 805 ribu unit, tumbuh 0,8 persen.
Secara Net Service Asset (NSA), PT FIF juga membukukan pertumbuhan sebesar 12,3 persen menjadi Rp 41,6 triliun. Sementara tingkat Non-Performing Finance (NPF) hanya 1,2 persen atau masuk klasifikasi perusahaan pembiayaan sangat sehat di mata Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perlu diketahui bahwa selain Fifastra, PT FIF juga memiliki beberapa perusahaan pembiayaan lain yaitu Spektra, Danastra, Finatra dan Amitra. Masing-masing memilik data sendiri yang disampaikan secara terbuka.
Danastra sebagai pembiayaan multiguna mengalami kenaikan secara nilai penyaluran pembiayaan sampai Rp 3,5 triliun dengan kenaikan sebesar 3,3 persen. Namun secara booking turun 2,7 persen menjadi hanya 358.000 unit di kuartal I 2024.
Penurunan dirasakan Spektra yang membiayai alat elektronik, gadget sampai perabot rumah tangga. Pendapatan perusahaan tersebut berkurang 20,5 persen menjadi hanya Rp 101 miliar dan jumlah booking 20.855 unit.
Kemudian Finatra untuk pembiayaan mikroproduktif juga mengalami penurunan pendapatan jadi Rp 293 miliar, Namun jumlah booking naik 1,7 persen atau 4.125 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 07:55 WIB
01 April 2025, 13:00 WIB
30 Maret 2025, 10:38 WIB
29 Maret 2025, 20:01 WIB
28 Maret 2025, 11:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik