Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Nozomi Electra tampil di PEVS 2022 sebagai bentuk perkenalan pada masyarakat sebelum mulai dijual tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Nozomi Otomotif Indonesia membawa kendaraan listrik terbaru mereka, Elektra di ajang Periklindo Electric Vehicle (PEVS) 2022. Meski belum diluncurkan, kehadirannya cukup menarik perhatian khususnya bagi mereka yang membutuhkan motor komersial.
Lillian Kristiawan, Factory Manager mengatakan bahwa Nozomi Electra telah dibekali oleh sejumlah keunggulan. Pasalnya, kendaraan beroda 3 ini dikembangkan oleh masyarakat Indonesia yang benar-benar paham kebutuhan pasar lokal.
“Kami sudah mengembangkannya sejak 2021 tetapi karena terhalang oleh Covid-19, maka baru dilanjutkan lagi sekarang. Kendaraan ini sudah dicoba mampu mengangkut beban hingga 500 kg dan menempuh jarak 50 Km,” tegasnya.
Ia pun mengklaim bahwa kendaraan tersebut sudah dilengkapi dengan beragam keunggulan, termasuk fitur keselamatan. Hal ini penting agar Electra bisa lulus uji di Dinas Perhubungan dan dijual ke masyarakat.
“Selain sudah dilengkapi sabuk pengaman, kendaraan ini juga sudah memiliki fitur yang membuatnya tidak bisa dikendarai saat dilakukan pengisian daya. Fitur-fitur tersebut adalah salah satu syarat agar Electra bisa diuji,” tegasnya
Tak hanya itu, mereka juga sudah menyematkan fitur untuk memastikan pengendara tidak kehabisan daya. Salah satunya adalah dengan memberi peringatan ketika baterai sudah mulai habis.
“Jadi ketika baterai sudah terpakai 80 persen akan muncul peringatan agar pengendara melakukan pengisian ulang. Untuk pengisiannya sendiri diperlukan waktu sekitar 11 jam dari 0 hingga 100 persen,” tambahnya.
Sudah lengkapnya persyaratan pun membuat dirinya percaya diri bahwa setelah pameran usai, pihaknya dapat melakukan pengajuan agar kendaraan mereka bisa dilakukan pengujian. Dengan demikian masyarakat bisa segera memilikinya.
“Target kami setelah pameran usai maka pengujian dilakukan, kira-kira November sudah lulus uji. Jadi kendaraan sudah bisa dijual ke masyarakat pada 2023,” tegasnya kemudian.
Ketika peluncuran dilakukan, harga Electra diperkirakan akan mencapai Rp60 jutaan. Besaran tersebut dinilai cukup kompetitif di segmen komersial.
“Dari awal pengembangannya kami memang fokus untuk dijadikan angkutan barang, bukan penumpang. Jadi seluruh fitur serta keselamatan, semua sudah disesuaikan untuk mengangkut barang,” pungkasnya.
Selain harga yang kompetitif, mereka juga memberikan sejumlah garansi khususnya baterai selama 2 tahun. Sehingga pelanggan bisa tenang dan percaya diri untuk menggunakannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda