Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Nozomi Electra tampil di PEVS 2022 sebagai bentuk perkenalan pada masyarakat sebelum mulai dijual tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Nozomi Otomotif Indonesia membawa kendaraan listrik terbaru mereka, Elektra di ajang Periklindo Electric Vehicle (PEVS) 2022. Meski belum diluncurkan, kehadirannya cukup menarik perhatian khususnya bagi mereka yang membutuhkan motor komersial.
Lillian Kristiawan, Factory Manager mengatakan bahwa Nozomi Electra telah dibekali oleh sejumlah keunggulan. Pasalnya, kendaraan beroda 3 ini dikembangkan oleh masyarakat Indonesia yang benar-benar paham kebutuhan pasar lokal.
“Kami sudah mengembangkannya sejak 2021 tetapi karena terhalang oleh Covid-19, maka baru dilanjutkan lagi sekarang. Kendaraan ini sudah dicoba mampu mengangkut beban hingga 500 kg dan menempuh jarak 50 Km,” tegasnya.
Ia pun mengklaim bahwa kendaraan tersebut sudah dilengkapi dengan beragam keunggulan, termasuk fitur keselamatan. Hal ini penting agar Electra bisa lulus uji di Dinas Perhubungan dan dijual ke masyarakat.
“Selain sudah dilengkapi sabuk pengaman, kendaraan ini juga sudah memiliki fitur yang membuatnya tidak bisa dikendarai saat dilakukan pengisian daya. Fitur-fitur tersebut adalah salah satu syarat agar Electra bisa diuji,” tegasnya
Tak hanya itu, mereka juga sudah menyematkan fitur untuk memastikan pengendara tidak kehabisan daya. Salah satunya adalah dengan memberi peringatan ketika baterai sudah mulai habis.
“Jadi ketika baterai sudah terpakai 80 persen akan muncul peringatan agar pengendara melakukan pengisian ulang. Untuk pengisiannya sendiri diperlukan waktu sekitar 11 jam dari 0 hingga 100 persen,” tambahnya.
Sudah lengkapnya persyaratan pun membuat dirinya percaya diri bahwa setelah pameran usai, pihaknya dapat melakukan pengajuan agar kendaraan mereka bisa dilakukan pengujian. Dengan demikian masyarakat bisa segera memilikinya.
“Target kami setelah pameran usai maka pengujian dilakukan, kira-kira November sudah lulus uji. Jadi kendaraan sudah bisa dijual ke masyarakat pada 2023,” tegasnya kemudian.
Ketika peluncuran dilakukan, harga Electra diperkirakan akan mencapai Rp60 jutaan. Besaran tersebut dinilai cukup kompetitif di segmen komersial.
“Dari awal pengembangannya kami memang fokus untuk dijadikan angkutan barang, bukan penumpang. Jadi seluruh fitur serta keselamatan, semua sudah disesuaikan untuk mengangkut barang,” pungkasnya.
Selain harga yang kompetitif, mereka juga memberikan sejumlah garansi khususnya baterai selama 2 tahun. Sehingga pelanggan bisa tenang dan percaya diri untuk menggunakannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana