Kalista Sebut Pentingnya Insentif untuk Dorong Adopsi EV Niaga
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Nozomi Electra tampil di PEVS 2022 sebagai bentuk perkenalan pada masyarakat sebelum mulai dijual tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Nozomi Otomotif Indonesia membawa kendaraan listrik terbaru mereka, Elektra di ajang Periklindo Electric Vehicle (PEVS) 2022. Meski belum diluncurkan, kehadirannya cukup menarik perhatian khususnya bagi mereka yang membutuhkan motor komersial.
Lillian Kristiawan, Factory Manager mengatakan bahwa Nozomi Electra telah dibekali oleh sejumlah keunggulan. Pasalnya, kendaraan beroda 3 ini dikembangkan oleh masyarakat Indonesia yang benar-benar paham kebutuhan pasar lokal.
“Kami sudah mengembangkannya sejak 2021 tetapi karena terhalang oleh Covid-19, maka baru dilanjutkan lagi sekarang. Kendaraan ini sudah dicoba mampu mengangkut beban hingga 500 kg dan menempuh jarak 50 Km,” tegasnya.
Ia pun mengklaim bahwa kendaraan tersebut sudah dilengkapi dengan beragam keunggulan, termasuk fitur keselamatan. Hal ini penting agar Electra bisa lulus uji di Dinas Perhubungan dan dijual ke masyarakat.
“Selain sudah dilengkapi sabuk pengaman, kendaraan ini juga sudah memiliki fitur yang membuatnya tidak bisa dikendarai saat dilakukan pengisian daya. Fitur-fitur tersebut adalah salah satu syarat agar Electra bisa diuji,” tegasnya
Tak hanya itu, mereka juga sudah menyematkan fitur untuk memastikan pengendara tidak kehabisan daya. Salah satunya adalah dengan memberi peringatan ketika baterai sudah mulai habis.
“Jadi ketika baterai sudah terpakai 80 persen akan muncul peringatan agar pengendara melakukan pengisian ulang. Untuk pengisiannya sendiri diperlukan waktu sekitar 11 jam dari 0 hingga 100 persen,” tambahnya.
Sudah lengkapnya persyaratan pun membuat dirinya percaya diri bahwa setelah pameran usai, pihaknya dapat melakukan pengajuan agar kendaraan mereka bisa dilakukan pengujian. Dengan demikian masyarakat bisa segera memilikinya.
“Target kami setelah pameran usai maka pengujian dilakukan, kira-kira November sudah lulus uji. Jadi kendaraan sudah bisa dijual ke masyarakat pada 2023,” tegasnya kemudian.
Ketika peluncuran dilakukan, harga Electra diperkirakan akan mencapai Rp60 jutaan. Besaran tersebut dinilai cukup kompetitif di segmen komersial.
“Dari awal pengembangannya kami memang fokus untuk dijadikan angkutan barang, bukan penumpang. Jadi seluruh fitur serta keselamatan, semua sudah disesuaikan untuk mengangkut barang,” pungkasnya.
Selain harga yang kompetitif, mereka juga memberikan sejumlah garansi khususnya baterai selama 2 tahun. Sehingga pelanggan bisa tenang dan percaya diri untuk menggunakannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 19:00 WIB
27 November 2025, 17:00 WIB
27 November 2025, 13:00 WIB
26 November 2025, 10:00 WIB
23 November 2025, 17:00 WIB
Terkini
11 Desember 2025, 18:33 WIB
Mobil yang diyakini bakal jadi Wuling Almaz Darion di Indonesia resmi meluncur, ada tiga opsi jantung pacu
11 Desember 2025, 17:16 WIB
Gokart indoor terbaru di Jakarta, Drift.inc resmi dibuka di Central Park Mall dengan panjang trek 284 meter
11 Desember 2025, 16:00 WIB
GWM Puri memiliki fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts) untuk bisa memanjakan konsumen setia
11 Desember 2025, 15:00 WIB
Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI
11 Desember 2025, 14:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026
11 Desember 2025, 13:00 WIB
Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025
11 Desember 2025, 12:00 WIB
Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160
11 Desember 2025, 11:00 WIB
Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah