Tips Aman Meninggalkan Motor Listrik saat Mudik Lebaran 2026
16 Maret 2026, 13:34 WIB
Nozomi Electra tampil di PEVS 2022 sebagai bentuk perkenalan pada masyarakat sebelum mulai dijual tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Nozomi Otomotif Indonesia membawa kendaraan listrik terbaru mereka, Elektra di ajang Periklindo Electric Vehicle (PEVS) 2022. Meski belum diluncurkan, kehadirannya cukup menarik perhatian khususnya bagi mereka yang membutuhkan motor komersial.
Lillian Kristiawan, Factory Manager mengatakan bahwa Nozomi Electra telah dibekali oleh sejumlah keunggulan. Pasalnya, kendaraan beroda 3 ini dikembangkan oleh masyarakat Indonesia yang benar-benar paham kebutuhan pasar lokal.
“Kami sudah mengembangkannya sejak 2021 tetapi karena terhalang oleh Covid-19, maka baru dilanjutkan lagi sekarang. Kendaraan ini sudah dicoba mampu mengangkut beban hingga 500 kg dan menempuh jarak 50 Km,” tegasnya.
Ia pun mengklaim bahwa kendaraan tersebut sudah dilengkapi dengan beragam keunggulan, termasuk fitur keselamatan. Hal ini penting agar Electra bisa lulus uji di Dinas Perhubungan dan dijual ke masyarakat.
“Selain sudah dilengkapi sabuk pengaman, kendaraan ini juga sudah memiliki fitur yang membuatnya tidak bisa dikendarai saat dilakukan pengisian daya. Fitur-fitur tersebut adalah salah satu syarat agar Electra bisa diuji,” tegasnya
Tak hanya itu, mereka juga sudah menyematkan fitur untuk memastikan pengendara tidak kehabisan daya. Salah satunya adalah dengan memberi peringatan ketika baterai sudah mulai habis.
“Jadi ketika baterai sudah terpakai 80 persen akan muncul peringatan agar pengendara melakukan pengisian ulang. Untuk pengisiannya sendiri diperlukan waktu sekitar 11 jam dari 0 hingga 100 persen,” tambahnya.
Sudah lengkapnya persyaratan pun membuat dirinya percaya diri bahwa setelah pameran usai, pihaknya dapat melakukan pengajuan agar kendaraan mereka bisa dilakukan pengujian. Dengan demikian masyarakat bisa segera memilikinya.
“Target kami setelah pameran usai maka pengujian dilakukan, kira-kira November sudah lulus uji. Jadi kendaraan sudah bisa dijual ke masyarakat pada 2023,” tegasnya kemudian.
Ketika peluncuran dilakukan, harga Electra diperkirakan akan mencapai Rp60 jutaan. Besaran tersebut dinilai cukup kompetitif di segmen komersial.
“Dari awal pengembangannya kami memang fokus untuk dijadikan angkutan barang, bukan penumpang. Jadi seluruh fitur serta keselamatan, semua sudah disesuaikan untuk mengangkut barang,” pungkasnya.
Selain harga yang kompetitif, mereka juga memberikan sejumlah garansi khususnya baterai selama 2 tahun. Sehingga pelanggan bisa tenang dan percaya diri untuk menggunakannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 13:34 WIB
13 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Maret 2026, 18:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif