Aismoli Target 100 Ribu Motor Listrik Bisa Terjual pada 2026
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Diklaim lebih bertenaga dari Harley Davidson Street Bob, motor listrik China ini debut di AS lewat CES 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – China bisa dibilang jadi negara yang paling gencar meluncurkan lini kendaraan listrik. Di tengah era elektrifikasi negara tirai bambu ini mulai menguasai pasar.
Tidak hanya di kendaraan roda empat tapi juga sepeda motor. Pada gelaran CES (Consumer Electronics Show) 2024 di Las Vegas, motor listrik China ini mulai rambah pasar Amerika Serikat.
Adalah Horwin, merek yang berbasis di China dan baru akan mulai berjualan di AS melalui pameran tersebut. Ekspansi ke wilayah Eropa dilakukan dengan perkenalan model Senmenti 0.
Buat gambaran dimensi, Senmenti 0 punya pelek berukuran tidak jauh dari skutik Suzuki Burgman 400. Hanya saja belum ada spesifikasi lebih lengkap dari Senmenti 0 sebagai pembanding.
Ada beberapa model masuk ke seri Senmenti, masih merupakan konsep serta unit yang sudah siap diproduksi massal.
Senmenti 0 sendiri jadi model siap produksi dari Horwin. Pihak pabrikan menyebut motor ini sebagai ADV bertenaga listrik dengan performa tinggi.
Punya ukuran terbilang besar, Senmenti 0 dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 16.2 kWh yang memiliki bobot cukup berat.
Bekal baterai itu membuat motor listrik China Horwing tersebut bisa menghasilkan tenaga sampai 98 hp dengan torsi buas di 893.2 Nm dan akselerasi 0-100 km dalam waktu 2.8 detik.
Sama seperti motor listrik pada umumnya kecepatan dibatasi. Senmenti 0 bisa dipacu sampai 200 km/jam.
Konfigurasi tersebut bahkan dikatakan lebih kuat dari motor Harley Davidson Bob Street Bob yang dibekali torsi 161.3 Nm.
Kemudian berdasarkan pengetesan metode WLTP (World Harmonized Light Vehicle Test Procedure) Horwin Senmenti 0 dapat menempuh jarak 299 km dalam sekali pengisian daya.
Pengecasan praktis dan bisa dilakukan di rumah. Dari 0 persen ke 80 persen pemilik hanya butuh waktu 30 menit.
Fitur disematkan juga modern, ada TFT display berukuran tujuh inci menampilkan beragam informasi seperti mode berkendara, pemanas jok sampai kamera belakang.
Di sektor keselamatan ada ARAS (Advanced Riding Assistance System), didesain buat meningkatkan personalisasi. Ini dapat menyesuaikan motor sesuai pola berkendara pemilik sehingga meminimalisir kemungkinan kecelakaan.
Konsumen AS sudah bisa melakukan pemesanan dengan menyiapkan booking fee US$100 atau setara Rp1.5 jutaan dalam kurs rupiah.
Sedangkan jika bicara harga Senmenti 0 dibanderol US$16.800 (Rp261.4 jutaan).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya