Meski Sedikit, Polytron Akui Ada Baterai Motor Listrik Rusak

Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan

Meski Sedikit, Polytron Akui Ada Baterai Motor Listrik Rusak
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 12 Desember 2025 | 08:00 WIB

KatadataOTO – Polytron menegaskan telah memastikan produk yang mereka jual memiliki kualitas baik. Namun tetap saja ada beberapa kendaraan alami kerusakan khususnya di baterai.

Akibatnya pelanggan pun harus melakukan perbaikan agar motor bisa beroperasi kembali. Meski demikian, Ilman Fachrian, Head of Group Product EV 2W mengungkap jumlahnya terbilang kecil.

“Kerusakan baterai memang sudah ada tapi jumlahnya kecil, kurang dari 2 persen dari total produk. Karena masih garansi maka telah diperbaiki,” ungkapnya pada media beberapa waktu lalu.

Sayangnya ia tidak menjelaskan secara rinci penyebab dari kerusakan baterai.

Polytron
Photo: KatadataOTO

“Penyebabnya masih diselidiki tapi tidak menutup kemungkinan akibat penggunaan portable fast charging. Produk tersebut biasanya dibeli di aftermarket sehingga merusak baterai,” tambahnya kemudian.

Meski memudahkan pelanggan, produk tersebut memang berpotensi merusak baterai. Pasalnya aliran listrik yang masuk menjadi lebih besar dari seharusnya.

“Tapi selama itu masih dalam masa garansi maka sementara ini tetap kami tanggung kerusakannya,” tambahnya kemudian.

Luncurkan Portable Fast Charging Sendiri

Situasi tersebut pun membuat Polytron berinisiatif untuk mengembangkan portable fast charging. Dengan melakukan pengembangan sendiri maka diharapkan pengisian daya bisa disesuaikan agar sesuai kebutuhan.

“Portable fast charging dipasaran tidak diketahui dikembangkan untuk baterai apa. Sementara kalau kami luncurkan sendiri maka semua sudah disesuaikan buat produk Polytron,” tegasnya.

Selama pengembangan pun portable fast charging yang akan mereka luncurkan sudah relatif aman. Sehingga diharapkan usia baterai bisa tetap panjang.

“Tapi kami tetap akan sampaikan dampak dari penggunaan portable fast charging. Walau produk yang ditawarkan nantinya sudah relatif aman,” tegasnya.

Polytron
Photo: KatadataOTO

Meski tidak menjelaskan secara detail, perangkat itu bisa membuat baterai terisi penuh dalam dua jam. Waktu tersebut jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan pengisian daya standar yang butuh 4 jam.

Dengan demikian pelanggan yang melakukan perjalanan jarak jauh bisa lebih percaya diri. Pasalnya pengisian daya jadi lebih optimal dan tak membuang waktu telalu banyak.


Terkini

mobil
Leapmotor

Komitmen Leapmotor Penuhi TKDN 60 Persen, Potensi Harga Naik

Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia

otosport
MotoGP 2027

Susunan Pembalap MotoGP 2027 Sudah Lengkap, Banyak Nama Baru

LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027

mobil
iCar V25

iCar V25 REEV Debut di Cina, Berpeluang Masuk Indonesia

Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI

mobil
Chery Q

Chery Q Dikirim ke Konsumen Bulan Ini, Bantu Dorong Penjualan

Pemesanan Chery Q yang tembus ribuan unit diyakini dapat berkontribusi dongkrak penjualan mereka di Indonesia

mobil
Veloz Hybrid

Wholesales Mobil Hybrid Naik di September 2026, PHEV Turun

Mobil hybrid masih jadi satu opsi utama kendaraan ramah lingkungan yang praktis, catat penjualan positif

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Generasi Kedua Resmi Debut, Bisa Pakai Flash Charging

Berkat penggunaan Blade Battery 2.0, BYD Atto 1 generasi kedua kini bisa diisi daya dalam waktu lebih singkat

news
AiMOGA Mobo

AiMOGA Siap Dipinang di Chery International User Summit 2026

AiMOGA Robotic dikabarkan telah siap untuk memasarkan robot humanoid pendamping keluarga pertama di dunia

mobil
Wuling

DHL Express Perkuat Armada Logistik dengan 30 Unit Wuling Mitra EV

DHL Express percayakan Wuling Mitra EV, langkah strategis mempercepat transisi kendaraan listrik komersial