Seluruh Motor Listrik ALVA Tembus Jarak Tempuh 78 Juta Kilometer
31 Juli 2026, 16:58 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polytron menegaskan telah memastikan produk yang mereka jual memiliki kualitas baik. Namun tetap saja ada beberapa kendaraan alami kerusakan khususnya di baterai.
Akibatnya pelanggan pun harus melakukan perbaikan agar motor bisa beroperasi kembali. Meski demikian, Ilman Fachrian, Head of Group Product EV 2W mengungkap jumlahnya terbilang kecil.
“Kerusakan baterai memang sudah ada tapi jumlahnya kecil, kurang dari 2 persen dari total produk. Karena masih garansi maka telah diperbaiki,” ungkapnya pada media beberapa waktu lalu.
Sayangnya ia tidak menjelaskan secara rinci penyebab dari kerusakan baterai.
“Penyebabnya masih diselidiki tapi tidak menutup kemungkinan akibat penggunaan portable fast charging. Produk tersebut biasanya dibeli di aftermarket sehingga merusak baterai,” tambahnya kemudian.
Meski memudahkan pelanggan, produk tersebut memang berpotensi merusak baterai. Pasalnya aliran listrik yang masuk menjadi lebih besar dari seharusnya.
“Tapi selama itu masih dalam masa garansi maka sementara ini tetap kami tanggung kerusakannya,” tambahnya kemudian.
Situasi tersebut pun membuat Polytron berinisiatif untuk mengembangkan portable fast charging. Dengan melakukan pengembangan sendiri maka diharapkan pengisian daya bisa disesuaikan agar sesuai kebutuhan.
“Portable fast charging dipasaran tidak diketahui dikembangkan untuk baterai apa. Sementara kalau kami luncurkan sendiri maka semua sudah disesuaikan buat produk Polytron,” tegasnya.
Selama pengembangan pun portable fast charging yang akan mereka luncurkan sudah relatif aman. Sehingga diharapkan usia baterai bisa tetap panjang.
“Tapi kami tetap akan sampaikan dampak dari penggunaan portable fast charging. Walau produk yang ditawarkan nantinya sudah relatif aman,” tegasnya.
Meski tidak menjelaskan secara detail, perangkat itu bisa membuat baterai terisi penuh dalam dua jam. Waktu tersebut jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan pengisian daya standar yang butuh 4 jam.
Dengan demikian pelanggan yang melakukan perjalanan jarak jauh bisa lebih percaya diri. Pasalnya pengisian daya jadi lebih optimal dan tak membuang waktu telalu banyak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
05 Juli 2026, 16:57 WIB
Terkini
03 Agustus 2026, 07:00 WIB
All New Mazda CX-5 resmi meluncur di GIIIAS 2026, mobil ini dipasarkan dengan banderol mulai Rp 599 jutaan
03 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa hari ini, simak daftar lokasi dan persyaratannya
03 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
03 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini berlaku mulai pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB untuk mengurai kepadatan
02 Agustus 2026, 23:40 WIB
Geely menggandeng Garasi Drift untuk memodifikasi Coolray dengan mengusung gaya motorsport di GIIAS 2026
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
Wuling Aira ev hadir di GIIAS 2026 dengan menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen, simak penjelasannya
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
Nissan Indonesia hadirkan Fairlady Z di GIIAS 2026 dan konsumen bisa langsung memesan dengan cara terbatas
02 Agustus 2026, 19:00 WIB
Konsumen bisa mendapatkan sejumlah penawaran menarik dari OLXMobbi di GIIAS 2026, bisa tukar tambah mobil