Yamaha Siap Dukung Kebutuhan Kopdes Merah Putih, Harga Kompetitif
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Sistem Y-Shift Yamaha NMax Turbo bikin berkendara di jalan-jalan pegunungan makin menyenangkan. Berikut cara memaksimalkannya.
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing kembali menggelar event tahunan Editor on Wheel (26–27 November 2025) yang melibatkan beberapa editor media otomotif nasional termasuk KatadataOTO. Kali ini perjalanan mengambil jalur Yogyakarta menuju Semarang via Kopeng–Salatiga.
"NMAX "TURBO" kita pilih sebagai kendaraan utama yang digunakan oleh para Editors, karena punya banyak sekali fitur yang mendukung performa dan kenyamanan touring seperti YECVT, sistem navigasi, posisi kaki yang rileks, dan performance damper pada varian TechMAX yang meningkatkan kualitas handling" jelas Rifky Maulana, PR Public Relation, YRA & Community Manager PT YIMM.
Yamaha NMax Turbo kembali digunakan dalam touring santai namun melewati jalan dengan medan cukup menarik dengan cuaca hujan hampir sepanjang perjalanan pada hari pertama menuju Salatiga. Dan di sini KatadataOTO merasa justru saat yang tepat untuk memaksimalkan penggunaan sistem YECVT (Yamaha Electric Continuous Variable Transmission) pada motor ini.
Untuk diketahui, sistem ini sudah tidak menggunakan roller mekanis pada sistem CVT pada umumnya. Motor listrik (ECVT motor) menjadi penggerak maju–mundur primary sheave dengan kontrol Transmission Control Unit (TCU), artinya rasio transmisi berubah otomatis tergantung bukaan gas dan kondisi jalan.
Pengemudi bisa mengintervensi kerja sistem ini melalui fitur Y-Shift. Secara manual dapat menentukan 3 tingkat percepatan sesuai kebutuhan dan feeling berkendara, khusus untuk mengubah tingkat deselerasi atau engine brake serta kemudian melesat saat berakselerasi, juga guna menahan kecepatan untuk membantu pengereman.
Sistem ini juga punya 2 pilihan mode pengendaraan: T-Mode untuk penggunaan harian atau S-Mode jika ingin performa sport atau respons gas lebih galak.
Jalur Kaliurang menuju Kopeng dengan cuaca hujan dan berkabut menjadi menu pertama perjalanan. Tanjakan–turunan panjang dan jalan basah justru menjadi ajang memanfaatkan fitur Y-Shift secara maksimal.
Hampir setiap masuk tikungan dan kemudian menanjak, KatadataOTO memanfaatkan engine brake secara manual dengan menurunkan 2 hingga 3 tingkat percepatan (sesuai kebutuhan). Di jalan basah kami mencoba mengurangi kerja sistem pengereman ABS dengan melakukan engine brake demi menjaga putaran mesin agar momentum melewati jalan menanjak bisa dilakukan dengan tenaga mesin maksimal.
Demikian juga saat melewati turunan-turunan panjang. Engine brake bisa dilakukan secara manual sesuai kebutuhan sehingga secara sistematis menopang kinerja pengereman.
Jujur saja KatadataOTO menemukan kesenangan tersendiri saat memaksimalkan Y-Shift selama perjalanan. Karena selain membuat perjalanan menjadi mudah, suara deru mesin saat engine brake membawa kenikmatan tersendiri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 10:00 WIB
01 Maret 2026, 10:00 WIB
28 Februari 2026, 09:28 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
23 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga