Alva Komitmen Kebut Bangun Ekosistem Motor Listrik Di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Alva senang minat masyarakat terhadap motor listrik subsidi kian tinggi, jadi kuota tersisa tinggal sedikit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Minat masyarakat terhadap motor listrik subsidi pemerintah semakin besar. Terlihat dari data yang ditampilkan di laman resmi SISAPIRa.
Di dalamnya tertera kalau sudah ada 24.042 unit kendaraan roda dua setrum tersalurkan. Lalu 2.871 orang tengah menjalani verifikasi.
Sementara 17.034 masyarakat baru saja mendaftarkan diri untuk mendapatkan motor listrik subsidi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Angka tersebut meningkat cukup signifikan.
Sebab pada Kamis (20/6) baru ada 19.511 unit tersalurkan ke konsumen. Jadi terdapat kenaikan sekitar 4.531 unit selama tiga pekan.
Sejumlah pihak pun menyambut gembira capaian positif ini. Termasuk salah satunya produsen motor listrik di Indonesia, yakni Alva.
“Kita senang melihat antusias dari masyarakat di Tanah Air. Apalagi setelah ada edukasi, konsumen sudah tau bedanya motor listrik dengan model konvensional,” ujar Putu Yudha, Chief Marketing Officer PT IMG (Ilectra Motor Group) saat ditemui KatadataOTO di GIIAS 2024.
Ia pun berharap bantuan dari Presiden Jokowi mampu mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan roda dua setrum. Terlebih model yang bisa dibeli pun sudah cukup banyak.
“Tujuan kita semua supaya konsumen mau memakai kendaraan dengan energi lebih hijau, dampaknya sekarang bisa dilihat di jalanan banyak motor listrik,” tegas Putu Yudha.
Putu pun percaya diri kuota motor listrik subsidi telah ditetapkan sebanyak 50 ribu unit di 2024 bisa tercapai. Apalagi dengan tingginya minat masyarakat sekarang.
“Artinya jika dilihat dari data kan sudah jelas, kami percaya itu bakal terealisasi,” Putu menambahkan.
Sebelumnya Budi Setiyadi, Ketua Umum Aismoli (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia) mengaku senang melihat minat masyarakat terhadap motor listrik subsidi.
“Artinya makin banyak masyarakat yang paham nilai motor listrik. Selain itu mereka tahu terdapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp 7 juta,” kata Budi.
Aimosili pun percaya diri masyarakat mau beralih dari kendaraan konvensional. Lalu kuota telah ditetapkan pemerintah di 2024 bisa terserap maksimal.
“Kalau saya lihat, cari di media sosial dan perhatikan di jalanan sudah makin banyak yang pakai. Jadi masyarakat paham ke depan kendaraan listrik akan mendominasi,” tutur Budi.
Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta para menteri telah menetapkan kuota motor listrik subsidi pada 2024 sebesar 50 ribu unit. Artinya sekarang tersisa sekitar 25.958 unit lagi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 19:00 WIB
24 Juni 2026, 15:00 WIB
20 Juni 2026, 18:05 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi