Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Kementerian ESDM gelar program konversi motor listrik gratis berkat adanya CSR dari perusahaan swasta
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar program konversi motor listrik gratis. Tawaran tersebut berikan pada masyarakat yang ingin mengubah kendaraan roda dua berbahan bakar bensin mereka menjadi elektritifikasi.
Hal ini mereka lakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Terlebih konversi dari mesin pembakaran jadi elektrifikasi tidak murah.
“Kementerian ESDM mengundang semua pemilik kendaraan motor roda dua. Akses ke situs ESDM agar nanti dikonversi secara gratis,” ujar Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) dilansir Antara (24/04).
Konversi sepeda motor tersebut bisa dilakukan di bengkel-bengkel yang sudah disertifikasi oleh Kementerian ESDM. Untuk mengetahui lokasi bengkel tersertifikasi, masyarakat dapat mengakses informasi situs resmi mereka.
“Ini merupakan upaya kami aga sepeda motor yang ada di jalan tidak mengeluarkan emisi gas buang,” tambanya Eniya kemudian.
Dirinya menambahkan bahwa untuk melakukan konversi motor bensin menjadi listrik membutuhkan biaya kira-kira Rp 17 hingga Rp 15 juta. Namun pemerintah sebenarnya sudah memberikan subsidi sebesar Rp 10 juta.
“Sebetulnya, selisih dari bantuan Rp10 juta itu sisanya ditanggung sendiri. Tapi karena kami dibantu oleh program CSR maka bisa gratis,” kata Eniya.
Oleh karena itu, Eniya juga mengajak pelaku usaha agar memberi dukungan kepada pemerintah dalam menggalakkan konversi dari motor bensin ke motor listrik. Caranya adalah dengan memberikan CSR (corporate social responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan).
“Kalau ada perusahaan yang dapat mendukung kami juga, silakan kontak ke ESDM, ke tempat saya,” kata Eniya.
Dalam kesempatan tersebut, Eniya juga meyakinkan bahwa energi yang dibutuhkan kendaraan listrik lebih hemat apabila dibandingkan dengan BBM dalam menempuh jarak serupa.
“Jadi untuk menempuh jarak yang sama harga listrik itu jauh lebih murah. Sekarang sekitar sepertiga hingga seperlima dari harga BBM,” ujar eks Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu.
Sebelumnya diberitakan bahwa pada 2023 pencapaian realisasi konversi kendaraan roda dua berbahan bakar minyak menjadi setrum tak sampai 1.000 unit di 2023. Padahal pemerintah telah memberi kuota sampai 50.000 unit.
Sementara tahun ini diharapkan jumlahnya bisa lebih baik karena masyarakat sudah mulai teredukasi terhadap kendaraan listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat