Motor Listrik Yamaha Bertolak Belakang Dengan Selera Pasar RI
27 Maret 2025, 11:10 WIB
Kementerian ESDM gelar program konversi motor listrik gratis berkat adanya CSR dari perusahaan swasta
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar program konversi motor listrik gratis. Tawaran tersebut berikan pada masyarakat yang ingin mengubah kendaraan roda dua berbahan bakar bensin mereka menjadi elektritifikasi.
Hal ini mereka lakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Terlebih konversi dari mesin pembakaran jadi elektrifikasi tidak murah.
“Kementerian ESDM mengundang semua pemilik kendaraan motor roda dua. Akses ke situs ESDM agar nanti dikonversi secara gratis,” ujar Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) dilansir Antara (24/04).
Konversi sepeda motor tersebut bisa dilakukan di bengkel-bengkel yang sudah disertifikasi oleh Kementerian ESDM. Untuk mengetahui lokasi bengkel tersertifikasi, masyarakat dapat mengakses informasi situs resmi mereka.
“Ini merupakan upaya kami aga sepeda motor yang ada di jalan tidak mengeluarkan emisi gas buang,” tambanya Eniya kemudian.
Dirinya menambahkan bahwa untuk melakukan konversi motor bensin menjadi listrik membutuhkan biaya kira-kira Rp 17 hingga Rp 15 juta. Namun pemerintah sebenarnya sudah memberikan subsidi sebesar Rp 10 juta.
“Sebetulnya, selisih dari bantuan Rp10 juta itu sisanya ditanggung sendiri. Tapi karena kami dibantu oleh program CSR maka bisa gratis,” kata Eniya.
Oleh karena itu, Eniya juga mengajak pelaku usaha agar memberi dukungan kepada pemerintah dalam menggalakkan konversi dari motor bensin ke motor listrik. Caranya adalah dengan memberikan CSR (corporate social responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan).
“Kalau ada perusahaan yang dapat mendukung kami juga, silakan kontak ke ESDM, ke tempat saya,” kata Eniya.
Dalam kesempatan tersebut, Eniya juga meyakinkan bahwa energi yang dibutuhkan kendaraan listrik lebih hemat apabila dibandingkan dengan BBM dalam menempuh jarak serupa.
“Jadi untuk menempuh jarak yang sama harga listrik itu jauh lebih murah. Sekarang sekitar sepertiga hingga seperlima dari harga BBM,” ujar eks Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu.
Sebelumnya diberitakan bahwa pada 2023 pencapaian realisasi konversi kendaraan roda dua berbahan bakar minyak menjadi setrum tak sampai 1.000 unit di 2023. Padahal pemerintah telah memberi kuota sampai 50.000 unit.
Sementara tahun ini diharapkan jumlahnya bisa lebih baik karena masyarakat sudah mulai teredukasi terhadap kendaraan listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Maret 2025, 11:10 WIB
26 Maret 2025, 20:00 WIB
08 Maret 2025, 17:00 WIB
07 Maret 2025, 09:00 WIB
04 Maret 2025, 08:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi