Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Kementerian ESDM alami kendala dalam program konversi motor bensin jadi listrik karena keterbatasan unit
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Target Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkonversi 1.000 sepeda motor menjadi kendaraan listrik di 2022 mengalami kendala. Pasalnya hingga September 2022 baru 120 unit yang berhasil dilakukan ubahan kemudian diuji coba hingga jarak 10.000 km.
Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM mengatakan bahwa tantangan konversi motor bensin jadi listrik karena keterbatasan kendaraan.
Kementerian ESDM telah bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti PLN dan Pertamina untuk mencapai target. Tetapi progresnya memang tidak banyak karena kedua BUMN tersebut tidak memiliki sepeda motor, mereka saat ini kebanyakan sewa,” ungkap Dadan, dilansir dari katadata.co.id.
Meski demikian pihaknya mengaku tidak akan berhenti untuk mengembangkan kendaraan listrik. Ia bahkan mengklaim masih terus menawarkan konversi sepeda motor listrik ke beberapa kementerian.
"Kami masih terus menawarkan konversi motor listrik ke sejumlah Kementerian. Selain memiliki pengalaman dan punya yang sudah disertifikasi, kami akan terus melakukan sosialisasi lebih gencar," tegas Dadan.
Di sisi lain, PLN terus mengembangkan infrastruktur untuk kendaraan listrik di Tanah Air. Mereka saat ini masih fokus untuk memperluas jaringan juga jangkauan pengisian daya kendaraan listrik termasuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Hingga November 2022, setidaknya sudah ada 439 unit SPKLU dan 961 unit, tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, Jawa Timur, Bali juga Nusa Tenggara menjadi yang terbesar dengan 136 SPKLU serta 126 SPBKLU.
Besarnya jumlah fasilitas di wilayah tersebut disebabkan adanya acara KTT G20 beberapa waktu lalu. Pembangunan sangat dipercepat guna memastikan
Wilayah kedua terbesar adalah Jakarta dengan fasilitas terbangun 118 SPKLU serta 359 SPBKLU. Di posisi ketiga ditempati oleh Jawa Barat berkat 50 SPKLU ditambah 189 SPBKLU.
Selanjutnya adalah wilayah Sumatera yang saat ini memiliki 45 SPKLU dan 12 SPBKLU. Kemudian untuk Sulawesi, Kalimantan dan Maluku terdapat 35 SPKLU serta 13 SPBKLU.
Di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta telah terdapat 30 SPKLU serta 35 SPBKLU. Terakhir di wilayah Banten telah terbangun 25 SPKLU ditambah 227 SPBKLU.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan