Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi
25 September 2026, 19:00 WIB
Kementerian ESDM alami kendala dalam program konversi motor bensin jadi listrik karena keterbatasan unit
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Target Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengkonversi 1.000 sepeda motor menjadi kendaraan listrik di 2022 mengalami kendala. Pasalnya hingga September 2022 baru 120 unit yang berhasil dilakukan ubahan kemudian diuji coba hingga jarak 10.000 km.
Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM mengatakan bahwa tantangan konversi motor bensin jadi listrik karena keterbatasan kendaraan.
Kementerian ESDM telah bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti PLN dan Pertamina untuk mencapai target. Tetapi progresnya memang tidak banyak karena kedua BUMN tersebut tidak memiliki sepeda motor, mereka saat ini kebanyakan sewa,” ungkap Dadan, dilansir dari katadata.co.id.
Meski demikian pihaknya mengaku tidak akan berhenti untuk mengembangkan kendaraan listrik. Ia bahkan mengklaim masih terus menawarkan konversi sepeda motor listrik ke beberapa kementerian.
"Kami masih terus menawarkan konversi motor listrik ke sejumlah Kementerian. Selain memiliki pengalaman dan punya yang sudah disertifikasi, kami akan terus melakukan sosialisasi lebih gencar," tegas Dadan.
Di sisi lain, PLN terus mengembangkan infrastruktur untuk kendaraan listrik di Tanah Air. Mereka saat ini masih fokus untuk memperluas jaringan juga jangkauan pengisian daya kendaraan listrik termasuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Hingga November 2022, setidaknya sudah ada 439 unit SPKLU dan 961 unit, tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, Jawa Timur, Bali juga Nusa Tenggara menjadi yang terbesar dengan 136 SPKLU serta 126 SPBKLU.
Besarnya jumlah fasilitas di wilayah tersebut disebabkan adanya acara KTT G20 beberapa waktu lalu. Pembangunan sangat dipercepat guna memastikan
Wilayah kedua terbesar adalah Jakarta dengan fasilitas terbangun 118 SPKLU serta 359 SPBKLU. Di posisi ketiga ditempati oleh Jawa Barat berkat 50 SPKLU ditambah 189 SPBKLU.
Selanjutnya adalah wilayah Sumatera yang saat ini memiliki 45 SPKLU dan 12 SPBKLU. Kemudian untuk Sulawesi, Kalimantan dan Maluku terdapat 35 SPKLU serta 13 SPBKLU.
Di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta telah terdapat 30 SPKLU serta 35 SPBKLU. Terakhir di wilayah Banten telah terbangun 25 SPKLU ditambah 227 SPBKLU.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 19:00 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
03 September 2026, 07:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa