VinFast Siap Luncurkan Motor Listrik di Awal Semester II 2026
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Memasuki bulan kelima di 2025 pemerintah tak kunjung berikan bocoran soal kelanjutan subsidi motor listrik
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Produsen EV (Electric Vehicle) roda dua di Tanah Air perlu bersabar tahun ini. Sebab pemerintah belum memberikan kejelasan terkait subsidi motor listrik berupa potongan harga Rp 7 juta untuk kendaraan yang memenuhi persyaratan.
Sementara buat mobil, tetap berlaku insentif pajak 10 persen. Mobil hybrid juga kebagian berupa subsidi pajak tiga persen.
Skema subsidi motor listrik memang berbeda karena potongan diberikan langsung pada harga kendaraan. Ketika konsumen melakukan pembelian, pihak produsen yang harus lebih dulu menanggung.
Pihak pemerintah masih enggan memberikan bocoran soal subsidi motor listrik yang dinanti oleh sejumlah manufaktur dan konsumen di 2025.
Pemerintah sepertinya masih akan fokus ke kendaraan bermotor listrik roda empat. Pasca pemberian insentif pajak, angka penjualan mobil listrik mencatatkan hasil positif.
Sementara subsidi motor listrik temui banyak kendala. Laporan turut menunjukkan bahwa tidak jarang diler kesulitan menanggung diskon Rp 7 juta buat setiap penjualan.
Sebab potongan harga Rp 7 juta yang diganti pemerintah melalui subsidi disebutkan tidak langsung sampai ke tangan produsen dalam waktu dekat. Sehingga berpeluang menyebabkan kerugian.
Ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut, perwakilan Kemenko (Kementerian Perkonomian) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI menjawab dengan terbatas.
“Saya tidak tahu, harus ditanya dulu. Saya sedang menyiapkan laporan untuk Perpres (Peraturan Presiden) 79,” kata Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI sekaligus Dewan Pembina AEML (Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik) di Jakarta, Jumat (20/05).
Insentif masih dinilai sebagai salah satu daya tarik bagi konsumen dalam melakukan pembelian kendaraan roda dua berbasis listrik.
Sehingga dengan absennya insentif, ia belum dapat memproyeksi bagaimana pertumbuhan motor listrik secara nasional di masa mendatang.
Lima bulan memasuki 2025 produsen belum mendengar kelanjutan program subsidi motor listrik. Di sisi lain, kiprah mobil listrik dan hybrid semakin baik berkat insentif.
“Estimasi saya harusnya 100 ribu (penjualan mobil listrik) untuk mobil. Kalau motor belum,” kata Rachmat.
Sekadar informasi jumlah motor listrik terjual sepanjang kuartal pertama 2025 adalah 2.000 unit. Sedangkan target pemerintah adalah 200 ribu unit per tahun.
Pada 2024, penjualan motor listrik tembus 60 ribu unit berkat subsidi. Jika melihat capaian 2.000 unit tahun ini, tampaknya akan sulit buat setidaknya menyamai hasil tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 12:00 WIB
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
05 Februari 2026, 08:00 WIB
30 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 15:00 WIB
GWM Tank 500 diesel yang baru saja diluncurkan, disebutkan telah mengumpulkan puluhan pemesanan di IIMS 2026
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Ipone meluncurkan empat pelumas baru dalam ajang IIMS 2026 demi menjawab kebutuhan para pengendara motor
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Wuling Air ev berhasil memikat para konsumen di Indonesia berkat sejumlah keunggulan yang dibenamkan
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Vinfast pastikan meluncurkan motor listrik di awal semester kedua 2026 guna memperkuat posisinya di Tanah Air
10 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Mazda 2 resmi dihentikan karena perusahaan kini sepenuhnya fokus jual mobil SUV di Indonesia
10 Februari 2026, 10:00 WIB
Pengiriman Lepas L8 dilakukan mulai April 2026, manufaktur masih terus tampung pemesanan baru dari konsumen
10 Februari 2026, 09:00 WIB
Bridgestone Indonesia meluncurkan dua ukuran anyar untuk menjawab kebutuhan para pengguna mobil harian
10 Februari 2026, 08:00 WIB
Penjualan mobil catatkan hasil positif di Januari 2026, alami kenaikan dari periode yang sama tahun lalu