Honda ST125 Dax Resmi Meluncur, Harganya Rp81 Juta

Honda ST125 Dax resmi diluncurkan dengan harga Rp81.75 juta dan akan ditampilkan di ajang GIIAS 2022 yang dimulai pekan ini

Honda ST125 Dax Resmi Meluncur, Harganya Rp81 Juta
Adi Hidayat

TRENOTO – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan Honda ST125 Dax ke Tanah Air. Sepeda motor yang pertama kali diluncurkan pada 1969 ini telah mendapatkan beragam pengembangan tanpa kehilangan karakter aslinya.

Melalui konsep produk iconic leisure bike, Honda ST125 Dax mengusung tampilan khas dari generasi pertama yang menggunakan rangka T-shape. AHM menjanjikan akan menampilkannya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022.

“Kami menghadirkan Honda ST125 Dax untuk memberi sensasi nostalgia. Model ini memiliki daya pikat tersendiri sebagai bagian dari gaya hidup dan hobi bagi pecinta sepeda motor di Indonesia,” ungkap Keiichi Yasuda, President Director AHM.

Photo : Astra Honda Motor

Sementara itu Johannes Loman, Executive Vice President Director AHM mengatakan bahwa Honda ST125 Dax akan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pasalnya saat ini berkendara tidak hanya untuk mobilitas tetapi gaya hidup.

“Gaya hidup pengendara motor semakin beragam. Hadirnya Honda ST125 Dax tentu menjadi pilihan bagi pengendara yang menginginkan kendaraan berdesain tak lekang oleh waktu sebagai bagian cara mengekspresikan diri,” ujarnya.

Honda ST125 Dax hadir menggunakan rangka T-shape agar memberikan kesan unik pada tampilannya. Rangka T-shape juga menjadi tempat penampungan bahan bakar sehingga terlihat sederhana.

Tampilan retro dari Honda ST125 Dax didukung stang berlapis krom yang diposisikan tinggi untuk kenyamanan berkendara. Pada bagian tengah rangka, tersemat aksen garis berwarna hitam bertulilskan Dax serta terdapat logo wing Honda klasik.

Meski tampilannya menyerupai generasi pertama, tetap saja ada beberapa fitur modern disematkan. Salah satunya adalah penggunaan LED pada lampu depan, belakang dan sein.

Photo : RideApart

Jantung mekanisnya menggunakan mesin SOHC 125cc berpendingin udara, lengkap dengan teknologi PGM-FI. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 88 hp dan torsi 10.4Nm, cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat.

Pada bagian pengereman, Honda ST125 Dax menggunakan rem cakram depan berdiamater 220 mm dan rem cakram belakang berukuran 190mm. Model ini memiliki jarak sumbu roda 1.198 mm dengan bobot yang ringan yaitu 107 Kg.

Honda ST125 Dax hadir dengan dua varian warna yaitu Pearl Nebula Red dan Pearl Cadet Gray. Keduanya dipasarkan dengan harga OTR (On The Road) DKI Jakarta Rp81.750 juta


Terkini

news
Mitsubishi Colt L300

Mitsubishi Buka Diri Masuk Kopdes Merah Putih Lewat L300

Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih

mobil
Hino

Presiden Direktur Hino Indonesia Diganti, Bawa Strategi Baru

Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal

otosport
Yamaha

Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya

Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini

mobil
Toyota Vios Hybrid

Pasar Sedan Kecil, Ini Alasan Toyota Luncurkan Vios Hybrid di RI

Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota

mobil
Geely dan Zeekr

Modal Zeekr Bersaing setelah Gagal di 2025, Siap Dirakit Lokal

Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang

news
Isuzu

Isuzu Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Pikap Traga Laris Manis

Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 27 Februari 2026, Awas Diputar Balik

Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama

news
Yogyakarta

8 Juta Orang Diperkirakan Melintas di DIY Saat Mudik Lebaran 2026

Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas