AHM Buka Peluang Pasok Motor Baru untuk Kopdes Merah Putih
27 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda klaim motor yang mereka jual saat ini sudah bisa menggunakan BBM bercampur etanol dengan komposisi tertentu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rencana pemerintah untuk menggunakan etanol sebagai campuran di bahan bakar minyak mendapat tanggapan dari pabrikan otomotif. Salah satunya adalah Astra Honda Motor (AHM) yang merupakan pabrikan kendaraan roda dua terbesar di Indonesia.
Perusahaan berlogo sayap mengepak itu mengungkap tidak khawatir bila campuran benar dilakukan. Pasalnya mereka mengklaim produk yang dijual sekarang memang sudah dirancang agar tetap bisa beroperasi optimal meski bbm tercampur etanol.
“Kalau produk Honda yang dijual sekarang sudah bisa menggunakan sampai E10 atau 10 persen dari bahan bakar,” ungkap Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM pada media.
Namun dirinya mengaku bahwa kemampuan itu hanya dimiliki oleh kendaraan keluaran baru. Sementara untuk unit lama belum dirancang agar bisa menggunakan BBM bercampur etanol.
“Dari tahun berapa belum bisa saya sampaikan karena harus diperiksa lagi. Tapi yang jelas motor keluaran terbaru sudah bisa menggunakan BBM E10,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah berencana membuat aturan baru untuk BBM di Indonesia. Bahkan Presiden Prabowo dikanarkan Subianto telah menyetujui mandatori campuran etanol yang diusulkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol (E10),” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dilansir Antara, Selasa (07/10).
Dengan adanya kebijakan ini maka diharapkan emisi karbon bisa berkurang dan ketergantungan Indonesia pada impor BBM bisa ditekan. Sehingga bukan tidak mungkin keuangan negara bisa lebih baik.
Pemanfaatkan etanol pada BBM pun sebenarnya bukan hal baru karena sudah diterapkan di berbagai negara. Kandungan tersebyt berasal dari material tumbuhan seperti tebu serta jagung yang cukup mudah ditemukan di Indonesia.
Adanya etanol juga bisa menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil murni. Kemudian mendukung peningkatan perekonomian masyarakat karena memanfaatkan bahan baku pertanian.
Di negara lain seperti Brasil, pencampuran etanol telah diatur dalam Renewable Energy Directive atau RED II dengan persentase blending 10 persen atau E10.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 08:00 WIB
26 Februari 2026, 07:00 WIB
24 Februari 2026, 09:00 WIB
23 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama
27 Februari 2026, 12:00 WIB
Dishub DIY memperkirakan ada 8 juta mobilitas saat arus mudik Lebaran 2026 sehingga mereka siapkan rekayasa lalu lintas
27 Februari 2026, 11:00 WIB
Jaecoo siapkan 14 bengkel siaga saat arus mudik Lebaran 2026 yang bakal segera berlangsung di Tanah Air
27 Februari 2026, 09:00 WIB
SUV Ladder Frame seperti Mitsubishi Pajero Sport bisa diandalkan untuk menempuh berbagai medan menanatang
27 Februari 2026, 08:00 WIB
AHM bersedia memenuhi permintaan atau kebutuhan motor baru jika ada permintaan dari Agrinas Pangan Nusantara