Konflik Iran dan AS Berpotensi Membuat Harga BBM Naik
19 Januari 2026, 08:00 WIB
Honda klaim motor yang mereka jual saat ini sudah bisa menggunakan BBM bercampur etanol dengan komposisi tertentu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rencana pemerintah untuk menggunakan etanol sebagai campuran di bahan bakar minyak mendapat tanggapan dari pabrikan otomotif. Salah satunya adalah Astra Honda Motor (AHM) yang merupakan pabrikan kendaraan roda dua terbesar di Indonesia.
Perusahaan berlogo sayap mengepak itu mengungkap tidak khawatir bila campuran benar dilakukan. Pasalnya mereka mengklaim produk yang dijual sekarang memang sudah dirancang agar tetap bisa beroperasi optimal meski bbm tercampur etanol.
“Kalau produk Honda yang dijual sekarang sudah bisa menggunakan sampai E10 atau 10 persen dari bahan bakar,” ungkap Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM pada media.
Namun dirinya mengaku bahwa kemampuan itu hanya dimiliki oleh kendaraan keluaran baru. Sementara untuk unit lama belum dirancang agar bisa menggunakan BBM bercampur etanol.
“Dari tahun berapa belum bisa saya sampaikan karena harus diperiksa lagi. Tapi yang jelas motor keluaran terbaru sudah bisa menggunakan BBM E10,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah berencana membuat aturan baru untuk BBM di Indonesia. Bahkan Presiden Prabowo dikanarkan Subianto telah menyetujui mandatori campuran etanol yang diusulkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol (E10),” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dilansir Antara, Selasa (07/10).
Dengan adanya kebijakan ini maka diharapkan emisi karbon bisa berkurang dan ketergantungan Indonesia pada impor BBM bisa ditekan. Sehingga bukan tidak mungkin keuangan negara bisa lebih baik.
Pemanfaatkan etanol pada BBM pun sebenarnya bukan hal baru karena sudah diterapkan di berbagai negara. Kandungan tersebyt berasal dari material tumbuhan seperti tebu serta jagung yang cukup mudah ditemukan di Indonesia.
Adanya etanol juga bisa menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil murni. Kemudian mendukung peningkatan perekonomian masyarakat karena memanfaatkan bahan baku pertanian.
Di negara lain seperti Brasil, pencampuran etanol telah diatur dalam Renewable Energy Directive atau RED II dengan persentase blending 10 persen atau E10.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 08:00 WIB
18 Januari 2026, 15:00 WIB
16 Januari 2026, 13:00 WIB
13 Januari 2026, 12:00 WIB
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan
19 Januari 2026, 17:00 WIB
Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026
19 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik
19 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia