Honda Bawa Tiga Model SUV Dengan Penyegaran di IIMS 2026
06 Februari 2026, 17:00 WIB
Honda klaim motor yang mereka jual saat ini sudah bisa menggunakan BBM bercampur etanol dengan komposisi tertentu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rencana pemerintah untuk menggunakan etanol sebagai campuran di bahan bakar minyak mendapat tanggapan dari pabrikan otomotif. Salah satunya adalah Astra Honda Motor (AHM) yang merupakan pabrikan kendaraan roda dua terbesar di Indonesia.
Perusahaan berlogo sayap mengepak itu mengungkap tidak khawatir bila campuran benar dilakukan. Pasalnya mereka mengklaim produk yang dijual sekarang memang sudah dirancang agar tetap bisa beroperasi optimal meski bbm tercampur etanol.
“Kalau produk Honda yang dijual sekarang sudah bisa menggunakan sampai E10 atau 10 persen dari bahan bakar,” ungkap Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication PT AHM pada media.
Namun dirinya mengaku bahwa kemampuan itu hanya dimiliki oleh kendaraan keluaran baru. Sementara untuk unit lama belum dirancang agar bisa menggunakan BBM bercampur etanol.
“Dari tahun berapa belum bisa saya sampaikan karena harus diperiksa lagi. Tapi yang jelas motor keluaran terbaru sudah bisa menggunakan BBM E10,” tegasnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah berencana membuat aturan baru untuk BBM di Indonesia. Bahkan Presiden Prabowo dikanarkan Subianto telah menyetujui mandatori campuran etanol yang diusulkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol (E10),” kata Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM dilansir Antara, Selasa (07/10).
Dengan adanya kebijakan ini maka diharapkan emisi karbon bisa berkurang dan ketergantungan Indonesia pada impor BBM bisa ditekan. Sehingga bukan tidak mungkin keuangan negara bisa lebih baik.
Pemanfaatkan etanol pada BBM pun sebenarnya bukan hal baru karena sudah diterapkan di berbagai negara. Kandungan tersebyt berasal dari material tumbuhan seperti tebu serta jagung yang cukup mudah ditemukan di Indonesia.
Adanya etanol juga bisa menekan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil murni. Kemudian mendukung peningkatan perekonomian masyarakat karena memanfaatkan bahan baku pertanian.
Di negara lain seperti Brasil, pencampuran etanol telah diatur dalam Renewable Energy Directive atau RED II dengan persentase blending 10 persen atau E10.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 17:00 WIB
06 Februari 2026, 08:04 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
03 Februari 2026, 16:00 WIB
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
08 Februari 2026, 15:00 WIB
BMW Group Indonesia kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan menggelar sejumlah program menarik pengunjung
08 Februari 2026, 14:00 WIB
Motor baru Benelli yang diluncurkan dalam ajang IIMS 2026 adalah Morbidelli T502X serta Benda LFC 700 Pro
08 Februari 2026, 13:00 WIB
Wuling Eksion hadir sebagai pelengkap lini elektrifikasi di Indonesia, tidak menggantikan model terdahulu
08 Februari 2026, 12:00 WIB
Italjet memajang tiga motor matic mereka guna menggoda konsumen di IIMS 2026, salah satunya adalah R200
08 Februari 2026, 10:00 WIB
Rexco 18 Contact Cleaner hadir untuk memberikan kemudahan para pemilik kendaraan setrum melakukan perawatan
08 Februari 2026, 08:00 WIB
Mazda CX-60 Sport mendapat sentuhan ringan yang dipercaya bisa memberikan nilai lebih bagi para penggunanya
08 Februari 2026, 07:00 WIB
Kolaborasi Pindad dan Ashok Leyland saling memperkuat di bidang mobilitas dan teknologi pertahanan maju
07 Februari 2026, 20:00 WIB
Venom Purple hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam aksesoris menarik untuk dunia modifikasi kendaraan