Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Harley-Davidson akan mengembangkan motor listrik bersama Kymco Group setelah pabrikan asal Taiwan tersebut mengucurkan dana besar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kymco Group mengucurkan dana 100 juta dolar AS untuk membeli saham LiveWire yang merupakan anak perusahaan Harley-Davidson.
LiveWire sendiri tercatat di Bursa Efek melalui merger dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) AEA-Bridges Impact Corp (New York Stock Exchange: IMPX).
Melalui transaksi tersebut di atas, Kymco group akan memegang sekitar 4 persen dari ekuitas LiveWire. Disebutkan LiveWire memiliki nilai perusahaan sebesar 2.31 miliar dolar AS.
Dana yang dikumpulkan sebelum listing (go public) cukup untuk rencana strategis HD dalam memasuki pasar kendaraan listrik. Tidak hanya itu, mereka juga akan mempercepat pengembangan pasar, produk manufaktur global dan meningkatkan kemampuan penjualan.
Bersama Kymco, LiveWire bisa memanfaatkan keahlian teknis, kapasitas produksi, jaringan distribusi, infrastruktur, supplier vendor dan kemampuan logistik global milik Kymco.
Fasilitas yang ditawarkan Kymco membuat LiveWire bisa semakin cepat masuk dan merajai pasar.
“Saya sangat senang bahwa Kymco memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Harley-Davidson di bidang motor besar bertenaga listrik. LiveWire mewarisi sejarah panjang yang signifikan di kendaraan roda dua,” kata Allen Ko, CEO Kymco dalam siaran persnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan Kymco sebagai satu-satunya mitra strategis LiveWire, memiliki kemampuan teknis kendaraan listrik yang telah diakui secara internasional.
Melalui langkah tersebut (membeli saham LiveWire), Kymco sekali lagi menegaskan tekadnya dalam memasuki pasar global sepeda motor listrik.
Harley-Davidson mendirikan perusahaan bernama LiveWire sepuluh tahun lalu. Perusahaan ini fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda dua.
Kendaraan prototipe mereka dikenalkan pertama kalinya pada 2014. Adapun untuk controller hingga motor listriknya disokong oleh Mission Motors.
Pada 2018, LiveWire mengumumkan bahwa produk pertamanya masuk jalur produksi dan siap dipasarkan. Namun satu tahun berikutnya distribusi dihentikan karena terdapat kendala teknis mengenai pengisian daya baterai.
Motor listrik LiveWire sempat diuji coba oleh dua orang petualang yakni Ewan McGregor dan Charlie Boorman. Keduanya menempuh jarak 20 ribu kilometer melintasi 13 negara selama 100 hari.
Perjalanan tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa motor listrik mampu menempuh jarak yang jauh. Karena selama ini salah satu isu motor listrik adalah jarak tempuh.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 17:19 WIB
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
24 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit