Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Harley-Davidson akan mengembangkan motor listrik bersama Kymco Group setelah pabrikan asal Taiwan tersebut mengucurkan dana besar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kymco Group mengucurkan dana 100 juta dolar AS untuk membeli saham LiveWire yang merupakan anak perusahaan Harley-Davidson.
LiveWire sendiri tercatat di Bursa Efek melalui merger dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) AEA-Bridges Impact Corp (New York Stock Exchange: IMPX).
Melalui transaksi tersebut di atas, Kymco group akan memegang sekitar 4 persen dari ekuitas LiveWire. Disebutkan LiveWire memiliki nilai perusahaan sebesar 2.31 miliar dolar AS.
Dana yang dikumpulkan sebelum listing (go public) cukup untuk rencana strategis HD dalam memasuki pasar kendaraan listrik. Tidak hanya itu, mereka juga akan mempercepat pengembangan pasar, produk manufaktur global dan meningkatkan kemampuan penjualan.
Bersama Kymco, LiveWire bisa memanfaatkan keahlian teknis, kapasitas produksi, jaringan distribusi, infrastruktur, supplier vendor dan kemampuan logistik global milik Kymco.
Fasilitas yang ditawarkan Kymco membuat LiveWire bisa semakin cepat masuk dan merajai pasar.
“Saya sangat senang bahwa Kymco memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Harley-Davidson di bidang motor besar bertenaga listrik. LiveWire mewarisi sejarah panjang yang signifikan di kendaraan roda dua,” kata Allen Ko, CEO Kymco dalam siaran persnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan Kymco sebagai satu-satunya mitra strategis LiveWire, memiliki kemampuan teknis kendaraan listrik yang telah diakui secara internasional.
Melalui langkah tersebut (membeli saham LiveWire), Kymco sekali lagi menegaskan tekadnya dalam memasuki pasar global sepeda motor listrik.
Harley-Davidson mendirikan perusahaan bernama LiveWire sepuluh tahun lalu. Perusahaan ini fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda dua.
Kendaraan prototipe mereka dikenalkan pertama kalinya pada 2014. Adapun untuk controller hingga motor listriknya disokong oleh Mission Motors.
Pada 2018, LiveWire mengumumkan bahwa produk pertamanya masuk jalur produksi dan siap dipasarkan. Namun satu tahun berikutnya distribusi dihentikan karena terdapat kendala teknis mengenai pengisian daya baterai.
Motor listrik LiveWire sempat diuji coba oleh dua orang petualang yakni Ewan McGregor dan Charlie Boorman. Keduanya menempuh jarak 20 ribu kilometer melintasi 13 negara selama 100 hari.
Perjalanan tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa motor listrik mampu menempuh jarak yang jauh. Karena selama ini salah satu isu motor listrik adalah jarak tempuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 11:31 WIB
09 Mei 2026, 11:00 WIB
08 Mei 2026, 09:00 WIB
15 April 2026, 09:00 WIB
11 April 2026, 21:57 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial