Motor Listrik Yamaha Bertolak Belakang Dengan Selera Pasar RI
27 Maret 2025, 11:10 WIB
Harley-Davidson akan mengembangkan motor listrik bersama Kymco Group setelah pabrikan asal Taiwan tersebut mengucurkan dana besar
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Kymco Group mengucurkan dana 100 juta dolar AS untuk membeli saham LiveWire yang merupakan anak perusahaan Harley-Davidson.
LiveWire sendiri tercatat di Bursa Efek melalui merger dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC) AEA-Bridges Impact Corp (New York Stock Exchange: IMPX).
Melalui transaksi tersebut di atas, Kymco group akan memegang sekitar 4 persen dari ekuitas LiveWire. Disebutkan LiveWire memiliki nilai perusahaan sebesar 2.31 miliar dolar AS.
Dana yang dikumpulkan sebelum listing (go public) cukup untuk rencana strategis HD dalam memasuki pasar kendaraan listrik. Tidak hanya itu, mereka juga akan mempercepat pengembangan pasar, produk manufaktur global dan meningkatkan kemampuan penjualan.
Bersama Kymco, LiveWire bisa memanfaatkan keahlian teknis, kapasitas produksi, jaringan distribusi, infrastruktur, supplier vendor dan kemampuan logistik global milik Kymco.
Fasilitas yang ditawarkan Kymco membuat LiveWire bisa semakin cepat masuk dan merajai pasar.
“Saya sangat senang bahwa Kymco memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Harley-Davidson di bidang motor besar bertenaga listrik. LiveWire mewarisi sejarah panjang yang signifikan di kendaraan roda dua,” kata Allen Ko, CEO Kymco dalam siaran persnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan Kymco sebagai satu-satunya mitra strategis LiveWire, memiliki kemampuan teknis kendaraan listrik yang telah diakui secara internasional.
Melalui langkah tersebut (membeli saham LiveWire), Kymco sekali lagi menegaskan tekadnya dalam memasuki pasar global sepeda motor listrik.
Harley-Davidson mendirikan perusahaan bernama LiveWire sepuluh tahun lalu. Perusahaan ini fokus pada pengembangan kendaraan listrik roda dua.
Kendaraan prototipe mereka dikenalkan pertama kalinya pada 2014. Adapun untuk controller hingga motor listriknya disokong oleh Mission Motors.
Pada 2018, LiveWire mengumumkan bahwa produk pertamanya masuk jalur produksi dan siap dipasarkan. Namun satu tahun berikutnya distribusi dihentikan karena terdapat kendala teknis mengenai pengisian daya baterai.
Motor listrik LiveWire sempat diuji coba oleh dua orang petualang yakni Ewan McGregor dan Charlie Boorman. Keduanya menempuh jarak 20 ribu kilometer melintasi 13 negara selama 100 hari.
Perjalanan tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa motor listrik mampu menempuh jarak yang jauh. Karena selama ini salah satu isu motor listrik adalah jarak tempuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2025, 11:10 WIB
26 Maret 2025, 20:00 WIB
20 Maret 2025, 10:00 WIB
08 Maret 2025, 17:00 WIB
07 Maret 2025, 09:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang