Fabio Quartararo Sebut Fokus Balapan Ketimbang Bicara Pindah Tim
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Harga motor listrik Yamaha E01 yang diharapkan oleh konsumen Tanah Air di angka Rp40 juta sampai Rp60 jutaan
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing) terus menggodok peluang menghadirkan motor listrik. Terkini mereka tengah melakukan sejumlah riset maupun survey.
Hal itu dituturkan langsung oleh Antonius Widiantoro, General Manager Public Relation PT YIMM. Menurutnya salah satu fokus dalam pengambilan data adalah harapan harga motor listrik Yamaha E01.
Dengan tujuan bisa memenuhi kebutuhan dari calon pembeli. Sehingga pabrikan berlambang garpu tala mampu menghadirkan kendaraan roda dua elektrik sesuai dengan minat dan permintaan pasar.
“POC (Proof of Concept) buat Yamaha E01 tujuannya guna mendapatkan masukan dari konsumen motor listrik seperti apa yang dimau, kemudian jarak serta harganya bagaimana,” ujar Anton di Probolinggo, Jawa Timur pada Jumat (18/8).
Lebih jauh dia menuturkan kalau pihaknya sudah mendapatkan harga motor listrik yang diharapkan konsumen. Disebutkan ada di angka Rp40 jutaan sampai termahal Rp60 jutaan.
“Kita tentu harus tahu apakah mereka mengharapkan seperti itu. Tetapi dengan spesifikasi yang ada 95 persen sudah oke,” tegasnya.
Kemudian apakah nominal di atas bisa menjadi acuan dalam menentukan harga resmi. Anton masih belum bisa mengatakan lebih banyak.
“Itu kan ekspektasi konsumen ya, kita harus mempertimbangkan banyak hal. Menjual motor listrik perlu berbagai persiapan,” pungkas Anton.
Patut diketahui Yamaha E01 dibekali baterai berkapasitas 4.9 kWh serta daya 87.6 V/56.3 Ah. Penampung daya bisa membuat motor listrik berjalan sejauh 104 km dalam satu kali pengisian daya.
Selain mampu menempuh perjalanan cukup jauh performa kendaraan pun tidak dapat dipandang remeh. Pasalnya tenaga yang dihasilkan adalah 10 hp serta torsi 30.2 Nm dalam model power.
Menariknya lagi, meski baterai sudah habis Yamaha E01 tetap bisa melaju. Hanya saja kecepatan dibatasi maksimal 30 km per jam.
Meski demikian kondisi tersebut sangat kecil terjadi karena bila baterai sudah tinggal 20 persen maka panel meter akan mengeluarkan notifikasi. Dengan demikian Anda bisa lebih bijak dalam berkendara.
Melihat hal tersebut Anton mengatakan banyak konsumen yang ingin membeli motor listrik Yamaha. Sehingga mereka percaya diri produknya bakal laris manis.
“Dari kuesioner yang diberikan mereka sangat puas dan bila ditanya apakah mau membeli, maka mereka kebanyakan berminat,” Anton menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 11:00 WIB
30 Januari 2026, 07:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
26 Januari 2026, 14:00 WIB
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027
31 Januari 2026, 09:00 WIB
Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional