Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Volta bakal menghadirkan 900 ribu motor listrik buat pasar Indonesia dengan baterai yang dibuat oleh Petronas
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melalui PT Volta Indonesia Semesta (Volta) baru saja menjalin kerja sama. Mereka menggandeng Petronas beserta afiliasinya yakni Gentari dan Twin Towers Ventures (TTV).
Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan 900 ribu motor listrik Volta di jalanan Indonesia. Jumlah tersebut akan disalurkan selama lima tahun mendatang.
Nantinya seluruh kendaraan roda dua setrum tersebut bakal dilengkapi dengan baterai berteknologi graphene ProCharge+ buatan Petronas.
Suryandy Jahja, Managing Director MCAS mengungkapkan kalau penampung daya dari Petronas sangat inovatif. Sehingga menawarkan keunggulan yang berbeda.
Dia mengatakan kalau baterai tersebut akan memiliki usia pakai yang panjang. Lalu mampu meningkatkan manajemen termal, mempunyai performa terbaik juga terjangkau bagi konsumen di dalam negeri.
“Kami sangat antusias berkolaborasi dengan Petronas untuk berbagai inisiatif. Termasuk pengembangan baterai berbasis graphene yang revolusioner serta ekspansi armada kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Suryandy dalam keterangan resmi.
Lebih jauh dia menjelaskan kalau pasar motor listrik di Indonesia diprediksi akan sangat kompetitif ke depannya. Sehingga Volta ingin menghadirkan beragam inovasi buat konsumen di Tanah Air.
"Volta bersama MCASH Group memiliki tujuan menjadi penyedia solusi kendaraan listrik dua roda yang kompetitif,” dia menambahkan.
Selanjutnya mengintegrasikan baterai ProCharge perseroan akan memberikan solusi inovatif kepada pelanggan dengan harga terjangkau.
Sementara itu Mahpuzah Abai, Head of Technology Digital Business Petronas menyampaikan bahwa perkembangan motor listrik menuntut adanya kemitraan dinamis antar pemangku kepentingan.
Hal ini penting dilakukan guna membangun ekosistem kendaraan setrum. Jadi memudahkan konsumen dalam mobilitas yang berkelanjutan.
"Kolaborasi kami mencerminkan komitmen ini, menggabungkan keahlian Petronas dalam material canggih dengan model inovatif Volta yang menggunakan layanan penukaran baterai untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia," kata Mahpuzah.
Mapuzah pun menuturkan kalau kerja sama antara Volta dan Petronas menegaskan komitmen tak tergoyahkan dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan.
Hal itu diwujudkan dengan membangun kemitraan strategis serta mengembangkan teknologi terkini. Petronas tidak hanya mendorong revolusi kendaraan listrik di Indonesia, namun turut menetapkan standar untuk inovasi kolaboratif di lanskap mobilitas global.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika