Indomobil eMotor Kenalkan Dua Motor Listrik di IIMS 2026
06 Februari 2026, 16:00 WIB
ECGO EV Moto mendukung program pemerintah dengan memberi subsidi pembelian motor listrik sampai Rp70 miliar
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Penggunaan motor listrik di Indonesia semakin masif saat ini. Membuat manufaktur ECGO EV Moto memberikan subsidi kepada para pelanggannya.
Tidak main-main karena mereka menyiapkan dana hingga Rp70 miliar untuk 10 ribu pembeli kendaraan roda dua setrum tersebut. Hal itu guna mendorong program pemerintah yang sedang dirancang.
“Subsidi dari ECGO diharapkan membantu percepat masyarakat beralih dari motor konvensional ke listrik,” ujar Gary Prawira, COO juga Co-Founder ECGO EV Moto di Jakarta, Jumat (3/2).
Lebih lanjut Gary menerangkan kalau motor listrik dapat meningkatkan investasi, penghematan konsumsi energi khususnya BBM (Bahan Bakar Minyak), kualitas lingkungan hingga mendorong penguasaan teknologi. Oleh sebab itu pihaknya ingin mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke setrum.
Nantinya calon konsumen mereka bakal menerima potongan harga hingga Rp7 juta untuk masing-masing pembelian. Terlebih ECGO EV Moto telah membangun sebuah ekosistem agar masyarakat dapat dengan mudah bermigrasi.
Pertama konsumen punya pilihan untuk membelinya menggunakan sistem langganan baterai (subscription) daripada beli putus. Kemudian ada sistem tukar tambah dengan motor lama.
Nantinya nilai jual kendaraan Anda dapat digunakan sebagai uang muka atau dijadikan sebagian dari jumlah pembayaran.
“Biaya berlangganan baterainya kira-kira Rp120 per km. Jadi hanya bayar setiap motor digunakan sama seperti token PLN. Nanti konsumen bisa membeli voucher untuk melanjutkan masa berlaku sewanya,” tambah Gary.
Sebagai informasi, manufaktur tersebut memiliki dua produk unggulannya saat ini, yakni ECGO 3 dan 5. Masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda.
Untuk ECGO 3 diklaim mampu menempuh jarak sampai 80 km hanya menggunakan satu baterai, bisa bertambah menjadi 160 km jika memakai dua penampung daya.
Kemudian motor listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal hingga 75 km per jam. Berbeda dengan sang saudara ECGO 5.
Khusus varian yang ini hanya bisa melaju hingga 70 km saja dengan kecapatan tertingginya 65 km per jam. Sehingga masyarakat ingin memiliki dapat memilih sesuai kebutuhan.
Di sisi lain kedua produknya dilengkapi aplikasi ECGO Smartapp. Dengan begitu penggunaannya bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai motornya.
Mulai dari riwayat perjalanan, kecepatan, penggunaan total kilometer hingga lokasi terkini. Selain itu bisa juga mengisi pulsa, mengecek saldo rekening serta riwayat berlangganan baterai.
Nah jika berminat membelinya cukup menyiapkan dana Rp9 jutaan untuk ECGO 5. Sementara ECGO 3 dapat ditebus dengan mahar Rp12 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 16:00 WIB
06 Februari 2026, 14:00 WIB
29 Januari 2026, 14:00 WIB
20 Januari 2026, 07:00 WIB
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
06 Februari 2026, 23:10 WIB
Memanfaatkan pameran IIMS 2026, All New Kia Carens akhirnya resmi dijual untuk pasar otomotif Indonesia
06 Februari 2026, 21:58 WIB
Nissan Navara Pro-4X hadir untuk menggoda para pencinta adventure dalam gelaran IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran
06 Februari 2026, 20:59 WIB
Di IIMS 2026 new Toyota GR Corolla mendapat beberapa penyegaran, seperti pada sisi performa dan transmisi.
06 Februari 2026, 20:10 WIB
Changan Indonesia untuk pertama kalinya ikut serta di ajang IIMS 2026 dan menawarkan sejumlah promo menarik
06 Februari 2026, 19:16 WIB
Mobil hybrid GAC E8 dihadirkan di IIMS 2026 tetapi berkonfigurasi setir kiri, calon rival Wuling Darion
06 Februari 2026, 17:00 WIB
Tiga model baru Honda dihadirkan di ajang IIMS 2026, versi penyegaran dengan banderol lebih terjangkau
06 Februari 2026, 17:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan pada akhir pekan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut
06 Februari 2026, 16:00 WIB
Indomobil eMotor QT dan QT Pro meluncur dalam IIMS 2026, membuat persaingan motor listrik semakin ketat