Tanpa Subsidi, Permintaan Motor Listrik Bisa Meningkat Kembali
12 Januari 2026, 10:00 WIB
ECGO EV Moto mendukung program pemerintah dengan memberi subsidi pembelian motor listrik sampai Rp70 miliar
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Penggunaan motor listrik di Indonesia semakin masif saat ini. Membuat manufaktur ECGO EV Moto memberikan subsidi kepada para pelanggannya.
Tidak main-main karena mereka menyiapkan dana hingga Rp70 miliar untuk 10 ribu pembeli kendaraan roda dua setrum tersebut. Hal itu guna mendorong program pemerintah yang sedang dirancang.
“Subsidi dari ECGO diharapkan membantu percepat masyarakat beralih dari motor konvensional ke listrik,” ujar Gary Prawira, COO juga Co-Founder ECGO EV Moto di Jakarta, Jumat (3/2).
Lebih lanjut Gary menerangkan kalau motor listrik dapat meningkatkan investasi, penghematan konsumsi energi khususnya BBM (Bahan Bakar Minyak), kualitas lingkungan hingga mendorong penguasaan teknologi. Oleh sebab itu pihaknya ingin mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke setrum.
Nantinya calon konsumen mereka bakal menerima potongan harga hingga Rp7 juta untuk masing-masing pembelian. Terlebih ECGO EV Moto telah membangun sebuah ekosistem agar masyarakat dapat dengan mudah bermigrasi.
Pertama konsumen punya pilihan untuk membelinya menggunakan sistem langganan baterai (subscription) daripada beli putus. Kemudian ada sistem tukar tambah dengan motor lama.
Nantinya nilai jual kendaraan Anda dapat digunakan sebagai uang muka atau dijadikan sebagian dari jumlah pembayaran.
“Biaya berlangganan baterainya kira-kira Rp120 per km. Jadi hanya bayar setiap motor digunakan sama seperti token PLN. Nanti konsumen bisa membeli voucher untuk melanjutkan masa berlaku sewanya,” tambah Gary.
Sebagai informasi, manufaktur tersebut memiliki dua produk unggulannya saat ini, yakni ECGO 3 dan 5. Masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda.
Untuk ECGO 3 diklaim mampu menempuh jarak sampai 80 km hanya menggunakan satu baterai, bisa bertambah menjadi 160 km jika memakai dua penampung daya.
Kemudian motor listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal hingga 75 km per jam. Berbeda dengan sang saudara ECGO 5.
Khusus varian yang ini hanya bisa melaju hingga 70 km saja dengan kecapatan tertingginya 65 km per jam. Sehingga masyarakat ingin memiliki dapat memilih sesuai kebutuhan.
Di sisi lain kedua produknya dilengkapi aplikasi ECGO Smartapp. Dengan begitu penggunaannya bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai motornya.
Mulai dari riwayat perjalanan, kecepatan, penggunaan total kilometer hingga lokasi terkini. Selain itu bisa juga mengisi pulsa, mengecek saldo rekening serta riwayat berlangganan baterai.
Nah jika berminat membelinya cukup menyiapkan dana Rp9 jutaan untuk ECGO 5. Sementara ECGO 3 dapat ditebus dengan mahar Rp12 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 10:00 WIB
10 Januari 2026, 15:00 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 16:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani proses perpanjangan masa berlaku SIM A dan C
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Nasional Isra Miraj kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung guna melayani pengendara
14 Januari 2026, 21:20 WIB
Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung