Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Hadirnya kendaraan roda dua terbaru bagi konsumen Tanah Air membuat beberapa motor disuntik mati sepanjang 2021,
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Sejalan dengan hadirnya kendaraan baru di Indonesia, terdapat beberapa model motor disuntik mati sepanjang 2021. Tercatat, ada tiga model motor yang dihentikan oleh pabrikan karena beberapa alasan.
Untuk lebih jelasnya, TrenOto telah merangkum tiga model motor yang mengentikan perjalannay di Indonesia, berikut ulasannya.
Memiliki harga Rp40 juta, skuter matik premium Honda SH150i tak lagi dijual pabrikan tahun ini. Bergaya Eropa, penjualan motor pabrikan sayap mengepak ini memang kurang memuaskan.
Berstatus CBU (completely build up) atau diimpor secara utuh dari Vietnam, motor ini mendapatkan mesin SOHC berkapasitas 153 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 14,6 Hp dengan torsi 13,9 Nm.
Selain itu, Honda Sh150i dibenamkan sejumlah fitur modern seperti Honda Smart Key dan sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System).
Sebagai motor bebek, Suzuki Smash dikonfirmasi telah berhenti produksinya karena kalah bersaing dengan model-model lainnya. Hal tersebut dikonfirmasi Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head Suzuki Indomobil Sales (SIS).
“Untuk motor bebek seperti Smash itu udah enggak ada (produksi). Jadi tinggal habisin stok saja. Tahun ini (stop produksi). Semester 1 kayanya (udah nggak produksi). Tinggal stok yang ada di dealer aja,” katanya di sela acara GIIAS 2021.
Sebagai informasi, Suzuki Smash memiliki mesin 113 cc 4 tak, SOHC 2 katup berpendingin udara. Dengan jantung pacu yang disematkan, motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 8 hp pada 8.000 rpm dengan torsi maksimal 9,1 Nm pada 6.000 rpm. Mesin sudah menggunakan sistem bahan bakar fuel injection.
Menambah kenyamanan berkendara, terdapat suspensi depan teleskopik pegas ulir bantalan oli dan suspensi belakang lengan ayun pegas ulir bantalan oli. Dari sisi pengereman, Suzuki memberikan bekal rem cakram pada bagian depan dan rem tromol di belakang.
PT Penta Jaya Laju Motor selaku distributor resmi KTM di Indonesia menghentikan penjualan KTM RC 250 karena penurunan penjualan motor full fairing di Tanah Air.
Kristianto Goenadi, President Director PT Penta Jaya Laju Motor menegaskan, pihaknya akan lebih fokus pada model naked.
“Kami lihat segmen di Indonesia butuh dua silinder malah ada yang empat silinder. Kami di sini menjual comfortibility seperti Duke itu enak untuk dikendarai, pasar kami di sini," kata Kris.
Hadir sejak 2015 di Indonesia, motor sport ini dibekali mesin 249 cc satu silinder berpendingin cairan, sehingga tenaga maksimal yang mampu dihasilkan mencapai 31,1 hp pada 9.000 rpm dan torsi maksimal 24 Nm pada 7.250 rpm.
Selain itu, KTM juga melengkapi RC 250 dengan fitur ABS (depan-belakang) serta disk brake berukuran 300 mm dengan kaliper 4 piston lansiran Bybre.
Terkait harga, KTM RC 250 dibanderol Rp53,9 juta on the road Jabodetabek.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 19:00 WIB
07 Januari 2026, 10:00 WIB
06 Januari 2026, 09:00 WIB
05 Januari 2026, 19:40 WIB
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
18 Januari 2026, 09:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Tanpa subsidi, Wuling Cortez Darion EV dan PHEV mengalami penyesuaian harga dari Rp 7 juta sampai Rp 40 juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model