Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres
03 September 2026, 07:00 WIB
Hadirnya kendaraan roda dua terbaru bagi konsumen Tanah Air membuat beberapa motor disuntik mati sepanjang 2021,
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Sejalan dengan hadirnya kendaraan baru di Indonesia, terdapat beberapa model motor disuntik mati sepanjang 2021. Tercatat, ada tiga model motor yang dihentikan oleh pabrikan karena beberapa alasan.
Untuk lebih jelasnya, TrenOto telah merangkum tiga model motor yang mengentikan perjalannay di Indonesia, berikut ulasannya.
Memiliki harga Rp40 juta, skuter matik premium Honda SH150i tak lagi dijual pabrikan tahun ini. Bergaya Eropa, penjualan motor pabrikan sayap mengepak ini memang kurang memuaskan.
Berstatus CBU (completely build up) atau diimpor secara utuh dari Vietnam, motor ini mendapatkan mesin SOHC berkapasitas 153 cc yang mampu menyemburkan tenaga hingga 14,6 Hp dengan torsi 13,9 Nm.
Selain itu, Honda Sh150i dibenamkan sejumlah fitur modern seperti Honda Smart Key dan sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System).
Sebagai motor bebek, Suzuki Smash dikonfirmasi telah berhenti produksinya karena kalah bersaing dengan model-model lainnya. Hal tersebut dikonfirmasi Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head Suzuki Indomobil Sales (SIS).
“Untuk motor bebek seperti Smash itu udah enggak ada (produksi). Jadi tinggal habisin stok saja. Tahun ini (stop produksi). Semester 1 kayanya (udah nggak produksi). Tinggal stok yang ada di dealer aja,” katanya di sela acara GIIAS 2021.
Sebagai informasi, Suzuki Smash memiliki mesin 113 cc 4 tak, SOHC 2 katup berpendingin udara. Dengan jantung pacu yang disematkan, motor ini mampu menyemburkan tenaga hingga 8 hp pada 8.000 rpm dengan torsi maksimal 9,1 Nm pada 6.000 rpm. Mesin sudah menggunakan sistem bahan bakar fuel injection.
Menambah kenyamanan berkendara, terdapat suspensi depan teleskopik pegas ulir bantalan oli dan suspensi belakang lengan ayun pegas ulir bantalan oli. Dari sisi pengereman, Suzuki memberikan bekal rem cakram pada bagian depan dan rem tromol di belakang.
PT Penta Jaya Laju Motor selaku distributor resmi KTM di Indonesia menghentikan penjualan KTM RC 250 karena penurunan penjualan motor full fairing di Tanah Air.
Kristianto Goenadi, President Director PT Penta Jaya Laju Motor menegaskan, pihaknya akan lebih fokus pada model naked.
“Kami lihat segmen di Indonesia butuh dua silinder malah ada yang empat silinder. Kami di sini menjual comfortibility seperti Duke itu enak untuk dikendarai, pasar kami di sini," kata Kris.
Hadir sejak 2015 di Indonesia, motor sport ini dibekali mesin 249 cc satu silinder berpendingin cairan, sehingga tenaga maksimal yang mampu dihasilkan mencapai 31,1 hp pada 9.000 rpm dan torsi maksimal 24 Nm pada 7.250 rpm.
Selain itu, KTM juga melengkapi RC 250 dengan fitur ABS (depan-belakang) serta disk brake berukuran 300 mm dengan kaliper 4 piston lansiran Bybre.
Terkait harga, KTM RC 250 dibanderol Rp53,9 juta on the road Jabodetabek.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 07:00 WIB
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
09 Juli 2026, 21:00 WIB
04 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia