Seluruh Motor Listrik ALVA Tembus Jarak Tempuh 78 Juta Kilometer
31 Juli 2026, 16:58 WIB
Penjualan motor listrik subsidi di Indonesia bisa meningkat dengan cara yang disampaikan oleh Ketua Aismoli
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia atau Aismoli, memberikan masukan untuk meningkatkan penjualan motor listrik subsidi pada pemerintah. Selama ini insentif yang diberikan pemerintah sebesar Rp7 juta memang kurang mendapat respon positif.
Dikutip dari Katadata.co.id, jumlah pendaftar untuk pengajuan diskon baru menyentuh sekitar 1.000 unit di akhir semester I. Padahal target penyaluran subsidi adalah 200.000 unit hingga akhir 2023.
Oleh karenanya, mereka mendorong pemerintah mempercepat penyaluran ke masyarakat atau perusahaan yang bergerak di sektor jasa pengiriman dan ojek online. Pasalnya di sektor tersebutlah motor listrik banyak digunakan.
“Angka tersebut belum begitu maksimal, artinya masih kecil. Karena target tahun ini 200.000 unit sampai akhir Desember,” ungkap Budi Setiyadi, Ketua Aismoli (20/07)
Dilansir dari SISAPIRa, pada Kamis (20/07) baru ada 976 pengajuan subsidi motor listrik masih dapat tahap proses pendaftaran. Kemudian ada 98 unit sudah terverifikasi sementara jumlah yang tersalurkan 36.
Itu artinya sisa kuota yang tersisa hingga akhir tahun masih sebanyak 198.980 unit. Jumlah tersebut tentunya masih besar mengingat waktunya hanya tersisa sekitar enam bulan.
"Untuk kerja sama bisa dengan aplikator seperti Grab, Gojek atau Maxim kemudian jasa logistik dan transportasi umum," ujar Budi.
Dengan digunakan pada kendaraan operasional maka diharapkan masyarakat bisa melihat dan menumbuhkan rasa percaya terhadap performa sepeda motor listrik.
Sementara itu Moeldoko, Ketua Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik) mengakui bahwa subsidi sepeda motor listrik masih kurang diminati. Menurutnya hal ini karena kurangnya sosialisasi yang sehingga masyarakat kurang teredukasi.
Oleh karena itu pihaknya akan lebih intensif melakukan komunikasi. Sehingga informasi bisa didapatkan masyarakat secara tepat
"Kita akan lakukan komunikasi ke publik agar semakin paham," ujar Moeldoko di Jakarta (24/05).
Selain itu, mekanisme pemberian subsidi kendaraan listrik juga dinilainya belum sempurna. Akibatnya masih banyak kesalahpahaman dengan produsen mengenai penyaluran insentif.
Diharapkan dengan strategi yang sudah dilakukan jumlah permintaan terhadap sepeda motor listrik bisa lebih baik dibanding sebelumnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
19 Juli 2026, 14:00 WIB
09 Juli 2026, 19:20 WIB
05 Juli 2026, 16:57 WIB
Terkini
04 Agustus 2026, 07:00 WIB
Polytron menghadirkan berbagai promo menarik di GIIAS 2026, hal ini demi memanjakan para konsumen mereka
04 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat, hanya berlaku untuk yang masih berlaku
04 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat dapat mendatangi SIM keliling Bandung, agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara hari ini
04 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan pemerintah DKI untuk bisa mengurai kepadatan di jam-jam sibuk
03 Agustus 2026, 20:00 WIB
Mitusbishi Fuso mengundang anggota komunitas Canter Mania Indonesia Community untuk berkunjung ke GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 19:00 WIB
Tawarkan teknologi Intelligent Dual Mode, Jetour T2 Berikan Sensasi berkendara EV maupun mesin ICE bersamaan
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
Inovasi yang ditawarkan oleh Accelera Omikron Rugged Tyre tidak hanya cocok untuk harian tetapi juga offrod
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
Quad Lock Indonesia resmi meluncur diGIIAS dengan menghadirkan ragam produk phone holder untuk berbagai kendaraan