Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan
15 April 2026, 18:00 WIB
Yoshihiro Hidaka telah mengundurkan diri sebagai bos Yamaha, keputusan tersebut berlaku pada 30 September
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kabar mengejutkan datang dari Yamaha belum lama ini. Sebab mereka baru saja melakukan pergantian struktur organisasi.
Yoshihiro Hidaka, President, Chief Executive and Representative Director Yamaha Motor Co. Ltd memilih turun dari bangku jabatannya.
Hal tersebut dipilih sebagai langkah lanjutan yang dilakukan usai mengalami masalah keluarga. Ia terlibat perselisihan dengan sang putri.
“Atas permintaan Yoshihiro Hidaka, beliau mengundurkan diri sebagai Presiden, Chief Executive and Representative Director Yamaha Motor Co. Ltd per 30 September 2024,” tulis Yamaha di laman resmi mereka.
Melihat keputusan di atas Yamaha telah menunjuk bos baru untuk menggantikan Yoshihiro Hidaka. Mereka mengangkat Katsuaki Watanabe.
Watanabe diberi amanat buat menduduki jabatan Yoshihiro mulai 1 Oktober 2024. Kemudian juga menyandang status sebagai Chairman dan Representative Director.
Lalu jenama asal Jepang itu turut menunjuk satu orang baru guna menggantikan bos Yamaha tersebut, yakni Motofumi Shitara.
Shitara mendapat jabatan anyar sebagai Executive Vice President dan Representative Director per 1 Oktober 2024.
Seperti diberitakan KatadataOTO sebelumnya, Yoshihiro Hidaka mendapat serangan dari sang putri yang bersama Hana Hidaka pada Senin (16/9) waktu Jepang.
Hana diduga menyerang sang ayah menggunakan pisau dapur. Peristiwa itu terjadi di kediaman mereka di Iwata, Prefektur Shizuoka pukul 03.00 waktu setempat.
“Sementara petugas kepolisian Prefektur Shizuoka menahan Hana 33 tahun atas dugaan percobaan pembunuhan,” kata polisi setempat.
Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut. Termasuk mengenai apakah Hana Hidaka mengakui tuduhan tersebut.
Di sisi lain polisi menjelaskan kalau mereka sempat menerima panggilan darurat dari Hana Hidaka satu hari sebelumnya atau Minggu (15/9) pukul 05.30 petang.
Di dalam telepon ia mengaku kalau menerima pukulan dari ayahnya. Sehingga pihak kepolisian datang ke lokasi kejadian.
Dugaan atau tuduhan kekerasan yang dilakukan bos Yamaha semakin kuat. Hal ini setelah ditemukan akun X milik Hana.
Terlihat kalau perempuan 33 tahun tersebut mengaku sebagai putri CEO Yamaha Motor. Kemudian ia menerima kekerasan dari sang ayah.
“Ayah menyerang saya, menampar sebanyak enam kali serta menjambak rambut. Aku melarikan diri juga menelepon polisi, tetapi mereka menyelesaikan masalah dengan damai dan kami tetap tinggal di rumah yang sama,” tulis Hana.
Putri Yoshihiro Hidaka mengaku didiagnosa mengalami gangguan bipolar serta ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) akibat kekerasan yang dilakukan oleh ayahnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 18:00 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
03 April 2026, 18:43 WIB
01 April 2026, 08:14 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026
16 April 2026, 11:00 WIB
Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi
16 April 2026, 09:00 WIB
Ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan konsumen kendaraan niaga sebelum beralih ke truk listrik
16 April 2026, 07:56 WIB
Produksi nikel asal Indonesia untuk kendaraan listrik khususnya sudah mencapai 70 persen kebutuhan pasar global
16 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah untuk atasi kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi
16 April 2026, 06:00 WIB
Hari ini pengendara di Kota Kembang bisa mendatangai salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi
16 April 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara dengan mudah, Anda dapat memanfaatkan SIM keliling Jakarta hari ini