Simpang Siur Insentif Motor Listrik, ESDM: Perlu Perpres
03 September 2026, 07:00 WIB
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus mengalami peningkatan membuat biaya operasional motor listrik lebih hemat hingga 30 persen
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Selain menjadi salah satu pilihan kendaraan ramah lingkungan saat ini, biaya operasional motor listrik disebut lebih hemat 30 persen jika dibandingkan dengan motor konvensional. Tak heran, sejumlah perusahaan transportasi online mengajak mitranya untuk beralih menggunakan motor dengan tenaga baterai tersebut.
Dalam penjelasannya Rubi W. Purnomo selaku Senior Vice President Corporate Affairs Gojek menegaskan cukup banyak mitra pengemudi platform Gojek yang menggunakan motor listrik dalam bekerja.
"Bisa menghemat 30 persen atau Rp700.000 sebulan karena hemat bensin, oli dan perawatan lain," kata Rubi dalam konferensi pers daring, Kamis (4/8/2022).
Sebelumnya Gojek dan TBS Energi Utama membentuk perusahaan patungan (joint venture) bernama Electrum pada November 2021. Hal ini menjadi langkah uji coba kendaraan listrik dan mencari teknologi tepat pada ekosistem ojek online.
Melalui Electrum Gojek dan TBS Energi Utama akan mengembangkan usaha di bidang manufaktur kendaraan listrik, khususnya transportasi roda dua. Selain itu pengembangan juga mencakup teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai dan pembiayaan bagi konsumen kendaraan listrik.
Kerjasama yang dilakukan juga sejalan dengan target Gojek, dimana penggunaan kendaraan listrik sepenuhnya akan dilakukan pada 2030 dan menjadi platform karbon-netral. Pada November 2021, perusahaan telah mengumumkan uji coba motor listrik di Jakarta Selatan.
Menyediakan 500 unit kendaraan, langkah transisi tersebut diharapkan mampu mewujudkan komitmen nol emisi yang dicanangkan perusahaan di masa depan. Sejalan dengan upaya ini, perusahaan juga menegaskan kalau antusiasme pelanggan terhadap kendaraan listrik terus mengalami peningkatan.
"Ada kenaikan order dua kali lipat pada April," kata Rubi.
Membuktikan kekuataan motor listrik, Rubi juga menyebut kalau jarak tempuh Electrum tercatat sudah mencapai satu juta kilometer hanya dalam beberapa bulan. Ini merupakan total jarak tempuh mitra pengendara motor listrik dari platform tersebut.
Padahal sebelumnya Gojek memiliki target jarak satu juta kilometer dapat tercapai dalam jangka waktu penggunaan selama satu tahun.
"Ini awal baik untuk kami terus mengembangkan ekosistem EV (kendaraan listrik) di Indonesia dan dapat jadi pertimbangan Electrum untuk meningkatkan jumlah motor listrik dan memperluas cakupan operasional,” tegas Rubi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 07:00 WIB
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan