Spesifikasi Motor Listrik Gesits yang Digunakan Gojek

Melihat spesifikasi motor listrik Gesits setelah menjadi armada resmi Gojek, bisa gunakan dua baterai

Spesifikasi Motor Listrik Gesits yang Digunakan Gojek

TRENOTO – Mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan, Gojek menjadikan motor listrik Gesits menjadi salah satu armadanya. Hal ini sejalan dengan target nol emisi karbon yang ditetapkan pemerintah pada 2060 di Indonesia.

Memiliki beragam keunggulan, TrenOto telah merangkum spesifikasi motor listrik Gesits hingga akhirnya dipilih perusahaan ojek online tersebut, berikut ulasannya.

Seperti dilansir laman resmi Gesits, sepeda motor karya anak bangsa ini merupakan karya kerja sama antara kementerian riset dan teknlogi dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Terkait produksi, pembuatan motor listrik akan dilakukan di Cilengsi, Bogor, Jawa Barat. Dari sisi jantung pacu, kendaraan ramah lingkungan ini menggunakan daya motor 5 kW.

Untuk sekali pengisian daya, motor listrik mampu digunakan berkendara sejauh 50 kilometer apabila pengendara menggunakan baterai tunggal. Sedangkan penggunaan baterai ganda membuat kendaraan mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer.

Khusus penggunaan dinamo, Gesits disematkan Motor Sinkro Magnet Permanen yang mampu mengeluarkan tenaga maksimal hingga 6,7 hp dengan torsi sebesar 30 Nm.

Menggunakan baterai, motor ini dibenamkan Li-NCM 72 volt 20 Ah yang berfungsi sebagai pemberi daya kendaraan. Untuk desain, Gesits dinilai cukup mirip dengan motor Honda Vario 150, terlebih pada bagian depan.

Tak hanya itu, kesan elegan juga tampak pada desain kendaraan. Tersedia beragam pilihan warna, konsumen bisa memilih kelir merah dan hitam tanpa grafis sama sekali.

Photo : gesits

Mendirikan SPBKLU

Selain menggunakan motor listrik, Gojek juga ambil bagian dalam kerjasama mendirikan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) bersama Pertamina, Selasa (23/2/2022).

Diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), dalam sambutannya, Ia menyebut, ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir memiliki peran penting dalam pencapaian target emisi karbon pada 2030 mendatang.

"Pemerintah sangat serius terhadap energi terbarukan, termasuk kendaraan listrik. Saya sangat menghargai keberanian perusahaan-perusahaan yang masuk dari hulu ke hilir untuk memulai membangun ekosistem kendaraan listrik. Kita harapkan sesuai target di 2030 untuk emisi karbon berada di angka 29 persen," katanya disela acara peresmian.


Terkini

mobil
Chery

Chery Siap Luncurkan 7 Model di 2026, Ada Mobil Diesel

Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga

motor
Motor Baru

Kata Yamaha Soal Target Penjualan Motor Baru yang Dicanangkan AISI

Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026

mobil
Harga LCGC

Penyesuaian Harga LCGC Jelang Akhir Januari, Brio Naik Rp 4 Juta

Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Indonesia Minta Maaf Akibat Lamanya Pengiriman Kendaraan

Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal

mobil
Farizon

Farizon SV Resmi Meluncur, Siap Tantang Hiace

Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air

mobil
Jaecoo

Jaecoo Siapkan Beberapa Strategi Tuk Menghadapi Aturan Pemerintah

Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026

motor
Yamaha Fazzio Hybrid

Intip Pilihan Warna Baru Yamaha Fazzio Hybrid, Cocok Buat Gen Z

Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe

mobil
Pabrik Aletra

Aletra Targetkan TKDN L8 EV 60 Persen Tahun Depan

Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai