Biaya Ganti Oli Motor Matik, Masih Ramah di Kantong

Biaya ganti oli motor matik sangat bergantung pada jenis pelumas yang digunakan serta biaya jasa penggantian

Biaya Ganti Oli Motor Matik, Masih Ramah di Kantong
Adi Hidayat

TRENOTO – Mengganti oli sepeda motor matik adalah salah satu kunci untuk memastikan perfoma selalu optimal. Kondisi kendaraan yang baik akan membuat kegiatan berkendara menjadi lebih menyenangkan.

Manfaat dari ganti oli motor matik secara berkala adalah menjaga mesin agar selalu dalam keadaan bersih. Oli yang sudah lama tidak diganti akan berkurang performanya sehingga tidak mampu melumasi mesin dengan sempurna.

Untuk memastikan agar oli dalam keadaan optimal, penggantian harus dilakukan secara berkala. Ada beberapa acuan untuk menentukan bahwa pelumas harus segera diganti.

Photo : Trenoto

Salah satu yang paling umum digunakan sebagai acuan penggantian oli adalah jarak tempuh. Pasalnya pelumas di dalam mesin motor dan digunakan menempuh jarak tempuh 2000 km sudah menurun kualitasnya sehingga dapat merusak komponen kendaraan.

Selain jarak, waktu juga bisa menjadi acuan khususnya bila skutik jarang digunakan. Meski jarak tempuh baru puluhan kilometer, disarankan untuk tetap diganti setiap 2 bulan sekali.

Dana yang harus disiapkan oleh setiap pemilik tentunya berbeda-beda karena biaya ganti oli sepeda motor matik ditentukan pada 2 hal yaitu harga produk dan jasa mekanik. Semakin bagus kualitas oli maka akan harganya bertambah tinggi.

Harga oli gardan ukuran 120 ml dijual sekitar Rp12.000 – Rp15.000. Sedangkan pelumas mesin mulai dari Rp35.000 sampai Rp80.000

Biaya jasa antara bengkel resmi dan umum juga bervariasi. Di bengkel umum, biayanya sekitar Rp30.000 hingga Rp40.000 sementara di bengkel resmi bisa lebih mahal karena telah ditambahkan dengan pelayanan.

Harga Oli Matik

Photo : Trenoto

Seperti yang sudah disampaikan di atas, harga pelumas berbeda-beda tergantung jenis dan kualitasnya. Semua pun bisa dilihat langsung di toko online sehingga pelanggan bisa menyesuaikan kebutuhannya.

Sebagai contoh, Yamalube Matic Oil SJ 20W-40 berukuran 800 ml misalnya, dijual Rp43.000. Sedangkan untuk kelas di atasnya yaitu Power Matic Motor Oil SL 10W-40 berukuran 800 ml bisa didapatkan dengan harga Rp47.500

Terdapat juga pilihan ketiga serta menjadi produk termahal karena merupakan full synthetic yaitu Super Matic Oil. Harga yang ditawarkan untuk ukuran 1 liter tersebut mencapai Rp72.000.

Bila menggunakan skutik dari Honda, bisa menggunakan AHM Oil SPX2. Oli ini memiliki SAE 10W-30 dan dibanderol Rp67.000 per kemasan.

Namun bila harga tersebut dirasa terlalu mahal maka tak ada salahnya untuk mempertimbangkan AHM Oil MPX2. Oli ini memiliki spesifikasi SAE 10W-20 dengan harga Rp54.000 per kemasan.


Terkini

mobil
BYD Haka Auto

Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV

Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air

mobil
Honda City Hatchback

Honda City Hatchback Resmi Tidak Lagi Diproduksi, Diduga Jadi Hybrid

Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen

news
BPKB elektronik

Warga Depok dan Bekasi Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB

Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka

news
SIM keliling Bandung

Catat Lokasi SIM Keliling Bandung 4 Maret 2026, Awas Salah Jadwal

Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Ada di 5 Tempat Hari Ini 4 Maret 2026

Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda

mobil
Honda Super One

Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta

Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini

mobil
Harga Mobil Listrik Maret 2026

Harga Mobil Listrik Maret 2026, Stabil Mulai Rp 100 Jutaan

Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan

mobil
Mobil Listrik

Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV

Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif