Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Abdulah Alwi selaku Sekretaris AISMOLI menyebut kalau baterai motor listrik lebih cocok menggunakan nikel
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nikel masih menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Hal itu setelah Gibran Rakabuming Raka menyebutnya dalam acara debat Cawapres (Calon Wakil Presiden) beberapa hari lalu.
Menurut Cawapres nomor urut 3 tersebut Indonesia memiliki potensi yang besar dalam perkembangan kendaraan listrik.
“Indonesia merupakan negara punya cadangan nikel terbesar di dunia,” ungkap putra Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun menurut Thomas Trikasih Lembong nikel sudah mulai ditinggalkan para produsen. Seperti contoh pabrik mobil Tesla yang beralih menggunakan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate).
Meski begitu pandangan berbeda dilontarkan Abdullah Alwi selaku Sekretaris AISMOLI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia).
Alwi mengatakan kalau baterai motor listrik jenis Lithium-ion (Li-ion) yang berbahan baku nikel lebih cocok untuk digunakan.
Dia menilai kalau kepadatan baterai Lithium-Ion yang lebih tinggi membuatnya jadi tahan lama bila dibandingkan dengan jenis Lead Acid.
Apalagi cadangan nikel di Tanah Air sangat berlimpah. Sehingga bisa dimanfaatkan menjadi penampung daya motor listrik.
“Sejatinya paling cocok untuk sepeda motor listrik karena density charge lebih tinggi serta secara umum cukup besar. Kalau pakai lithium dapat tahan 4-5 tahun,” ungkap Alwi dalam diskusi bertema Xplore Motor Listrik belum lama ini.
Lebih jauh Alwi mengatakan kalau baterai Lead Acid memang memiliki harga jauh lebih murah dibandingkan Lithium-Ion, namun usia pakainya terbilang sebentar.
Lead Acid hanya bisa bertahan sampai dua tahun sebelum mengalami penurunan performa. Sehingga motor listrik lebih cocok pakai baterai nikel.
Sekretaris AISMOLI menyebut kalau para produsen otomotif di Tanah Air memiliki kemampuan menghasilkan produk berkualitas menggunakan jenis baterai Lithium-ion. Hanya saja harga motor memang akan cenderung lebih mahal.
“Saya sangat yakin beberapa tahun ke depan masyarakat akan sadar dan beli motor listrik berkualitas serta bagus,” tegas Abdullah Alwi.
Oleh sebab itu Alwi menuturkan kalau motor listrik yang mengandalkan penampung daya berbahan dasar Lead Acid umumnya dijual dengan harga lebih murah.
“Secara sifat Lead Acid kurang lebih seperti aki kering sehingga umurnya pendek. Bila pemakaian rapih mungkin bisa lebih dari dua tahun, tapi kalau tidak paling setahun hingga dua tahun,” Abdullah Alwi menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 12:00 WIB
30 Desember 2025, 14:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
12 Desember 2025, 08:00 WIB
19 November 2025, 18:54 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat