Aisi Berharap Penjualan Motor Tidak Terganggu Pilkada

Aisi diklaim telah berhitung mengenai penjualan motor ke depan dan berharap tidak terpengaruh pilkada

Aisi Berharap Penjualan Motor Tidak Terganggu Pilkada
  • Oleh Satrio Adhy

  • Kamis, 12 September 2024 | 12:00 WIB

KatadataOTO – Industri otomotif terpukul cukup dalam pada enam bulan awal 2024. Penjualan kendaraan pun terbilang lesu selama beberapa waktu.

Hal itu terjadi karena berbagai faktor. Seperti pengetatan kredit di awal tahun lalu adanya Pilpres (Pemilihan Presiden) 2024.

Kemudian banyaknya libur atau cuti bersama maupun Idul Fitri 2024 juga cukup mempengaruhi. Terakhir pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar turut membuat masyarakat menunda pembelian kendaraan.

Akan tetapi tantangan untuk industri otomotif masih belum berakhir. Sebab jelang akhir tahun pemerintah bakal mengadakan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak.

All new Honda Beat
Photo : KatadataOTO

Meski begitu Aisi (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia) memprediksi pesta politik satu ini tidak bakal mempengaruhi penjualan motor di Tanah Air.

“Semua sudah kami perhitungkan sejak awal tahun, mudah-mudahan situasinya tidak begitu rawan,” buka Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Aisi saat dihubungi KatadataOTO beberapa waktu lalu.

Sigit bahkan optimistis pasar kendaraan roda dua terus bertumbuh. Sehingga tidak mengalami penurunan seperti di April 2024 lalu.

Dimana penjualan sempat terperosok cukup dalam. Bahkan sampai menyentuh level 419.136 unit, menjadi yang terendah pada tahun ini.

Namun Sigit berharap situasinya akan baik-baik saja. Sehingga daya beli masyarakat terhadap sepeda motor bisa terus tumbuh sampai akhir tahun.

“Kita memperkirakan (hingga akhir tahun) penjualan sepeda motor antara 6,35 juta sampai 6,45 juta unit,” Sigit menegaskan.

Penjualan Motor Sedang Dalam Tren Positif

Di sisi lain jika dilihat penjualan motor di Tanah Air terus menunjukan hasil manis. Perlahan-lahan mulai membaik sejak empat bulan belakangan.

Ambil contoh di Mei 2024 pasar kendaaraan roda dua mengalami peningkatan dari satu bulan sebelumnya, sukses berada di level 505.670 unit.

Sementara pada Juni 2024 menorehkan sebanyak 511.098 motor. Sedangkan di Juli mencatatkan angka 598.844 kendaraan roda dua, menjadi yang tertinggi tahun ini.

Ini Varian Yamaha Nmax yang Paling Laku di Jawa Barat
Photo : KatadataOTO

Lalu di Agustus 2024 berada di 573.886 unit. Meningkat 7,3 persen dari 534.379 motor pada bulan yang sama di 2023.

Jika diakumulasi sepanjang Januari sampai Agustus 2024, penjualan motor menorehkan angka 4.342.781 unit di pasar domestik.

Jumlah di atas naik sekitar 3,1 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2023. Sebab tahun lalu hanya ada di angka 4.211.737 kendaraan roda dua.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV