Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Beda dari mobil konvensional beberapa hal harus diperhatikan, berikut tips modifikasi audio mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik bisa dibilang jadi satu tren baru yang mulai diminati masyarakat. Bukan sekadar tren namun juga bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong nol emisi karbon dalam beberapa puluh tahun ke depan.
Sama halnya seperti pemilik mobil ICE atau konvensional, ternyata peminat modifikasi audio untuk mobil listrik juga terbilang cukup banyak.
Bahkan menurut Eddie Soesanto selaku pemilik Cartens Autosound Jakarta, pemasangannya cenderung lebih simpel ketimbang modifikasi audio mobil bensin. Meski begitu tetap ada beberapa hal harus diperhatikan sehingga ia membagikan tips modifikasi audio mobil listrik.
“Saat modifikasi audio itu di mobil listrik ada kabel berwarna oranye merupakan kabel elektrikal. Yang itu tidak boleh disentuh,” ungkapnya saat ditemui TrenOto belum lama ini.
Kabel oranye terkoneksi dengan sistem kelistrikan kendaraan sehingga jangan sampai sembarangan diganti. Ia menjelaskan kabel tersebut bisa ditemukan di semua mobil listrik.
Pada mobil konvensional atau mesin bensin, pemasangan audio tentunya berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Di mobil listrik asumsinya tambahan audio dapat mengurangi jarak tempuh.
Namun Eddie mengatakan sejauh ini konsumen tidak mengeluhkan adanya penurunan jarak tempuh signifikan setelah mobilnya mendapatkan tambahan audio.
Perlu diingat mobil listrik sendiri sudah memiliki tingkat kesenyapan lebih baik dibandingkan mobil konvensional. Karena tidak ada noise dari mesin serta kabinnya lebih kedap.
Menurutnya yang terpenting dari modifikasi audio khususnya untuk mobil listrik adalah proses pemasangannya harus baik.
“Harusnya enggak ada masalah. Asalkan koridor pemasangannya benar,” tegasnya.
Eddie mengatakan sebenarnya tidak ada batasan untuk melakukan modifikasi kendaraan khususnya di audio. Sehingga harganya juga bervariasi tergantung keinginan konsumen.
“Di sini tidak ada harga spesifik terendah atau tertinggi ya. Ada yang seperempat harga mobil listriknya tapi ada juga beberapa sudah sampai M (miliaran),” ungkapnya.
Namun standarnya ia mengungkapkan umumnya paket audio juga tersedia dari kisaran Rp25 jutaan. Untuk mobil listrik salah satu konsumennya saat itu memasang paket audio sampai Rp600 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit