Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Xpeng X9 resmi meluncur secara global dengan beragam pengembangan baru namun harganya tetap kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Xpeng X9 2025 resmi diluncurkan secara global dengan beragam daya tarik baru untuk menggoda pelanggan di berbagai negara. Hal ini penting karena pasar yang diincar memiliki persaingan sangat ketat.
Pasalnya sudah ada beberapa pabrikan hadir di segmen MPV premium dan berhasil memikat banyak pelanggan di seluruh dunia. Tak mengherankan bila Xpeng harus berhati-hati agar bisa bertahan.
Meski secara umum tampilannya masih sama dengan sebelumnya, Xpeng sebenarnya sudah melakukan banyak pengembangan. Tak tanggung-tanggung, pabrikan bahkan mengklaim menambahkan 496 fitur baru.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah disematkannya Turing AI Smart Driving sebagai standar. Berkat ini maka mobil bisa mempelajari dan menyesuaikan performa dengan para pengemudi.
Sehingga dalam 10 menit saja, mobil bisa menempuh jarak hingga 405 km dan dalam 12 menit baterai sudah terisi 80 persen dari sekitar 20 persen.
Meski demikian pabrikan mengklaim efisiensi tetap diutamakan. Mobil hanya membutuhkan daya sebesar 16,2 kWh untuk 100 km.
Perlu diketahui bahwa Xpeng X9 dilengkapi beberapa opsi baterai yang bisa dipilih pelanggan. Mulai dari NMC lithium-ion battery berkapasitas 105 kWh hingga LFP battery pack 94,8 kWh.
Pada Xpeng X9 terbaru, pabrikan juga telah membuat kenyamanan berkendara makin terjaga. Mereka memasangkan suspensi adaptif sehingga mampu menahan getaran lebih baik lagi.
Di baris kedua pabrikan juga memasang layar hiburan berukuran 21,4 inci serta memasangkan wireless charger. Agar perjalanan semakin nyaman maka pabrikan menambahkan kulkas berukuran 10,8 liter.
Tersedia juga stop kontak 220V, bantalan pengisian daya nirkabel ganda 50 W dan meja lipat.
Meski demikian ada beberapa hal harus mendapat perhatian. Pabrikan itu tidak lagi memakai teknologi LiDAR karena diganti sistem ADAS yang mirip Xpeng G6 dan G9.
Perubahan ini dipercaya bisa meningkatkan tingkat keselamatan berkendara. Terlebih di beberapa negara khususnya China teknologi tersebut dinilai lebih responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil