Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Xpeng X9 resmi meluncur secara global dengan beragam pengembangan baru namun harganya tetap kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Xpeng X9 2025 resmi diluncurkan secara global dengan beragam daya tarik baru untuk menggoda pelanggan di berbagai negara. Hal ini penting karena pasar yang diincar memiliki persaingan sangat ketat.
Pasalnya sudah ada beberapa pabrikan hadir di segmen MPV premium dan berhasil memikat banyak pelanggan di seluruh dunia. Tak mengherankan bila Xpeng harus berhati-hati agar bisa bertahan.
Meski secara umum tampilannya masih sama dengan sebelumnya, Xpeng sebenarnya sudah melakukan banyak pengembangan. Tak tanggung-tanggung, pabrikan bahkan mengklaim menambahkan 496 fitur baru.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah disematkannya Turing AI Smart Driving sebagai standar. Berkat ini maka mobil bisa mempelajari dan menyesuaikan performa dengan para pengemudi.
Sehingga dalam 10 menit saja, mobil bisa menempuh jarak hingga 405 km dan dalam 12 menit baterai sudah terisi 80 persen dari sekitar 20 persen.
Meski demikian pabrikan mengklaim efisiensi tetap diutamakan. Mobil hanya membutuhkan daya sebesar 16,2 kWh untuk 100 km.
Perlu diketahui bahwa Xpeng X9 dilengkapi beberapa opsi baterai yang bisa dipilih pelanggan. Mulai dari NMC lithium-ion battery berkapasitas 105 kWh hingga LFP battery pack 94,8 kWh.
Pada Xpeng X9 terbaru, pabrikan juga telah membuat kenyamanan berkendara makin terjaga. Mereka memasangkan suspensi adaptif sehingga mampu menahan getaran lebih baik lagi.
Di baris kedua pabrikan juga memasang layar hiburan berukuran 21,4 inci serta memasangkan wireless charger. Agar perjalanan semakin nyaman maka pabrikan menambahkan kulkas berukuran 10,8 liter.
Tersedia juga stop kontak 220V, bantalan pengisian daya nirkabel ganda 50 W dan meja lipat.
Meski demikian ada beberapa hal harus mendapat perhatian. Pabrikan itu tidak lagi memakai teknologi LiDAR karena diganti sistem ADAS yang mirip Xpeng G6 dan G9.
Perubahan ini dipercaya bisa meningkatkan tingkat keselamatan berkendara. Terlebih di beberapa negara khususnya China teknologi tersebut dinilai lebih responsif terhadap perubahan kondisi lalu lintas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026