Xpeng GX Diminati Konsumen Indonesia, Mulai Antre Pesan
08 September 2026, 16:50 WIB
Xpeng siap jual mobil terbang listrik mulai tahun ini dengan harga yang cukup tinggi yaitu Rp 5 miliar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Xpeng siap jual mobil terbang yaitu Land Aircraft Carrier Modular Flying Car di China mulai tahun ini. Beragam kesiapan sudah dilakukan termasuk memastikan kendaraan sudah memenuhi regulasi yang ada.
Kehadiran mobil terbang dipercaya bisa meningkatkan mobilitas masyarakat yang selama ini hanya fokus pada kendaraan di darat. Terlebih mereka mengklaim sudah mengembangkan unit tersebut agar mudah digunakan oleh masyarakat.
“Mobil terbang kami dirancang agar mudah dikemudikan karena hanya menggunakan sebuah tuas untuk mengendalikannya. Tidak perlu lagi melakukan prosedur seperti helikopter,” ungkap Wang Tan, Co-founder, Vice President and Chief Designer Designer Xpeng AeroHT.
Ia bahkan mengklaim bahwa seseorang hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk bisa mengendalikannya. Latihan pun bisa dilakukan di simulator yang mereka sediakan.
“Saya jamin bahwa untuk bisa mengendalikannya hanya butuh waktu tiga menit. Sementara untuk benar-benar menguasainya cuma tiga jam,” tambahnya kemudian.
Singkatnya waktu pelatihan yang dilakukan menunjukkan bahwa kendaraan tersebut memang sangat mudah untuk dikuasai.
Xpeng merupakan salah satu pabrikan yang cukup fokus dalam mengembangkan kendaraan terbang di dunia. Mereka bahkan tengah mempersiapkan diri untuk menjual Land Aircraft Carrier Modular Flying Car di China dalam waktu dekat.
Model ini menggabungkan antara mobil pengangkut layaknya sebuah kapal induk dengan drone yang bisa ditumpangi.
Selain mudah digunakan, kendaraan dilengkapi beragam keunggulan agar bisa maksimal saat digunakan. Salah satunya adalah jarak terbang yang cukup jauh namun pengisian dayanya tetap singkat.
Untuk perjalanan sejauh 20 km, drone hanya membutuhkan pengisian daya selama 20 menit. Banyaknya keunggulan tersebut pun membuat mereka percaya diri bisa menjual cukup banyak sejak tahun pertamanya.
“Kami optimis sedikitnya 200 unit bakal terjual tahun ini kemudian meningkat menjadi 500 unit di tahun depan,” tambahnya kemudian.
Meski demikian tidak bisa dipungkiri bahwa banderolnya terbilang cukup tinggi. Xpeng mengungkap bahwa Land Aircraft Carrier Modular Flying Car nantinya bakal dibanderol USD 300.000 atau setara Rp 5 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 September 2026, 16:50 WIB
01 September 2026, 20:11 WIB
04 Agustus 2026, 23:54 WIB
28 Juli 2026, 09:29 WIB
08 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia