Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Xpeng siap jual mobil terbang listrik mulai tahun ini dengan harga yang cukup tinggi yaitu Rp 5 miliar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Xpeng siap jual mobil terbang yaitu Land Aircraft Carrier Modular Flying Car di China mulai tahun ini. Beragam kesiapan sudah dilakukan termasuk memastikan kendaraan sudah memenuhi regulasi yang ada.
Kehadiran mobil terbang dipercaya bisa meningkatkan mobilitas masyarakat yang selama ini hanya fokus pada kendaraan di darat. Terlebih mereka mengklaim sudah mengembangkan unit tersebut agar mudah digunakan oleh masyarakat.
“Mobil terbang kami dirancang agar mudah dikemudikan karena hanya menggunakan sebuah tuas untuk mengendalikannya. Tidak perlu lagi melakukan prosedur seperti helikopter,” ungkap Wang Tan, Co-founder, Vice President and Chief Designer Designer Xpeng AeroHT.
Ia bahkan mengklaim bahwa seseorang hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk bisa mengendalikannya. Latihan pun bisa dilakukan di simulator yang mereka sediakan.
“Saya jamin bahwa untuk bisa mengendalikannya hanya butuh waktu tiga menit. Sementara untuk benar-benar menguasainya cuma tiga jam,” tambahnya kemudian.
Singkatnya waktu pelatihan yang dilakukan menunjukkan bahwa kendaraan tersebut memang sangat mudah untuk dikuasai.
Xpeng merupakan salah satu pabrikan yang cukup fokus dalam mengembangkan kendaraan terbang di dunia. Mereka bahkan tengah mempersiapkan diri untuk menjual Land Aircraft Carrier Modular Flying Car di China dalam waktu dekat.
Model ini menggabungkan antara mobil pengangkut layaknya sebuah kapal induk dengan drone yang bisa ditumpangi.
Selain mudah digunakan, kendaraan dilengkapi beragam keunggulan agar bisa maksimal saat digunakan. Salah satunya adalah jarak terbang yang cukup jauh namun pengisian dayanya tetap singkat.
Untuk perjalanan sejauh 20 km, drone hanya membutuhkan pengisian daya selama 20 menit. Banyaknya keunggulan tersebut pun membuat mereka percaya diri bisa menjual cukup banyak sejak tahun pertamanya.
“Kami optimis sedikitnya 200 unit bakal terjual tahun ini kemudian meningkat menjadi 500 unit di tahun depan,” tambahnya kemudian.
Meski demikian tidak bisa dipungkiri bahwa banderolnya terbilang cukup tinggi. Xpeng mengungkap bahwa Land Aircraft Carrier Modular Flying Car nantinya bakal dibanderol USD 300.000 atau setara Rp 5 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
29 Desember 2025, 07:00 WIB
09 Desember 2025, 15:00 WIB
28 November 2025, 08:00 WIB
14 November 2025, 22:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong
12 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari