Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Xpeng bakal perkenalkan tiga model baru hingga akhir 2025 yang sudah dibekali beragam keunggulan menarik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Xpeng akan memperkenalkan sedikitnya tiga model model hingga akhir 2025. Mobil bakal masuk ke dalam segmen berbeda yaitu crossover listrik, sedan listik dan SUV EREV.
He Xiaopeng, Chairman Xpeng belum menjelaskan apakah model-model itu hanya untuk pasar Cina atau tidak. Oleh karenanya, sangat mungkin bila mereka meluncurkan di negara lain.
Ia hanya menjelaskan bahwa ketiganya segera diluncurkan secara bertahap dimana model pertama bakal melakukan debut bulan depan. Dilansir dari CarNewsChina, mobil tersebut adalah Xpeng G7 yang sudah diajukan perizininannya ke pemerintah setempat.
Model itu akan masuk ke segmen medium SUV dengan dimensi panjang 4.891 mm, lebar 1.925, tinggi 1.655 dan wheelbase 2.890 mm. Nantinya Xpeng P7 dibekali dua pilihan baterai yaitu 68,5 kWh serta 80,9 kWh.
Berkat ini maka mobil bisa menempuh perjalanan sejauh 577 km hingga 702 km. Meski memiliki jarak tempuh cukup panjang, performanya tetap unggil karena sudah disematkan motor listrik bertenaga 292 hp.
Model kedua yang akan melakukan debut di tahun ini adalah Xpeng P7 generasi terbaru. Sedan tersebut diperkirakan bakal diperkenalkan pada kuatal ketiga 2025.
Walau belum diluncurkan, tapi harganya diperkirakan bakal mencapai 300.000 yuan atau sekitar Rp 676,5 juta. Xpeng dikabarkan bakal memasangkan teknologi AI terbaru guna menarik minat pelanggan.
Kemudian di kuartal keempat, Xpeng bakal meluncurkan crossover EREV pertamanya yang diberi kodel G01. Model ini dikabarkan sudah melakukan uji jalan di Cina dan menggunakan Xpeng Kunpeng Super Electric System.
Teknologi tersebut membuat mobil bisa berjalan sejauh 430 km saat menggunakan mode EV. Unit sudah dipasangkan baterai 800V dan pengisian daya dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu 12 menit.
Xpeng G01 diperkirakan akan dibanderol 400.000 yuan atau sekitar Rp 902 juta.
Meski perkembangan perusahaan di negara asalnya cukup cepat tetapi mereka terbilang sangat berhati-hati di luar negeri khususnya Indonesia. Hal ini terlihat dari persiapan perusahaan dalam meluncurkan model pertama di Tanah Air.
Perusahaan asal Cina tersebut terlihat belum ada ketertarikan buat meluncurkan model selain G6 dan P7 di Indonesia. Kedua model itu dinilai bakal menjadi andalan hingga setidaknya akhir 2025.
Tak hanya itu, Xpeng juga mengungkap komitmennya dalam mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air. Salah satunya dengan merakit secara lokal produk-produk yang mereka jual.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 17:15 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 11:00 WIB
10 Februari 2026, 11:00 WIB
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan