Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air
02 April 2025, 12:00 WIB
Perusahaan teknologi China Xiaomi akan produksi mobil listrik pertamanya mulai tahun depan, unitnya sudah diuji
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Salah satu perusahaan teknologi terbesar di China, Xiaomi akan produksi mobil listrik pertamanya mulai awal 2024. Hal ini disampaikan oleh Lei Jun, Co-founder sekaligus CEO Xiaomi.
Ia memaparkan bahwa perusahaan telah berinvestasi ratusan juta dollar untuk EV (electric vehicle) besutannya, sebanyak $434.4 juta atau sekitar Rp6.2 triliun di kurs rupiah.
“Pabrik kendaraan roda empat Xiaomi telah berkembang melebihi ekspektasi, baru-baru ini juga sukses menyelesaikan tes musim dingin,” ucap Lei dikutip dari South China Morning Post, Jumat (10/03).
Pada Januari 2023 beberapa foto bocoran kendaraan listrik Xiaomi ini mulai bocor ke publik. Memakai model sedan unitnya sekilas terlihat serupa dengan Tesla.
Diberi nama MS11, foto-foto resolusi rendah ini memperlihatkan jelas eksterior kendaraan yang minimalis.
Xiaomi memakaikan door handle model flush. Sebagai bayangan model serupa digunakan pada SUV listrik Hyundai Ioniq 5.
Desain tersebut menambah kesan sleek dan futuristik dari MS11, salah satu ciri khas mobil listrik sekarang ini.
Ada kemungkinan Xiaomi bakal tetap mengembangkan desain eksterior agar terlihat lebih memiliki ciri khas, mengingat persaingan kendaraan listrik di Tiongkok saat ini cukup kuat.
Belum ada informasi resmi terkait jantung pacu, namun diperkirakan baterai MS11 akan diproduksi oleh CATL (Contemporary Amperec Technology) dan produsen kendaraan listrik BYD. Sementara mesinnya akan diproduksi sendiri oleh Xiaomi.
Negeri tirai bambu ini sudah memiliki lini kendaraan listrik yang cukup bervariasi, bahkan bersaing dengan salah satu produsen mobil listrik ternama Tesla.
Seluruh mereknya terbilang cukup bersaing kuat baik dari sisi teknologi maupun harga.
Sebelumnya Xiaomi telah mengumumkan rencana untuk melebarkan sayapnya ke dunia otomotif pada Maret 2021, dengan menyiapkan biaya hingga 10 miliar yuan.
Hanya saja saat itu belum resmi memperkenalkan mobil ataupun konsep EV-nya kepada publik.
Saat ini Xiaomi sudah mendirikan pabrik mobilnya di Yizhuang, Beijing. Pabrik tersebut menampung fasilitas untuk beberapa manufaktur seperti Semiconductor Manufacturing International Corp dan pembuat alat chip Naura Technology Group.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi