Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan
28 April 2026, 15:00 WIB
Konsumen tidak perlu khawatir soal garansi, VinFast tawarkan keuntungan sewa baterai untuk semua modelnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baterai jadi komponen utama yang paling penting pada mobil listrik. Dari segi harga juga masih terbilang mahal mencapai puluhan juta.
Garansi jadi satu faktor pertimbangan utama buat calon konsumen jika ingin membeli kendaraan listrik. Mengingat kerusakkan pada baterai berpotensi menghabiskan biaya besar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, produsen asal Vietnam yakni VinFast tawarkan keuntungan sewa baterai buat seluruh model dijual di pasar Indonesia.
Tran Quoc Huy, CEO VinFast Indonesia mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut memisahkan komponen battery pack dari harga pembelian mobil.
Dengan begitu calon pemilik mobil listrik VinFast tidak perlu khawatir memikirkan degradasi baterai apalagi saat akan menjual kembali unit yang dimiliki.
Kebijakan sewa baterai diharapkan dapat mengurangi tantangan dan keraguan masyarakat ketika ingin beralih menggunakan mobil listrik.
“Jika kesehatan baterai turun di bawah 70 persen dari kapasitas asli, VinFast akan mengganti secara gratis. Hal ini menghilangkan kekhawatiran dan potensi biaya tinggi mengganti baterai rusak, pengeluaran signifikan pada kepemilikan kendaraan listrik tradisional,” ucap Huy dalam siaran resmi, dikutip Jumat (15/3).
Ia menegaskan terbatasnya adopsi kendaraan listrik saat ini adalah karena tidak ada kepastian umur baterai. Padahal penggunaan rutin dapat berdampak pada biaya servis dan lainnya.
Dalam kesempatan berbeda, Surachman Nugroho, Direktur Penjualan dan Jaringan Kerja PT VinFast Automobile Indonesia mengungkapkan ada banyak keuntungan skema sewa baterai buat konsumen.
“Pembeli aman karena komponen utama mobil listrik di baterai, tidak perlu khawatir. Harga lebih terjangkau, itu sebenarnya sangat bermanfaat apalagi kalau konsumennya otak bisnis,” ucap Rachman pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Singkatnya baterai adalah milik APM (Agen Pemilik Merek). Sehingga apabila ada gangguan seperti kesehatan turun di bawah 70 persen maka masih jadi tanggung jawab VinFast.
Konsumen tinggal membayar harga mobil VinFast tanpa baterai, bisa dibilang terjangkau. Pilihan juga semakin beragam dan saat ini lini kendaraan VinFast diminati perusahaan taksi.
Per Februari 2024 diketahui sudah ada perusahaan tertentu melakukan pembelian VinFast VF 5 dengan target rencana kebutuhan unit total 1.000.
Banderol terjangkau dan urusan baterai ditanggung bisa dibilang merupakan pertimbangan utama. Karena harga perawatan juga menjadi lebih murah terutama jika dibandingkan dengan mobil mesin bensin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 April 2026, 15:00 WIB
28 April 2026, 11:00 WIB
28 April 2026, 09:00 WIB
26 April 2026, 13:00 WIB
26 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi
29 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk