Mobil Listrik Bekas Kurang Peminat, Karena Merugikan Konsumen
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Konsumen tidak perlu khawatir soal garansi, VinFast tawarkan keuntungan sewa baterai untuk semua modelnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baterai jadi komponen utama yang paling penting pada mobil listrik. Dari segi harga juga masih terbilang mahal mencapai puluhan juta.
Garansi jadi satu faktor pertimbangan utama buat calon konsumen jika ingin membeli kendaraan listrik. Mengingat kerusakkan pada baterai berpotensi menghabiskan biaya besar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, produsen asal Vietnam yakni VinFast tawarkan keuntungan sewa baterai buat seluruh model dijual di pasar Indonesia.
Tran Quoc Huy, CEO VinFast Indonesia mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut memisahkan komponen battery pack dari harga pembelian mobil.
Dengan begitu calon pemilik mobil listrik VinFast tidak perlu khawatir memikirkan degradasi baterai apalagi saat akan menjual kembali unit yang dimiliki.
Kebijakan sewa baterai diharapkan dapat mengurangi tantangan dan keraguan masyarakat ketika ingin beralih menggunakan mobil listrik.
“Jika kesehatan baterai turun di bawah 70 persen dari kapasitas asli, VinFast akan mengganti secara gratis. Hal ini menghilangkan kekhawatiran dan potensi biaya tinggi mengganti baterai rusak, pengeluaran signifikan pada kepemilikan kendaraan listrik tradisional,” ucap Huy dalam siaran resmi, dikutip Jumat (15/3).
Ia menegaskan terbatasnya adopsi kendaraan listrik saat ini adalah karena tidak ada kepastian umur baterai. Padahal penggunaan rutin dapat berdampak pada biaya servis dan lainnya.
Dalam kesempatan berbeda, Surachman Nugroho, Direktur Penjualan dan Jaringan Kerja PT VinFast Automobile Indonesia mengungkapkan ada banyak keuntungan skema sewa baterai buat konsumen.
“Pembeli aman karena komponen utama mobil listrik di baterai, tidak perlu khawatir. Harga lebih terjangkau, itu sebenarnya sangat bermanfaat apalagi kalau konsumennya otak bisnis,” ucap Rachman pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Singkatnya baterai adalah milik APM (Agen Pemilik Merek). Sehingga apabila ada gangguan seperti kesehatan turun di bawah 70 persen maka masih jadi tanggung jawab VinFast.
Konsumen tinggal membayar harga mobil VinFast tanpa baterai, bisa dibilang terjangkau. Pilihan juga semakin beragam dan saat ini lini kendaraan VinFast diminati perusahaan taksi.
Per Februari 2024 diketahui sudah ada perusahaan tertentu melakukan pembelian VinFast VF 5 dengan target rencana kebutuhan unit total 1.000.
Banderol terjangkau dan urusan baterai ditanggung bisa dibilang merupakan pertimbangan utama. Karena harga perawatan juga menjadi lebih murah terutama jika dibandingkan dengan mobil mesin bensin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Maret 2026, 08:11 WIB
05 Maret 2026, 18:00 WIB
05 Maret 2026, 08:00 WIB
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen
06 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan buat menyambut libur akhir pekan yang biasanya terjadi kepadatan
06 Maret 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat sebelum akhir pekan
06 Maret 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, lokasi SIM keliling Jakarta masih di lima tempat sebelum memasuki akhir pekan
05 Maret 2026, 18:00 WIB
Tenaga penjual mengungkapkan bakal ada perubahan harga BYD Atto 1 per Maret 2026, ada upgrade eksterior
05 Maret 2026, 16:00 WIB
Seluruh perjalanan tim MotoGP untuk kembali pulang setelah berlaga di Buriram, Thailand harus diatur ulang