Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Konsumen tidak perlu khawatir soal garansi, VinFast tawarkan keuntungan sewa baterai untuk semua modelnya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baterai jadi komponen utama yang paling penting pada mobil listrik. Dari segi harga juga masih terbilang mahal mencapai puluhan juta.
Garansi jadi satu faktor pertimbangan utama buat calon konsumen jika ingin membeli kendaraan listrik. Mengingat kerusakkan pada baterai berpotensi menghabiskan biaya besar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, produsen asal Vietnam yakni VinFast tawarkan keuntungan sewa baterai buat seluruh model dijual di pasar Indonesia.
Tran Quoc Huy, CEO VinFast Indonesia mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut memisahkan komponen battery pack dari harga pembelian mobil.
Dengan begitu calon pemilik mobil listrik VinFast tidak perlu khawatir memikirkan degradasi baterai apalagi saat akan menjual kembali unit yang dimiliki.
Kebijakan sewa baterai diharapkan dapat mengurangi tantangan dan keraguan masyarakat ketika ingin beralih menggunakan mobil listrik.
“Jika kesehatan baterai turun di bawah 70 persen dari kapasitas asli, VinFast akan mengganti secara gratis. Hal ini menghilangkan kekhawatiran dan potensi biaya tinggi mengganti baterai rusak, pengeluaran signifikan pada kepemilikan kendaraan listrik tradisional,” ucap Huy dalam siaran resmi, dikutip Jumat (15/3).
Ia menegaskan terbatasnya adopsi kendaraan listrik saat ini adalah karena tidak ada kepastian umur baterai. Padahal penggunaan rutin dapat berdampak pada biaya servis dan lainnya.
Dalam kesempatan berbeda, Surachman Nugroho, Direktur Penjualan dan Jaringan Kerja PT VinFast Automobile Indonesia mengungkapkan ada banyak keuntungan skema sewa baterai buat konsumen.
“Pembeli aman karena komponen utama mobil listrik di baterai, tidak perlu khawatir. Harga lebih terjangkau, itu sebenarnya sangat bermanfaat apalagi kalau konsumennya otak bisnis,” ucap Rachman pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Singkatnya baterai adalah milik APM (Agen Pemilik Merek). Sehingga apabila ada gangguan seperti kesehatan turun di bawah 70 persen maka masih jadi tanggung jawab VinFast.
Konsumen tinggal membayar harga mobil VinFast tanpa baterai, bisa dibilang terjangkau. Pilihan juga semakin beragam dan saat ini lini kendaraan VinFast diminati perusahaan taksi.
Per Februari 2024 diketahui sudah ada perusahaan tertentu melakukan pembelian VinFast VF 5 dengan target rencana kebutuhan unit total 1.000.
Banderol terjangkau dan urusan baterai ditanggung bisa dibilang merupakan pertimbangan utama. Karena harga perawatan juga menjadi lebih murah terutama jika dibandingkan dengan mobil mesin bensin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih