Gaikindo Sorot Maraknya Impor Kendaraan Niaga di Indonesia
12 April 2026, 09:00 WIB
DFSK Gelora E dihadirkan sebagai opsi kendaraan listrik untuk kebutuhan niaga dengan harga semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – DFSK Gelora E, mobil niaga bertenaga listrik hadir di Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ada varian teranyar dihadirkan dengan banderol terjangkau mulai dari Rp 248 jutaan.
Blind van satu ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam menggunakan kendaraan ramah lingkungan yang banderolnya kompetitif.
“Seluruh inovasi yang dibawa ke pasar Indonesia dirancang untuk memberikan nilai nyata bagi para pelaku usaha,” kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile di Tangerang, Jumat (21/11).
Varian B-Type tersebut dirancang untuk mengangkut muatan, memiliki panjang kargo 2,5 meter dan volume maksimum 4,8 meter kubik.
Dari segi desain dan fungsionalitas, tidak ada perbedaan kentara antara DFSK Gelora E Blind Van dengan tipe terdahulu.
Namun jika ditelisik lebih lanjut, kapasitas baterainya berkurang. Sebelumnya DFSK Gelora E Blind Van punya dibekali baterai 42 kWh, sekarang berganti jadi 38 kWh.
Sehingga ada sedikit pengurangan jarak tempuh dari 300 km ke atas menjadi 268 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Ada dua opsi pengisian daya yaitu Fast Charging buat mengisi daya dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu 80 menit.
Lalu ada AC Charging alias pengisian daya standar. Durasi pengisian daya dari persentase yang sama memakan waktu sekitar 3,5 jam.
Kendaraan niaga listrik DFSK Gelora E Blind Van turut dilengkapi sejumlah sistem keamanan seperti proteksi baterai dan sistem kelistrikan berstandar IP67.
Tidak ketinggalan sistem pengereman Anti-Lock Braking System, membantu meningkatkan kontrol serta keselamatan saat berkendara.
Kemudian yang jadi salah satu pertimbangan penting adalah dukungan layanan purnajual memadai, termasuk jaringan servis serta ketersediaan suku cadang.
Ada garansi baterai dan Electric Vehicle (EV) system selama lima tahun atau 200.000 km, garansi kendaraan tiga tahun atau 120.000 km dan bebas biaya perawatan lima tahun atau 200.000 km.
“Mobilitas bukan hanya persoalan perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, melainkan fondasi bagi produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasional bisnis,” tegas Alexander.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 April 2026, 09:00 WIB
08 April 2026, 15:23 WIB
23 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan