DFSK Menjamin Keamanan dan Daya Tahan Baterai PHEV
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK Gelora E dihadirkan sebagai opsi kendaraan listrik untuk kebutuhan niaga dengan harga semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – DFSK Gelora E, mobil niaga bertenaga listrik hadir di Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ada varian teranyar dihadirkan dengan banderol terjangkau mulai dari Rp 248 jutaan.
Blind van satu ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam menggunakan kendaraan ramah lingkungan yang banderolnya kompetitif.
“Seluruh inovasi yang dibawa ke pasar Indonesia dirancang untuk memberikan nilai nyata bagi para pelaku usaha,” kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile di Tangerang, Jumat (21/11).
Varian B-Type tersebut dirancang untuk mengangkut muatan, memiliki panjang kargo 2,5 meter dan volume maksimum 4,8 meter kubik.
Dari segi desain dan fungsionalitas, tidak ada perbedaan kentara antara DFSK Gelora E Blind Van dengan tipe terdahulu.
Namun jika ditelisik lebih lanjut, kapasitas baterainya berkurang. Sebelumnya DFSK Gelora E Blind Van punya dibekali baterai 42 kWh, sekarang berganti jadi 38 kWh.
Sehingga ada sedikit pengurangan jarak tempuh dari 300 km ke atas menjadi 268 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Ada dua opsi pengisian daya yaitu Fast Charging buat mengisi daya dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu 80 menit.
Lalu ada AC Charging alias pengisian daya standar. Durasi pengisian daya dari persentase yang sama memakan waktu sekitar 3,5 jam.
Kendaraan niaga listrik DFSK Gelora E Blind Van turut dilengkapi sejumlah sistem keamanan seperti proteksi baterai dan sistem kelistrikan berstandar IP67.
Tidak ketinggalan sistem pengereman Anti-Lock Braking System, membantu meningkatkan kontrol serta keselamatan saat berkendara.
Kemudian yang jadi salah satu pertimbangan penting adalah dukungan layanan purnajual memadai, termasuk jaringan servis serta ketersediaan suku cadang.
Ada garansi baterai dan Electric Vehicle (EV) system selama lima tahun atau 200.000 km, garansi kendaraan tiga tahun atau 120.000 km dan bebas biaya perawatan lima tahun atau 200.000 km.
“Mobilitas bukan hanya persoalan perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, melainkan fondasi bagi produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasional bisnis,” tegas Alexander.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
05 Agustus 2026, 10:00 WIB
02 Agustus 2026, 08:00 WIB
24 Juli 2026, 23:00 WIB
Terkini
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat