AHY Pastikan Program Zero ODOL Berlangsung Januari 2027
17 Februari 2026, 19:00 WIB
DFSK Gelora E dihadirkan sebagai opsi kendaraan listrik untuk kebutuhan niaga dengan harga semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – DFSK Gelora E, mobil niaga bertenaga listrik hadir di Gaikindo Jakarta Auto Week 2025. Ada varian teranyar dihadirkan dengan banderol terjangkau mulai dari Rp 248 jutaan.
Blind van satu ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam menggunakan kendaraan ramah lingkungan yang banderolnya kompetitif.
“Seluruh inovasi yang dibawa ke pasar Indonesia dirancang untuk memberikan nilai nyata bagi para pelaku usaha,” kata Alexander Barus, CEO PT Sokonindo Automobile di Tangerang, Jumat (21/11).
Varian B-Type tersebut dirancang untuk mengangkut muatan, memiliki panjang kargo 2,5 meter dan volume maksimum 4,8 meter kubik.
Dari segi desain dan fungsionalitas, tidak ada perbedaan kentara antara DFSK Gelora E Blind Van dengan tipe terdahulu.
Namun jika ditelisik lebih lanjut, kapasitas baterainya berkurang. Sebelumnya DFSK Gelora E Blind Van punya dibekali baterai 42 kWh, sekarang berganti jadi 38 kWh.
Sehingga ada sedikit pengurangan jarak tempuh dari 300 km ke atas menjadi 268 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Ada dua opsi pengisian daya yaitu Fast Charging buat mengisi daya dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu 80 menit.
Lalu ada AC Charging alias pengisian daya standar. Durasi pengisian daya dari persentase yang sama memakan waktu sekitar 3,5 jam.
Kendaraan niaga listrik DFSK Gelora E Blind Van turut dilengkapi sejumlah sistem keamanan seperti proteksi baterai dan sistem kelistrikan berstandar IP67.
Tidak ketinggalan sistem pengereman Anti-Lock Braking System, membantu meningkatkan kontrol serta keselamatan saat berkendara.
Kemudian yang jadi salah satu pertimbangan penting adalah dukungan layanan purnajual memadai, termasuk jaringan servis serta ketersediaan suku cadang.
Ada garansi baterai dan Electric Vehicle (EV) system selama lima tahun atau 200.000 km, garansi kendaraan tiga tahun atau 120.000 km dan bebas biaya perawatan lima tahun atau 200.000 km.
“Mobilitas bukan hanya persoalan perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, melainkan fondasi bagi produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasional bisnis,” tegas Alexander.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Februari 2026, 19:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 10:00 WIB
14 Februari 2026, 13:00 WIB
07 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
20 Februari 2026, 13:00 WIB
Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia
20 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Honda Januari 2026 mendapat tekanan hingga terkoreksi hingga ribuan unit dibanding bulan sebelumnya
20 Februari 2026, 11:00 WIB
Meski baru melakukan debut di Tanah Air, iCar raih 300 SPK di IIMS 2026 yang baru saja rampung beberapa waktu lalu
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Belum lama ini Gaikindo mengumumkan bahwa pameran tahunan GIIAS 2026 tidak jadi dipindahkan ke kawasan PIK
20 Februari 2026, 09:00 WIB
Sejumlah strategi dipersiapkan untuk mengarungi 2026 oleh Mitsubishi Fuso di segmen kendaraan niaga ringan
20 Februari 2026, 08:00 WIB
Pasar mobil baru diprediksi akan mengguat pada tahun ini, berkat segmen LCGC yang kembali digandrungi
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Genesis, sub merek premium dari Hyundai segera memasarkan produk-produk andalannya untuk masyarakat Indonesia
20 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kali ini bakal lebih ketat pengawasannya karena diprediksi ada kemacetan parah di sore hari