Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Tetap menjadi komponen penting, usia aki mobil listrik diprediksi lebih panjang karena beberapa faktor
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Beralihnya penggunaan kendaraan konvensional ke listrik menjadi dorongan untuk mencari energi terbarukan yang ramah lingkungan. Tak memiliki gas buang, aki mobil listrik diprediksi memiliki umur lebih panjang.
Hal itu diungkapkan Hadi selaku Direktur PT Wacana Prima Sentosa, distributor aki mobil merek Massiv di Indonesia.
"Sebenarnya kita sudah diskusikan kurang lebih selama 5 tahun. Kalau rekan-rekan media liat mobil listrik itu juga pakai aki. Tapi yang menjadi konsen saya umur aki akan lebih panjang sehingga demand akan berkurang," kata Hadi.
Dalam penjelasannya, Hadi menyebut bila penggunaan aki secara normal di mobil konvensional itu sampai dengan 2 tahun. Penggunaan ini akan berbeda dibandingkan mobil listrik yang diprediksi lebih panjang 30 persen.
"Jadi kita prediksi sekarang normal aki itu 1.5 sampai 2 tahun. Dengan mobil listrik ini kelihatannya umur aki akan lebih panjang sekitar 30 persen," ujarnya.
Saat disinggung adakah persiapan yang dilakukan pebrikan terkait hal ini. Hadi menyebut pihaknya akan tetap menyambut baik hadirnya kendaraan listrik sebagai mobil ramah lingkungan.
"Jadi memang aki mobil listrik itu sama seperti aki mobil konvensional. Kalau bicara kerjasama dengan perusahaan mobil listrik, prinsipal kami pasti siap kalau ada permintaan," tutur Hadi.
Terkait lamanya penggunaan aki pada mobil listrik Hadi juga menyebut bila sepenuhnya kendaraan menggunakan baterai sebagai sumber tenaga utama. Hal ini tentu berbeda jika dibandingkan dengan mobil konvensional.
Kerja aki pada mobil listrik juga lebih ringan karena tidak memiliki koil busi atau starter mesin yang memakan daya aki cukup besar.
"Pada mobil listrik aki hanya menyuplai tenaga listrik ke sistem elektrikal 12 volt untuk lampu, panel instrumen dan sistem audio. Kalau mobil konvensional kan ada listrik dari aki lewat koil atau dinamo starter yang memakan daya aki cukup besar," tegasnya.
Mulai menarik minat konsumen Tanah Air, sejumlah pabrikan saat ini telah menjual mobil listrik sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan. Tak hanya itu, beberapa perusahaan besar juga telah melakukan investasi terkait ekosistem mobil listrik di Indonesia, tak terkecuali Tesla.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini