Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Tetap menjadi komponen penting, usia aki mobil listrik diprediksi lebih panjang karena beberapa faktor
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Beralihnya penggunaan kendaraan konvensional ke listrik menjadi dorongan untuk mencari energi terbarukan yang ramah lingkungan. Tak memiliki gas buang, aki mobil listrik diprediksi memiliki umur lebih panjang.
Hal itu diungkapkan Hadi selaku Direktur PT Wacana Prima Sentosa, distributor aki mobil merek Massiv di Indonesia.
"Sebenarnya kita sudah diskusikan kurang lebih selama 5 tahun. Kalau rekan-rekan media liat mobil listrik itu juga pakai aki. Tapi yang menjadi konsen saya umur aki akan lebih panjang sehingga demand akan berkurang," kata Hadi.
Dalam penjelasannya, Hadi menyebut bila penggunaan aki secara normal di mobil konvensional itu sampai dengan 2 tahun. Penggunaan ini akan berbeda dibandingkan mobil listrik yang diprediksi lebih panjang 30 persen.
"Jadi kita prediksi sekarang normal aki itu 1.5 sampai 2 tahun. Dengan mobil listrik ini kelihatannya umur aki akan lebih panjang sekitar 30 persen," ujarnya.
Saat disinggung adakah persiapan yang dilakukan pebrikan terkait hal ini. Hadi menyebut pihaknya akan tetap menyambut baik hadirnya kendaraan listrik sebagai mobil ramah lingkungan.
"Jadi memang aki mobil listrik itu sama seperti aki mobil konvensional. Kalau bicara kerjasama dengan perusahaan mobil listrik, prinsipal kami pasti siap kalau ada permintaan," tutur Hadi.
Terkait lamanya penggunaan aki pada mobil listrik Hadi juga menyebut bila sepenuhnya kendaraan menggunakan baterai sebagai sumber tenaga utama. Hal ini tentu berbeda jika dibandingkan dengan mobil konvensional.
Kerja aki pada mobil listrik juga lebih ringan karena tidak memiliki koil busi atau starter mesin yang memakan daya aki cukup besar.
"Pada mobil listrik aki hanya menyuplai tenaga listrik ke sistem elektrikal 12 volt untuk lampu, panel instrumen dan sistem audio. Kalau mobil konvensional kan ada listrik dari aki lewat koil atau dinamo starter yang memakan daya aki cukup besar," tegasnya.
Mulai menarik minat konsumen Tanah Air, sejumlah pabrikan saat ini telah menjual mobil listrik sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan. Tak hanya itu, beberapa perusahaan besar juga telah melakukan investasi terkait ekosistem mobil listrik di Indonesia, tak terkecuali Tesla.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif